Bobby Nasution Desak PLN: Blackout Listrik di Sumatera Jangan Terulang Lagi di 2026

Bobby Nasution Desak PLN: Blackout Listrik di Sumatera Jangan Terulang Lagi di 2026
Foto: Bobby Nasution Desak PLN: Blackout Listrik di Sumatera Jangan Terulang Lagi di 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, memberikan teguran keras kepada pihak PLN terkait insiden padamnya listrik secara massal (blackout) di wilayah Pulau Sumatera pada Jumat lalu. Peristiwa yang terjadi cukup lama tersebut dinilai sangat merugikan dan menimbulkan berbagai masalah di tengah masyarakat.

Bobby menegaskan bahwa kejadian ini harus menjadi pelajaran berharga agar tidak terulang di masa mendatang. Ia menyebut pemerintah sempat meminta instansi terkait menggunakan genset, namun tidak semua sektor terakomodasi karena pemadaman terjadi secara mendadak.

Evaluasi Menyeluruh untuk PLN

Pernyataan tersebut disampaikan Bobby saat bertemu dengan General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumut, Mundakhir Salman. Pertemuan ini secara khusus membahas gangguan jaringan kabel bertegangan ekstra tinggi di Jambi yang menjadi pemicu utama padamnya listrik.

Bobby menekankan bahwa evaluasi serius sangat diperlukan mengingat fenomena blackout di Sumatera seolah menjadi agenda tahunan. Hal ini dianggap kontradiktif dengan program pemerintah yang sedang gencar mendorong penggunaan energi listrik di berbagai aspek kehidupan.

Pemerintah terus mengampanyekan beralihnya penggunaan energi fosil ke tenaga listrik :

  • Penggunaan kompor listrik untuk kebutuhan rumah tangga.
  • Peralihan kendaraan pribadi menjadi mobil listrik.
  • Transformasi transportasi publik melalui pengoperasian bus listrik.

Melalui daftar di atas, terlihat betapa besarnya ketergantungan masyarakat terhadap daya listrik saat ini. Oleh karena itu, jaminan ketersediaan pasokan energi menjadi hal yang sangat krusial bagi keberlangsungan aktivitas publik.

Fasilitas Vital dan Pasokan di Kepulauan Nias

Bobby juga menyoroti perlunya sistem cadangan listrik yang lebih tangguh untuk fasilitas vital seperti rumah sakit. Fasilitas kesehatan memerlukan daya besar dan stabil yang tidak boleh terganggu demi keselamatan pasien.

Ia turut mempertanyakan kondisi surplus listrik di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang sebelumnya pernah dipaparkan Menteri ESDM. Bobby berharap klaim kelebihan pasokan tersebut sejalan dengan realitas keandalan listrik di lapangan.

Selain masalah blackout, pembangunan pembangkit listrik baru di Kepulauan Nias juga menjadi poin yang ditekankan oleh Bobby. Penguatan infrastruktur di wilayah kepulauan sangat penting agar kebutuhan masyarakat di sana dapat terpenuhi secara optimal.

Respon dan Komitmen PLN

Menanggapi keluhan tersebut, Mundakhir Salman selaku pihak PLN menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas gangguan sistem yang berdampak luas. Pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapan dan keandalan pasokan listrik di seluruh wilayah Sumatera Utara.

PLN memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan untuk beberapa agenda penting berikut :

  • Mendukung penuh kelancaran ajang sepak bola Piala AFF U-19 di Sumatera Utara.
  • Menjamin ketersediaan daya di stadion dan seluruh fasilitas pendukung kompetisi.
  • Melakukan perbaikan jaringan di daerah terdampak bencana, khususnya di Tapanuli Tengah.

Upaya perbaikan ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap layanan PLN. PLN juga berjanji akan melakukan persiapan yang lebih matang dalam menghadapi event-event berskala besar lainnya di masa depan.

Artikel terkait

Rekomendasi