Pelatih tim nasional Tanjung Verde, Pedro Brito, secara resmi telah mengumumkan daftar 26 pemain yang akan memperkuat negaranya di ajang Piala Dunia 2026. Pengumuman ini menjadi perhatian publik sepak bola, terutama bagi penggemar liga Indonesia karena salah satu pemain bintang di Tanah Air tidak masuk dalam daftar tersebut.
Nama Yuran Fernandes, yang merupakan kapten sekaligus pilar pertahanan PSM Makassar, dipastikan absen dalam turnamen akbar ini. Bek tangguh berusia 31 tahun itu harus mengubur mimpinya untuk membela tim nasional Tanjung Verde di panggung tertinggi sepak bola dunia tahun depan.
Keputusan Pedro Brito untuk tidak membawa Yuran Fernandes cukup mengejutkan bagi sebagian pihak, mengingat performa konsisten sang pemain di level klub. Yuran sendiri sebenarnya baru mendapatkan pemanggilan tim nasional pertamanya pada tahun 2025 yang lalu.
Berdasarkan catatan dari laman Transfermarkt, bek kelahiran 1994 ini mencatatkan debut internasionalnya dalam laga persahabatan melawan Malaysia pada Maret tahun lalu. Namun, debut tersebut nampaknya belum cukup untuk meyakinkan tim pelatih guna menyertakan namanya ke dalam skuad final Piala Dunia.
Berikut adalah komposisi penjaga gawang yang dipilih Pedro Brito untuk mengawal gawang Tanjung Verde:
- Vozinha: Kiper senior yang saat ini membela klub Chaves dipercaya akan menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang.
- Marcio Rosa: Penjaga gawang yang berkarier di klub Montana ini terpilih untuk memberikan persaingan di posisi kiper.
- Carlos Dos Santos: Kiper muda dari San Diego ini melengkapi kuota tiga penjaga gawang yang dibawa ke turnamen.
Penjaga gawang senior Vozinha diprediksi akan menjadi tumpuan utama mengingat pengalamannya yang sangat luas di kompetisi internasional. Kehadiran Marcio Rosa dan Carlos Dos Santos diharapkan mampu memberikan kedalaman skuad di sektor pertahanan terakhir.
Untuk sektor pertahanan, Pedro Brito memanggil sederet bek yang berkompetisi di berbagai liga top dunia. Logan Costa yang kini bermain di Liga Spanyol bersama Villarreal diprediksi akan menjadi pemimpin di jantung pertahanan tim berjuluk Hiu Biru tersebut.
Daftar lengkap pemain di lini belakang timnas Tanjung Verde adalah sebagai berikut:
| Posisi | Nama Pemain | Klub Asal |
|---|---|---|
| Bek Tengah | Logan Costa | Villarreal |
| Bek Tengah | Roberto Lopes | Shamrock Rovers |
| Bek Sayap | Wagner Pina | Trabzonspor |
| Bek | Diney Borges | Al-Bataeh |
| Bek | Kelvin Pires | SJK Seinajoki |
| Bek | Stopira | Torreense |
| Bek | Sidny Lopes Cabral | Benfica |
| Bek | Steven Moreira | Columbus Crew |
Tabel di atas merinci delapan pemain bertahan yang akan memikul tanggung jawab besar untuk menghalau serangan lawan di Grup H. Kehadiran pemain berpengalaman seperti Stopira dan Steven Moreira diharapkan bisa memberikan stabilitas di lini belakang mereka.
Beralih ke sektor tengah, Pedro Brito menyertakan tujuh pemain kreatif yang memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan tim. Jamiro Monteiro yang kini bermain untuk PEC Zwolle dipastikan menjadi motor serangan utama dalam strategi yang diterapkan pelatih.
Selain Jamiro, lini tengah akan diisi oleh Yannick Semedo dari Farense, Deroy Duarte dari Ludogorets, serta Joao Paulo yang membela FCSB. Ketiganya akan bekerja sama dengan Kevin Lenini (Krasnodar), Laros Duarte (Puskas Akademia FC), dan Telmo Arcanjo (Vitoria Guimaraes) untuk memenangkan duel di lapangan tengah.
Di lini depan, Tanjung Verde membawa kekuatan penuh dengan menyertakan delapan penyerang tajam. Sang kapten tim, Ryan Mendes yang merumput di Igdir FK, tetap menjadi sosok kunci sekaligus pemimpin bagi rekan-rekannya di lini serang.
Daftar pemain yang akan mengisi slot penyerang timnas Tanjung Verde terdiri dari:
- Ryan Mendes: Kapten tim yang memiliki kecepatan dan ketajaman di depan gawang lawan.
- Jovane Cabral: Pemain berbakat yang saat ini membela klub Portugal, Estrela Amadora.
- Willy Semedo: Penyerang sayap yang bermain untuk klub Omonia Nicosia.
- Garry Rodrigues: Pemain berpengalaman yang kini berkostum Apollon Limassol.
- Nuno Da Costa: Penyerang yang memiliki jam terbang tinggi bersama Basaksehir di Liga Turki.
- Dailon Livramento: Striker muda yang tengah meniti karier bersama Casa Pia.
- Helio Varela: Pemain depan lincah yang memperkuat Maccabi Tel Aviv.
- Gilson Benchimol: Penyerang potensial yang saat ini membela klub Akron Togliatti.
Kedalaman skuad di lini serang ini menunjukkan bahwa Pedro Brito ingin timnya tampil ofensif dan produktif selama fase grup. Kombinasi antara pemain senior seperti Garry Rodrigues dan pemain muda diharapkan mampu menciptakan banyak peluang gol.
Tanjung Verde sendiri tergabung dalam Grup H yang tergolong cukup kompetitif di Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Hiu Biru ini sudah dinanti oleh lawan-lawan tangguh yang memiliki sejarah panjang di kompetisi internasional.
Pada laga perdana yang dijadwalkan tanggal 15 Juni, mereka akan langsung berhadapan dengan raksasa Eropa, Spanyol. Pertandingan ini tentu akan menjadi ujian berat sekaligus pembuktian bagi skuad asuhan Pedro Brito di laga pembuka.
Setelah melawan Spanyol, Tanjung Verde akan menantang Uruguay pada tanggal 22 Juni mendatang. Uruguay yang dikenal memiliki lini serang mematikan akan menjadi tantangan fisik dan mental bagi para pemain belakang Hiu Biru.
Laga terakhir di fase grup akan mempertemukan mereka dengan wakil Asia, Arab Saudi, pada tanggal 27 Juni. Pertandingan penutup grup ini bisa jadi akan menjadi laga penentuan bagi Tanjung Verde untuk memperebutkan tiket ke babak gugur.
Meskipun tanpa kehadiran Yuran Fernandes, tim nasional Tanjung Verde tetap optimistis bisa memberikan kejutan di Piala Dunia 2026. Persiapan matang dan kekompakan tim yang telah dibangun oleh Pedro Brito menjadi modal utama mereka menghadapi tim-tim unggulan di Grup H.