Fenomena Love and Deepspace, Alasan Mengejutkan Para Suami di Tiongkok Larang Istri Main Game Ini pada 2026

Fenomena Love and Deepspace, Alasan Mengejutkan Para Suami di Tiongkok Larang Istri Main Game Ini pada 2026
Foto: Fenomena Love and Deepspace, Alasan Mengejutkan Para Suami di Tiongkok Larang Istri Main Game Ini pada 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Love and Deepspace garapan Papergames dan InFold Ltd. telah menjadi fenomena besar di industri game berkat konsep 3D Otome yang memikat. Deretan karakter pria seperti Xavier hingga Caleb sukses menarik perhatian kaum hawa dan membuat mereka betah berlama-lama memainkannya.

Namun, popularitas game ini ternyata memicu masalah baru di Tiongkok yang baru-baru ini menjadi viral di media sosial. Banyak suami di negara tersebut yang merasa resah hingga meminta istri mereka untuk segera berhenti memainkan game simulasi kencan tersebut.

Alasan di Balik Larangan Para Suami

Melansir laporan dari kr-ASIA, kehebohan seputar Love and Deepspace memang sudah terasa sangat intens sejak resmi dirilis pada Januari 2024. Para suami mulai merasa terpinggirkan karena perhatian pasangan mereka terserap sepenuhnya oleh karakter virtual di dalam game.

Muncul keluhan dari para pria yang merasa seolah-olah istri atau pacar mereka sedang "berselingkuh" dengan karakter fiksi. Kecemburuan ini muncul karena interaksi dalam game yang dirancang sangat personal dan realistis bagi para pemainnya.

Ada satu kasus unik di mana seorang suami bersedia menawarkan uang dalam jumlah besar agar istrinya mau menghapus game tersebut. Ia tidak tanggung-tanggung menawarkan dana sebesar 20 ribu RMB atau sekitar Rp47 juta lebih sebagai kompensasi.

Meski sang istri sempat setuju dan memindahkan uang tersebut ke rekening tabungan putri mereka, kesepakatan itu tidak bertahan lama. Sang istri justru kembali mengunduh game tersebut demi mendapatkan kartu Memories terbaru dari karakter favoritnya.

Dedikasi Pemain Wanita yang Luar Biasa

Banyak pemain wanita yang secara terbuka mengakui bahwa mereka telah jatuh cinta secara mendalam dengan tokoh-tokoh di Love and Deepspace. Perasaan ini melampaui sekadar hobi bermain game biasa karena adanya ikatan emosional yang kuat.

Berdasarkan survei, beberapa pemain bahkan menggunakan teknologi tambahan seperti ChatGPT atau aplikasi Duxiang di Tiongkok. Teknologi AI ini digunakan untuk menciptakan kepribadian karakter favorit mereka agar bisa diajak berkomunikasi kapan saja di luar game.

Berikut adalah beberapa fakta mengenai keterikatan pemain dengan karakter Love and Deepspace:

  • Menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk membuat simulasi percakapan yang lebih nyata dengan karakter favorit.
  • Menabung dalam jumlah besar untuk persiapan jika versi robot Android dari karakter tersebut dijual di masa depan.
  • Mengutamakan pengumpulan koleksi Memories atau kartu gacha meskipun harus merogoh kocek yang tidak sedikit.
  • Membangun ikatan emosional yang kuat sehingga sulit untuk berhenti bermain meskipun diminta oleh pasangan.

Fenomena ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh narasi dan visual game modern terhadap kondisi psikologis pemainnya. Kisah cinta virtual ini nampaknya telah menjadi bagian dari realitas baru yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari mereka.

Data ringkas mengenai konflik dan antusiasme dalam fenomena game ini:

Aspek Fenomena Keterangan
Penyebab Konflik Suami merasa istri "berselingkuh" dengan karakter virtual.
Tawaran Kompensasi RMB 20.000 (Sekitar Rp47 Juta) untuk berhenti bermain.
Teknologi Pendukung ChatGPT dan aplikasi AI Duxiang untuk chatbot karakter.
Harapan Masa Depan Pembelian robot Android menyerupai Love Interest dalam game.

Tabel di atas merangkum bagaimana dampak emosional dan finansial dari game ini memengaruhi hubungan rumah tangga di Tiongkok. Bagaimana menurut Anda mengenai fenomena para istri yang lebih memilih karakter virtual ini dibandingkan pasangan aslinya?

Artikel terkait

Rekomendasi