Presenter ternama Ruben Onsu baru-baru ini meluapkan kekesalannya setelah diterpa isu miring dari netizen. Ia dituding tidak memiliki peran atau kontribusi dalam pembangunan rumah mewah yang saat ini ditinggali oleh mantan istrinya, Sarwendah.
Tuduhan tersebut memicu reaksi keras dari pria berusia 42 tahun ini melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu, 24 Mei 2026. Ruben secara terbuka menantang para pembencinya untuk menilik kembali kerja keras yang ia lakukan setiap hari secara transparan di depan publik.
Keputusan Ruben untuk angkat bicara diambil setelah ia melihat banyaknya komentar negatif yang beredar di media sosial, terutama di platform TikTok. Banyak pihak yang mulai meragukan nafkah hingga jerih payahnya dalam membiayai hunian mewah tersebut bagi keluarganya.
Padahal, sejak resmi berpisah dari Sarwendah pada 24 September 2024, Ruben memilih untuk tidak banyak berkomentar kepada media. Sikap diam tersebut sengaja ia ambil demi menjaga stabilitas psikologis anak-anak mereka agar tidak terganggu oleh pemberitaan negatif.
Dalam unggahannya, Ruben menyertakan sembilan tangkapan layar yang berisi berbagai komentar tajam dan menyudutkan dari netizen. Menanggapi hal itu, ia menegaskan bahwa seluruh rutinitas pekerjaannya dari pagi hingga malam selalu tersiar secara langsung.
Ruben merasa bahwa opini yang berkembang di jagat maya sudah melampaui batas kewajaran sehingga ia perlu memberikan penjelasan. Ia menyatakan bahwa setiap orang memiliki hak untuk bicara, namun komentar yang seolah-olah paling benar sudah merugikan dirinya.
Beberapa poin keberatan yang disampaikan Ruben Onsu terkait tuduhan netizen antara lain:
- Transparansi Pekerjaan: Ruben menegaskan bahwa hampir semua aktivitas kerjanya dilakukan melalui siaran langsung atau live setiap harinya.
- Penghasilan yang Jelas: Tanpa bermaksud merendahkan orang lain, ia merasa tidak perlu lagi menjelaskan detail penghasilannya karena publik bisa melihat sendiri kesibukannya.
- Konsistensi untuk Diam: Ruben menegaskan bahwa ia tidak pernah menggunakan podcast atau konten pribadi untuk melakukan pembelaan diri selama proses perceraian.
- Fokus pada Profesionalitas: Ia memilih tetap bekerja secara profesional daripada menggiring opini buruk di media sosial atau acara televisi yang ia pandu.
Penjelasan tersebut disampaikan Ruben untuk membantah label bahwa dirinya adalah sosok yang gemar melakukan klarifikasi demi mencari simpati. Ia justru merasa menjadi korban dari kalimat-kalimat jahat yang meragukan integritasnya sebagai seorang ayah dan pekerja keras.
Ayah tiga anak ini juga memberikan sindiran menohok kepada netizen yang dinilai terlalu dalam mencampuri urusan pribadinya. Ia mempertanyakan mengapa masih ada yang meragukan keringat dan rasa lelahnya dalam membangun aset untuk keluarganya.
Ruben meminta pihak-pihak yang gemar berkomentar miring untuk mencoba menghitung kembali fakta yang ada. Ia menyindir bahwa netizen biasanya sangat mahir jika diminta untuk menghitung atau menilai kehidupan orang lain secara detail.
Di akhir pernyataannya, presenter yang lahir pada tahun 1983 ini menyampaikan pesan yang cukup mendalam bagi masyarakat luas. Ia berharap agar publik bisa lebih bijak dalam menempatkan diri dan tidak melampaui batas privasi seseorang.
Ruben juga menandai akun pengacaranya, Minola Sebayang, sebagai bentuk keseriusan dalam menanggapi masalah ini di ruang publik. Ia mengingatkan bahwa mengidolakan seseorang adalah hal wajar, namun jangan sampai ikut campur terlalu jauh dalam masalah internal.
Menurut Ruben, setiap individu pasti memiliki permasalahan hidupnya masing-masing yang harus dihadapi. Ia mengajak semua orang untuk lebih fokus memperbaiki kualitas hidup sendiri daripada sibuk menghakimi urusan orang lain yang tidak mereka ketahui secara utuh.
Ringkasan tanggapan Ruben Onsu terhadap komentar netizen:
| Aspek Tanggapan | Penjelasan Ruben Onsu |
|---|---|
| Kontribusi Rumah | Menegaskan adanya andil besar dari hasil keringat dan kerja kerasnya sendiri. |
| Alasan Bersuara | Dilakukan karena rumor di media sosial sudah tidak terkendali dan melampaui batas. |
| Sikap di Masa Lalu | Memilih diam selama proses cerai demi menjaga mental anak-anaknya. |
| Pesan untuk Netizen | Meminta publik fokus pada hidup masing-masing dan tidak mencampuri urusan orang lain. |
Tabel di atas merangkum bagaimana Ruben Onsu merespons berbagai tudingan negatif yang diarahkan kepadanya terkait urusan domestik dan finansial pasca perceraian. Ia berharap klarifikasi ini dapat menghentikan spekulasi liar yang berkembang di kalangan netizen dan penggemar.