BRIN Raih Guinness World Records di Ajang Goes to Industry 2026

BRIN Raih Guinness World Records di Ajang Goes to Industry 2026
Foto: BRIN Raih Guinness World Records di Ajang Goes to Industry 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Ajang bergengsi BRIN Goes to Industry edisi ke-4 baru saja diselenggarakan di Gedung BJ Habibie, Jakarta, pada Selasa (19/5/2026). Acara ini bukan sekadar forum diskusi biasa, melainkan menjadi saksi penyerahan penghargaan prestisius dari Guinness World Records.

Kegiatan rutin ini dirancang sebagai wadah kolaborasi strategis antara lembaga riset, pelaku industri, hingga sektor kebudayaan. Fokus utamanya adalah memperkuat ekosistem inovasi nasional melalui hilirisasi hasil riset yang nyata.

Kolaborasi Riset dan Industri Kreatif

Pihak BRIN menegaskan bahwa sinergi antara peneliti dan sektor industri adalah kunci utama dalam membangun inovasi di Indonesia. Hilirisasi riset kini tidak hanya terbatas pada pengembangan teknologi canggih dan produk manufaktur semata.

Upaya ini juga menyasar pada pemanfaatan riset budaya untuk memperkokoh identitas bangsa. Harapannya, hasil riset tersebut mampu meningkatkan daya saing industri kreatif Indonesia di kancah global.

Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Giring Ganesha, turut hadir dalam agenda penting tersebut. Kehadirannya menjadi simbol dukungan penuh pemerintah terhadap pengembangan riset di bidang kebudayaan.

Pemerintah menilai riset budaya memiliki potensi strategis untuk menyokong ekonomi kreatif. Sektor ini dianggap mampu menggerakkan industri yang berbasis pada kearifan lokal masyarakat Indonesia.

Pameran produk lokal yang turut memeriahkan suasana acara antara lain:

  • Demonstrasi kerajinan membatik tradisional.
  • Berbagai produk khas suku Baduy yang autentik.
  • Karya kreatif berbasis budaya dari pelaku UMKM lokal.

Keterlibatan para pelaku UMKM dari berbagai sektor ini bertujuan untuk menunjukkan hasil nyata dari ekonomi kreatif. Produk-produk yang dipamerkan berhasil menarik perhatian banyak pengunjung selama acara berlangsung.

Rekor Dunia Lukisan Gua Tertua

Momen paling ikonik dalam acara ini adalah penyerahan sertifikat dari Guinness World Records kepada pihak BRIN. Penghargaan ini diberikan atas temuan luar biasa berupa lukisan gua tertua di dunia yang berlokasi di Indonesia.

Temuan tersebut berupa cap tangan unik yang menyerupai cakar di Gua Metanduno, Sulawesi. Para ahli memperkirakan karya seni prasejarah tersebut telah berusia sekitar 67.800 tahun.

Penemuan ini menjadi pencapaian besar bagi dunia arkeologi dan sejarah peradaban manusia secara global. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa Indonesia memiliki kekayaan sejarah yang sangat mendalam dan diakui dunia.

Artikel terkait

Rekomendasi