Dituding Pesugihan di Gunung Kawi, Sarwendah Beri Klarifikasi Mengejutkan 2026

Dituding Pesugihan di Gunung Kawi, Sarwendah Beri Klarifikasi Mengejutkan 2026
Foto: Dituding Pesugihan di Gunung Kawi, Sarwendah Beri Klarifikasi Mengejutkan 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Penyanyi Sarwendah baru-baru ini diterpa isu tidak sedap yang beredar luas di media sosial. Ia dituduh melakukan praktik pesugihan di Gunung Kawi, Jawa Timur, yang dikaitkan dengan kondisi kesehatan suaminya, Ruben Onsu.

Kabar miring tersebut menyebutkan bahwa penurunan kesehatan Ruben beberapa waktu lalu merupakan dampak dari ritual tersebut. Awalnya Sarwendah tidak ingin ambil pusing, namun ia akhirnya bertindak karena opini publik mulai terbentuk secara negatif.

Klarifikasi Terkait Konten Horor 2021

Melalui kuasa hukumnya, Sarwendah memberikan penjelasan resmi dalam konferensi pers di Jakarta Selatan pada Senin (18/5/2024). Pengacara menegaskan bahwa keberadaan kliennya di Gunung Kawi beberapa tahun lalu hanyalah untuk keperluan pekerjaan.

Video yang viral di media sosial ternyata merupakan rekaman lama dari periode 2021 hingga 2022. Simon Abraham, salah satu pengacara Sarwendah, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut adalah bagian dari produksi konten digital.

Fakta utama kunjungan Sarwendah ke Gunung Kawi mencakup poin berikut:

  • Kegiatan tersebut murni dilakukan untuk syuting program bertema horor.
  • Konten yang diproduksi saat itu diperuntukkan bagi Podcast Kakak Beradik.
  • Sarwendah tidak berangkat sendiri, melainkan didampingi oleh Jordi Onsu dan seluruh kru produksi.
  • Seluruh proses pengambilan gambar dilakukan secara profesional dan terbuka di lokasi tersebut.

Penjelasan di atas menegaskan bahwa tuduhan mengenai ritual mistis adalah bentuk penyimpangan fakta. Pihak keluarga Onsu menyatakan keberatan atas pengolahan video yang digiring ke arah negatif.

Upaya Hukum Terhadap Penyebar Fitnah

Chris Sam Siwu, pengacara lainnya, menyatakan bahwa mereka kini sedang memantau akun-akun yang menyebarkan berita bohong tersebut. Tim hukum tengah mengumpulkan bukti digital untuk melihat potensi pelanggaran hukum yang dilakukan para pelaku.

Pihak Sarwendah tidak akan tinggal diam jika nama baik kliennya terus diserang dengan narasi yang tidak berdasar. Mereka memperingatkan akan menyeret oknum penyebar hoaks ke jalur pidana dalam waktu dekat.

Langkah hukum yang tengah disiapkan oleh pihak Sarwendah adalah:

  • Melakukan inventarisasi dan mempelajari video-video fitnah yang beredar di berbagai platform.
  • Mengidentifikasi akun-akun utama yang memicu penyebaran hoaks pertama kali.
  • Mempersiapkan laporan resmi jika unsur pencemaran nama baik telah terpenuhi secara hukum.

Upaya tegas ini diambil sebagai bentuk perlindungan diri serta demi kenyamanan mental keluarga besar mereka. Sarwendah berharap masyarakat lebih bijak dalam menyaring informasi sebelum memberikan komentar di media sosial.

Sebagai rangkuman, berikut adalah perbandingan antara isu yang beredar dengan kenyataan yang disampaikan pihak pengacara:

Kategori Informasi Tuduhan yang Beredar Fakta Sebenarnya
Tujuan Kunjungan Praktik pesugihan mistis Syuting konten Podcast Kakak Beradik
Waktu Kejadian Informasi baru/saat ini Rekaman lama tahun 2021-2022
Pendamping Dilakukan secara sembunyi Bersama Jordi Onsu dan tim produksi lengkap

Tabel tersebut menunjukkan adanya perbedaan besar antara narasi yang viral dengan realita di lapangan. Pihak manajemen menekankan agar publik tidak mudah terhasut oleh potongan video yang diambil tanpa konteks asli.

Artikel terkait

Rekomendasi