Dituduh Tak Beri Nafkah, Perjanjian Rp200 Juta Ruben Onsu ke Sarwendah Terungkap ke Publik

Dituduh Tak Beri Nafkah, Perjanjian Rp200 Juta Ruben Onsu ke Sarwendah Terungkap ke Publik
Foto: Dituduh Tak Beri Nafkah, Perjanjian Rp200 Juta Ruben Onsu ke Sarwendah Terungkap ke Publik. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Pengacara senior Minola Sebayang akhirnya angkat bicara untuk meluruskan berbagai tudingan miring yang menyerang kliennya, Ruben Onsu. Ruben belakangan ini kerap menjadi sasaran kritik warganet yang meragukan perannya dalam memberikan nafkah keluarga.

Klarifikasi ini disampaikan Minola melalui kanal YouTube Reyben Entertainment pada Senin, 25 Mei 2026. Ia merasa perlu meluruskan situasi sebenarnya agar masyarakat tidak memberikan penilaian sepihak kepada presenter kondang tersebut.

Transparansi Kewajiban Finansial Ruben Onsu

Minola mengungkapkan bahwa proses perpisahan antara Ruben Onsu dan Sarwendah telah disertai dengan kesepakatan resmi. Seluruh poin mengenai pembagian aset hingga urusan anak sudah diatur secara hukum di hadapan notaris.

Pihak Ruben menyatakan kekecewaannya karena komitmen yang telah disepakati sebelumnya tidak berjalan mulus. Meski kewajiban finansial dijalankan dengan sangat tertib, ada hak-hak dasar yang dirasa terhambat.

Rincian tanggung jawab finansial dan komitmen yang dijalankan Ruben Onsu:

  • Nafkah Bulanan Rutin: Ruben secara konsisten menyetorkan dana bulanan dengan nilai fantastis mencapai angka Rp200 juta.
  • Pembiayaan Rumah Mewah: Seluruh biaya pembangunan hingga cicilan rumah mewah yang saat ini ditempati Sarwendah merupakan tanggung jawab penuh Ruben.
  • Biaya Tambahan Anak: Di luar kewajiban pokok, Ruben tetap membiayai tiket perjalanan hingga hiburan untuk ketiga buah hatinya.
  • Kesepakatan Hak Asasi: Berdasarkan dokumen 3 Juni 2024, Ruben seharusnya memiliki waktu berkumpul dengan anak-anaknya selama 2 hingga 3 hari dalam seminggu.

Data tersebut menunjukkan bahwa tanggung jawab ekonomi tetap menjadi prioritas utama bagi Ruben Onsu. Nilai ratusan juta rupiah yang dikeluarkan setiap bulan adalah bentuk jaminan kesejahteraan bagi keluarganya.

Persoalan Hak Asuh dan Akses Bertemu Anak

Meskipun rutin memberikan nafkah dalam jumlah besar, Minola menyebut kliennya sering mengalami kesulitan untuk bertemu anak-anaknya. Hak berkumpul yang sudah tertuang dalam perjanjian hukum diklaim tidak diberikan secara penuh oleh pihak Sarwendah.

Minola menegaskan bahwa Ruben merasa sangat kecewa dengan situasi ini karena perannya sebagai ayah terhambat. Padahal, Ruben secara profesional tetap membiayai segala kebutuhan di luar daftar tanggung jawab utama yang tertulis dalam perjanjian.

Ringkasan status kewajiban dan hak berdasarkan klarifikasi kuasa hukum:

Kategori Komitmen Status Pelaksanaan
Nafkah Rutin Bulanan Lancar (Ratusan Juta Rupiah)
Cicilan & Pembangunan Rumah Tanggung Jawab Penuh Ruben
Biaya Hiburan & Tiket Dibayar Sukarela oleh Ruben
Akses Pertemuan Anak Diklaim Sering Dipersulit

Tabel di atas merangkum bagaimana ketimpangan antara kewajiban yang sudah dipenuhi dengan hak yang belum didapatkan oleh Ruben. Pihak pengacara berharap klarifikasi ini dapat menghentikan spekulasi negatif dari warganet.

Hingga saat ini, pihak Ruben Onsu terus berupaya agar kesepakatan yang telah dibuat pada Juni 2024 tersebut dapat dihormati oleh semua pihak. Hal ini dilakukan demi menjaga stabilitas psikologis anak-anak dan keadilan bagi kedua belah pihak.

Artikel terkait

Rekomendasi