Dugaan Penipuan WO Marwah Catering di Bekasi, Puluhan Pengantin Rugi Besar 2026

Dugaan Penipuan WO Marwah Catering di Bekasi, Puluhan Pengantin Rugi Besar 2026
Foto: Dugaan Penipuan WO Marwah Catering di Bekasi, Puluhan Pengantin Rugi Besar 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Momen yang seharusnya menjadi hari paling bahagia bagi pasangan pengantin di Bekasi justru berubah menjadi mimpi buruk yang memilukan. Acara pernikahan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026, terpaksa berantakan akibat dugaan penipuan oleh pihak wedding organizer (WO).

Pasangan pengantin tersebut menjadi korban dari jasa penyelenggara pernikahan bernama Marwah Catering. Seluruh vendor yang seharusnya bertugas tidak muncul di lokasi acara, menyebabkan agenda resepsi gagal total.

Kronologi Kejadian di Islamic Centre Bekasi

Peristiwa ini menjadi viral setelah mempelai wanita mengunggah curahan hatinya melalui video singkat di media sosial. Akun Instagram @lambe_turah kemudian mengunggah ulang video tersebut hingga memancing rasa prihatin dari banyak pihak.

Dalam video yang beredar, pengantin wanita menjelaskan bahwa hampir seluruh elemen pernikahan yang telah dijanjikan tidak terealisasi. Padahal, persiapan matang telah dilakukan jauh-jauh hari untuk menyambut hari istimewa tersebut.

Rincian vendor yang tidak hadir di hari pelaksanaan:

  • Dekorasi pelaminan dan area gedung sama sekali tidak ada di lokasi.
  • Catering atau penyedia konsumsi bagi tamu undangan tidak mengirimkan makanan.
  • Vendor dokumentasi, mulai dari fotografer hingga videografer, tidak menampakkan diri.
  • Hiburan atau tim entertainment yang dijanjikan juga batal hadir ke acara tersebut.

Kondisi ini membuat lokasi acara di Islamic Centre Bekasi terlihat kosong dan tidak mencerminkan suasana pesta pernikahan pada umumnya. Keluarga dan tamu yang datang hanya mendapati gedung tanpa perlengkapan resepsi apa pun.

Hanya MUA dan MC yang Hadir di Lokasi

Beruntung, masih ada beberapa kru yang tetap menunjukkan profesionalitas mereka meski berada di tengah kekacauan. Tim rias atau MUA, penata rambut, serta pembawa acara (MC) tetap datang ke lokasi meskipun situasi sangat memprihatinkan.

Pengantin wanita mengungkapkan bahwa sebagian dari mereka sebenarnya juga belum menerima pelunasan dari pihak Marwah Catering. Namun, mereka tetap beritikad baik membantu prosesi akad nikah agar tetap bisa terlaksana meskipun dalam keterbatasan.

Berikut adalah rangkuman kondisi di lokasi pernikahan:

Kategori Kebutuhan Status Kehadiran Vendor Keterangan
Dekorasi & Pelaminan Tidak Hadir Gedung kosong tanpa hiasan apa pun.
Katering Makanan Tidak Hadir Tidak ada hidangan untuk tamu undangan.
Dokumentasi Tidak Hadir Tim foto dan video gagal bertugas.
MUA & MC Hadir Tetap membantu meski belum dibayar lunas oleh WO.

Tabel di atas merangkum betapa krusialnya kegagalan layanan yang diberikan oleh pihak penyelenggara di hari pernikahan korban. Hal ini menyebabkan kerugian besar bagi keluarga pengantin dari sisi persiapan acara.

Langkah Hukum dan Dukungan Publik

Akibat kejadian yang sangat merugikan ini, pihak keluarga pengantin memutuskan untuk tidak tinggal diam. Mereka secara resmi melaporkan Marwah Catering ke pihak kepolisian untuk diproses secara hukum.

Selain menanggung kerugian materiil yang tidak sedikit, pasangan ini juga mengalami guncangan emosional yang mendalam. Mereka berharap pihak berwajib dapat memberikan keadilan atas tindakan tidak bertanggung jawab dari pihak WO tersebut.

Netizen di media sosial turut memberikan gelombang dukungan dan doa bagi pasangan pengantin yang tertimpa musibah ini. Banyak yang mendoakan agar rezeki mereka segera digantikan dengan yang lebih baik setelah melewati ujian berat di hari pernikahan.

Kasus ini menjadi peringatan bagi calon pengantin lainnya untuk lebih berhati-hati dalam memilih jasa wedding organizer. Pastikan untuk selalu memeriksa rekam jejak dan kredibilitas vendor sebelum melakukan transaksi besar demi kelancaran hari sakral.

Artikel terkait

Rekomendasi