DAOP 6 Yogyakarta Catat Rekor 56.898 Penumpang Arus Balik, Mengejutkan!

DAOP 6 Yogyakarta Catat Rekor 56.898 Penumpang Arus Balik, Mengejutkan!
Foto: DAOP 6 Yogyakarta Catat Rekor 56.898 Penumpang Arus Balik, Mengejutkan!. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Lonjakan penumpang yang sangat signifikan melanda wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta pada momen arus balik libur panjang. Fenomena ini bertepatan dengan gabungan perayaan Idul Adha 1447 Hijriah dan peringatan Hari Lahir Pancasila.

Hingga Senin (1/6/2026) siang pukul 11.00 WIB, tercatat sebanyak 56.898 pergerakan penumpang yang memadati berbagai stasiun di wilayah tersebut. Angka ini mencakup akumulasi pengguna jasa yang berangkat maupun yang tiba di area Daop 6.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengungkapkan bahwa mobilitas masyarakat pada hari terakhir libur panjang ini sangat dinamis. Sebanyak 30.710 penumpang terpantau berangkat, sementara 26.188 orang lainnya merupakan penumpang yang baru sampai di Yogyakarta dan sekitarnya.

Feni juga menambahkan bahwa jumlah ini diperkirakan bakal terus bertambah hingga malam hari. Hal ini dikarenakan proses penjualan tiket untuk keberangkatan di hari yang sama masih terus dibuka bagi calon penumpang.

Lonjakan Penumpang Hingga 100 Persen

Kenaikan jumlah penumpang pada arus balik kali ini tergolong luar biasa jika dibandingkan dengan hari Senin biasanya. Data menunjukkan adanya lonjakan grafik keberangkatan penumpang yang melesat hingga mencapai angka 100 persen.

Menurut Feni, antusiasme masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api tetap berada di level tertinggi meskipun masa libur akan segera berakhir. Keseimbangan antara jumlah penumpang yang datang dan pergi menunjukkan tingginya mobilitas pasca-liburan.

Stasiun Yogyakarta atau yang lebih populer dengan sebutan Stasiun Tugu masih menjadi titik tersibuk sekaligus primadona bagi para pelancong. Stasiun ini mencatatkan volume keberangkatan paling tinggi dibandingkan stasiun-stasiun lainnya di wilayah Daop 6.

Berikut adalah rincian jumlah keberangkatan penumpang di berbagai stasiun wilayah Daop 6:
  • Stasiun Yogyakarta: 17.180 penumpang
  • Stasiun Lempuyangan: 5.490 penumpang
  • Stasiun Solo Balapan: 4.101 penumpang
  • Stasiun Klaten: 1.486 penumpang
  • Stasiun Purwosari: 913 penumpang
  • Stasiun Wates: 608 penumpang

Data tersebut memperlihatkan dominasi Stasiun Yogyakarta sebagai pusat mobilitas utama di wilayah tersebut. Sejumlah stasiun pendukung lainnya juga terpantau mengalami peningkatan volume penumpang yang cukup stabil.

Strategi Penambahan Kereta Api

Demi merespons tingginya permintaan tiket yang terus mengalir, manajemen Daop 6 Yogyakarta telah menyiapkan langkah antisipasi. Mereka mengoperasikan serangkaian kereta api tambahan untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Langkah taktis ini dilakukan agar ketersediaan tempat duduk tetap terjaga di tengah membludaknya peminat. Armada tambahan tersebut difokuskan untuk melayani berbagai rute populer yang menghubungkan Yogyakarta dengan kota-kota besar lainnya.

Informasi mengenai pengoperasian armada tambahan oleh KAI Daop 6:
Jumlah Armada Destinasi Utama Tujuan Operasional
7 Rangkaian KA Jakarta (Gambir) Akomodasi arus balik
7 Rangkaian KA Bandung Alternatif perjalanan
7 Rangkaian KA Surabaya Gubeng Ketersediaan kursi

Pengoperasian tujuh rangkaian kereta tambahan ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan serta pilihan waktu perjalanan yang lebih fleksibel bagi pelanggan. Penambahan ini merupakan respon cepat KAI terhadap dinamika mobilitas masyarakat selama periode puncak arus balik.

Feni menegaskan bahwa komitmen utama KAI adalah memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa selama masa libur panjang ini. Seluruh petugas di lapangan pun disiagakan untuk memastikan kelancaran operasional di tengah kepadatan stasiun.

Artikel terkait

Rekomendasi