Desa Wisata Baru di Ciamis: Tampil Estetik dan Modern, Kini Banyak Dicari Wisatawan 2026

Desa Wisata Baru di Ciamis: Tampil Estetik dan Modern, Kini Banyak Dicari Wisatawan 2026
Foto: Desa Wisata Baru di Ciamis: Tampil Estetik dan Modern, Kini Banyak Dicari Wisatawan 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Kabupaten Ciamis kembali menghadirkan destinasi menarik yang patut dikunjungi saat waktu senggang. Berbeda dengan citra pedesaan pada umumnya, Desa Sukamulya di Kecamatan Baregbeg kini tampil dengan wajah baru yang sangat modern.

Desa ini mendadak viral di media sosial karena estetika lingkungannya yang tertata rapi layaknya kawasan wisata kelas atas. Jalanan yang mulus serta fasilitas publik yang artistik menjadi daya tarik utama bagi para pelancong.

Transformasi Desa Sukamulya Menjadi Kawasan Instagenic

Desa Sukamulya menawarkan pemandangan unik dengan keberadaan halte bergaya kekinian dan papan penunjuk arah berbahan besi yang elegan. Ruang terbuka hijau yang tersebar di beberapa titik memberikan nuansa asri namun tetap terlihat sangat profesional dalam penataannya.

Lokasi desa ini tergolong sangat terjangkau karena hanya berjarak sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Ciamis. Akses yang mudah membuat desa ini menjadi pilihan utama bagi warga lokal maupun pendatang untuk mengisi waktu liburan.

Sejumlah fasilitas dan dekorasi menarik yang bisa ditemukan pengunjung di Desa Sukamulya:

  • Terowongan rangka besi ikonik yang membentang di tengah jalan desa sebagai spot foto utama.
  • Taman-taman kecil yang dilengkapi ornamen tabung besi serta area tempat duduk yang nyaman.
  • Fasilitas ruang bermain anak yang terintegrasi dengan lingkungan hijau yang bersih.
  • Tembok dengan corak batu alam yang memberikan kesan eksklusif di sepanjang jalan.
  • Kawasan Taman Bunga Suta yang meski masih dalam tahap pengembangan, sudah sangat diminati pengunjung.

Daya tarik visual ini sukses memikat banyak orang, terutama mereka yang gemar mencari konten untuk diunggah ke media sosial seperti TikTok. Banyak wisatawan yang mengaku rela datang dari jauh hanya demi mengabadikan momen di terowongan besi yang kini menjadi ikon desa tersebut.

Kolaborasi Masyarakat dan Potensi Lokal

Kemolekan Desa Sukamulya bukan lahir dari proyek pemerintah semata, melainkan hasil kerja keras komunitas warga setempat. Komunitas Remaja Peduli Kampung Halaman (Replika) dan Gerakan Anak Sukamulya Opsih Lingkungan (Gaspol) menjadi motor penggerak di balik transformasi ini.

Kehadiran para pengusaha asli daerah yang peduli pada kampung halaman turut mempercepat pembangunan fasilitas publik tersebut. Melalui gotong royong, mereka berhasil mengubah jalanan kampung biasa menjadi koridor wisata yang memanjakan mata.

Informasi mengenai keramaian dan aktivitas di Desa Sukamulya:

Kategori Penarik Wisata Detail Informasi
Waktu Puncak Kunjungan Akhir pekan dan hari libur nasional.
Moda Transportasi Pengunjung Sepeda motor, mobil pribadi, hingga rombongan odong-odong.
Latar Belakang Alam Hamparan kebun durian hijau yang menyejukkan mata.
Kuliner Lokal Cilok, es cendol, dan berbagai camilan tradisional lainnya.

Data di atas menunjukkan bahwa Desa Sukamulya telah berhasil menggerakkan roda ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata. Pedagang kaki lima kini mulai memadati area strategis untuk melayani kebutuhan para wisatawan yang terus berdatangan.

Seorang pengunjung bernama Fatimah mengungkapkan kekagumannya terhadap perubahan signifikan yang terjadi di desa ini. Ia mengaku terkejut melihat jalanan pedesaan bisa memiliki atmosfer yang sangat modern seperti di kota-kota besar.

Meskipun saat ini proses pembangunan di beberapa titik masih terus berjalan, antusiasme masyarakat tetap tidak terbendung. Desa Sukamulya membuktikan bahwa dengan inovasi dan kepedulian warga, lingkungan pedesaan bisa memiliki nilai jual tinggi tanpa menghilangkan keasriannya.

Artikel terkait

Rekomendasi