Komedian sekaligus presenter Andre Taulany akhirnya memberikan pernyataan tegas terkait keterlibatan namanya dalam kasus dugaan kekerasan terhadap asisten rumah tangga (ART) yang menyeret mantan istrinya, Rien Wartia Trigina atau Erin. Andre menyatakan rasa keberatannya karena terus dikaitkan dengan masalah hukum yang dialami sang mantan istri dan meminta publik untuk tidak lagi menghubungkan dirinya dengan kejadian tersebut.
Meskipun Erin masih menggunakan nama belakang Taulany di berbagai akun media sosialnya, Andre menegaskan bahwa urusan pribadi mantan istrinya tersebut bukan lagi menjadi tanggung jawab atau bagian dari kehidupannya. Ia menekankan bahwa dirinya sama sekali tidak ikut campur dalam persoalan ini dan meminta agar nama besar keluarganya tidak dicemarkan melalui kasus tersebut.
Andre menjelaskan bahwa predikat Taulany merupakan nama yang ditujukan bagi orang-orang baik, termasuk dirinya serta anak-anaknya yakni Ardio, Arkenzy, dan Arlova Taulany, hingga kanal YouTube Taulany TV. Ia juga menambahkan bahwa selama ini dirinya selalu memperlakukan para asisten rumah tangganya dengan sangat baik dan penuh kasih sayang di lingkungan rumahnya sendiri.
Kasus ini sendiri mulai mengemuka setelah sebuah akun media sosial milik penyalur tenaga kerja berinisial H menyebarkan video yang menarasikan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Erin terhadap seorang ART bernama Hera. Pihak penyalur kemudian resmi melaporkan Erin ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu dini hari dengan tuduhan adanya kekerasan fisik yang cukup serius.
Dalam laporan tersebut, Erin dituduh telah melakukan tindakan kasar berupa pemukulan, pencekikan, hingga dugaan pengancaman menggunakan senjata tajam di kediamannya yang berlokasi di kawasan Bintaro. Erin dengan tegas membantah seluruh poin tuduhan tersebut dan mengklaim memiliki bukti kuat untuk mematahkan laporan yang diajukan oleh pihak pelapor.
Pihak Erin menyatakan telah mengantongi rekaman CCTV serta kesaksian dari para pekerja rumah tangga lain dan petugas keamanan lingkungan untuk membuktikan bahwa kekerasan itu tidak pernah terjadi. Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum Erin juga turut memberikan klarifikasi mengenai tudingan penahanan barang-barang milik mantan asisten rumah tangga tersebut.
Sunan Kalijaga meluruskan bahwa barang-barang tersebut tertinggal karena sang ART pergi meninggalkan rumah tanpa izin, sehingga narasi mengenai penyitaan barang adalah sebuah kekeliruan besar. Pihak Erin menegaskan bahwa mereka sangat terbuka jika Hera ingin mengambil kembali pakaian atau barang pribadinya kapan saja asalkan dilakukan dengan prosedur yang benar.
Kuasa hukum tersebut menantang pihak pelapor untuk datang mengambil barang tersebut secara langsung dan menyatakan siap membuatkan berita acara tanda terima sebagai bukti legalitas. Sunan Kalijaga kembali memastikan bahwa tidak ada satu pun barang milik ART, mulai dari pakaian, dokumen KTP, telepon seluler, hingga gaji yang ditahan oleh kliennya.
Pihak keluarga Andre Taulany mempersilakan pihak bersangkutan untuk bertamu sesuai dengan aturan lingkungan RT/RW setempat guna menyelesaikan urusan logistik yang masih tertinggal di rumah. Penegasan ini disampaikan untuk menutup spekulasi negatif yang berkembang di masyarakat terkait hak-hak pekerja yang dituduhkan telah dilanggar oleh pihak Erin.