Bukan Sekadar Kuda Hitam, Statistik Mengejutkan Dewa United di MPL ID S17 Bukti Kandidat Juara 2026

Bukan Sekadar Kuda Hitam, Statistik Mengejutkan Dewa United di MPL ID S17 Bukti Kandidat Juara 2026
Foto: Bukan Sekadar Kuda Hitam, Statistik Mengejutkan Dewa United di MPL ID S17 Bukti Kandidat Juara 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Selama perjalanan Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia, tim "kuda hitam" seringkali muncul untuk menantang para pemimpin klasemen. Namun, di Season 17, DEWA United Esports telah membuktikan bahwa mereka layak dipandang sebagai kandidat juara. Dengan penampilan stabil dan statistik menakjubkan, predikat "kuda hitam" tampaknya sudah tidak relevan bagi mereka.

Sebelum musim dimulai, banyak yang memprediksi DEWA United akan tampil kuat setelah hasil scrim yang menjanjikan. Tetapi, keraguan tetap ada karena musim lalu mereka hanya berakhir di posisi kelima dan tersingkir lebih awal di playoff. Di musim baru, tim ini tidak banyak melakukan perubahan besar pada roster mereka. Hanya Kayn dari Filipina dan Dolynn dari Bigetron by Vitality yang bergabung untuk memperkuat sektor jungle.

Meskipun perubahan minim, pelatih Right berhasil membimbing timnya keluar dari keraguan publik. DEWA United kini konsisten tampil di papan atas klasemen dan bertahan di posisi kedua hingga Week 6. Tim ini memiliki peluang besar untuk mengamankan tiket playoff lebih awal jika bisa mengalahkan Geek Fam dan Alter Ego pada Week 7.

Dominasi di Early Game

Kata yang paling menggambarkan gaya bermain DEWA United musim ini adalah sangat agresif. Sejak menit pertama, mereka langsung menekan lawan, tidak memberi ruang untuk bernapas. Gaya agresif ini tidak hanya terlihat di pertandingan, tetapi juga tercermin dari data statistik. Contohnya, mereka memiliki persentase First Blood tertinggi di liga, yaitu 60,9 persen, mengungguli Alter Ego dan Bigetron yang masing-masing mencatat 54,8 persen dan 53,8 persen.

Keunggulan di early game ini membuat DEWA United unggul dalam kontrol objektif seperti Turtle. Mereka memiliki rata-rata Turtle Kill tertinggi di liga, sebanyak 1,7 Turtle per game, melebihi Geek Fam dan RRQ Hoshi. Dengan penguasaan Turtle yang konsisten, ekonomi tim juga sering kali lebih unggul sejak awal permainan.

Efisiensi dalam Menutup Pertandingan

Statistik lain yang menonjol dari DEWA United adalah durasi rata-rata pertandingan mereka yang cepat, hanya 14 menit 52 detik. Angka ini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya memimpin di awal, tetapi juga mampu mengonversi keunggulan tersebut menjadi kemenangan dengan efisien. Untuk perbandingan, ONIC yang juga kuat di awal game masih memiliki durasi pertandingan rata-rata 15 menit 15 detik.

Kunci Sukses: Pemain Individu

Sejumlah pemain dari DEWA United tampil menonjol. QINN, EXP laner andalan mereka, mencatatkan rata-rata assist tertinggi di liga untuk peran tersebut, dengan 6,9 assist per game. Istilah "Qinnsanity" pun muncul dari penggemar untuk menggambarkan permainan luar biasanya. Dia juga berhasil mencetak Damage per Minute sebesar 2.520, nomor dua tertinggi di antara EXP laner lainnya, hanya kalah dari Nino.

Dolynn, rookie menjanjikan, menunjukkan performa gemilang sebagai jungler dengan Gold per Minute tertinggi kedua di liga. Ia juga menjadi ancaman dalam perebutan objektif dengan kemampuan Retribution yang tajam, mencetak delapan Turtle Steal sejauh ini.

Menuju Kandidat Juara

Memandang semua data tersebut, sulit mengabaikan DEWA United sebagai salah satu kandidat juara. Mereka menunjukkan performa awal game yang kuat, dominasi objektif, dan durasi kemenangan tercepat. Jika konsistensi ini terjaga hingga playoff, bukan tidak mungkin DEWA United akan mengukir sejarah baru di MPL ID Season 17 sebagai juara yang baru.

Artikel terkait

Rekomendasi