Penyanyi dangdut ternama Dewi Perssik membawa kabar mengejutkan mengenai kehidupan pribadinya. Di tengah kesibukannya di dunia hiburan, ia ternyata sedang menempuh pendidikan strata satu (S1) pada jurusan psikologi di sebuah kampus di Jakarta.
Keputusan untuk kembali ke bangku kuliah di usia 40 tahun ini bukan tanpa alasan yang kuat. Pelantun lagu "Mimpi Manis" tersebut ingin memperdalam pemahaman tentang karakteristik dirinya sendiri.
Alasan Memilih Jurusan Psikologi
Dewi Perssik menjelaskan bahwa ilmu psikologi sangat membantunya dalam mengontrol sikap dan perilaku sehari-hari. Selain untuk pengembangan diri, faktor keluarga juga menjadi motivasi utama di balik keputusannya tersebut.
Ia merasa perlu memiliki bekal pengetahuan yang cukup untuk mendidik anaknya, Gabriel, yang kini mulai beranjak dewasa. Dengan memahami psikologi, ia berharap bisa menerapkan pola asuh yang lebih tepat dan bijak.
Beberapa poin utama mengenai motivasi kuliah Dewi Perssik:
- Mengenal lebih dalam karakteristik dan kepribadian diri sendiri.
- Mempelajari cara bersikap yang lebih baik dalam kehidupan sosial.
- Mempersiapkan diri dalam mendidik anak yang mulai memasuki usia dewasa.
- Meningkatkan kualitas komunikasi antara orang tua dan anak.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh penyanyi yang akrab disapa Depe ini saat ditemui di kediamannya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Aksi Menyamar di Ruang Kelas
Menariknya, Dewi Perssik sempat merahasiakan status mahasiswanya dari publik, bahkan dari anggota keluarganya sendiri termasuk sang ibu. Ia sengaja tidak ingin kehadirannya di kampus memicu kegaduhan atau kehebohan di antara mahasiswa lain.
Agar identitasnya tidak mudah dikenali, Dewi kerap mengenakan jubah atau pakaian yang sangat tertutup saat pergi ke kampus. Upaya penyamaran ini awalnya berhasil membuat rekan-rekan kuliahnya tidak menyadari sosok asli di balik busana tersebut.
Namun, identitas sang artis akhirnya terungkap justru karena ciri khas yang tidak bisa ia sembunyikan. Saat harus melakukan presentasi di depan kelas, suara khas Dewi Perssik langsung dikenali oleh teman-teman seangkatannya.
Meski banyak mahasiswa yang mulai menyadari keberadaannya, Dewi menyebut mereka tetap bersikap sopan dan tidak langsung menegurnya. Kejadian ini menjadi momen unik tersendiri dalam perjalanan studinya di tengah popularitas yang besar.
Tantangan di Meja Kuliah
Selama menjalani proses belajar, Dewi mengaku sejauh ini bisa mengikuti seluruh mata kuliah dengan cukup lancar. Ia sangat menikmati setiap materi yang diberikan oleh dosen pengajar di kelasnya.
Kendati demikian, bukan berarti perjalanannya tanpa hambatan sama sekali. Dewi mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengalami kesulitan saat berhadapan dengan mata kuliah yang menggunakan pengantar bahasa Inggris.
Ia menceritakan pengalamannya saat harus mendengarkan penjelasan dosen dalam bahasa Inggris selama dua jam penuh. Untuk bisa memahami materi tersebut secara maksimal, ia harus bekerja ekstra dengan menerjemahkan penjelasan yang diberikan.
Ringkasan profil pendidikan Dewi Perssik saat ini:
| Kategori | Keterangan |
|---|---|
| Jenjang Pendidikan | Strata 1 (S1) |
| Program Studi | Psikologi |
| Lokasi Kampus | Jakarta |
| Tantangan Utama | Materi berbahasa Inggris |
Data di atas merangkum bagaimana keseriusan sang biduan dalam mengejar gelar akademik meski memiliki jadwal pekerjaan yang sangat padat. Kini, keluarga dan orang terdekatnya pun sudah mengetahui dan mendukung penuh langkah pendidikan yang ia ambil.