Berkat Rumah BUMN BRI, UMKM Siomay Dimsum Jakarta Ini Sukses Naik Kelas di 2026

Berkat Rumah BUMN BRI, UMKM Siomay Dimsum Jakarta Ini Sukses Naik Kelas di 2026
Foto: Berkat Rumah BUMN BRI, UMKM Siomay Dimsum Jakarta Ini Sukses Naik Kelas di 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Siti Aisyah merupakan sosok di balik kesuksesan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Jakarta Utara yang berfokus pada hidangan siomay dan dimsum. Bisnis spesialis kuliner ini mulai ia rintis dengan penuh ketekunan sejak tahun 2022 lalu.

Saat ditemui di wilayah Plumpang, Jakarta Utara, Siti membagikan kisah perjuangannya membangun bisnis di tengah tantangan pandemi COVID-19. Ia menjelaskan bahwa produk andalannya adalah siomay ayam yang dibuat khusus tanpa kandungan gluten (gluten free).

Tidak hanya siomay, Siti juga menawarkan menu dimsum dengan kulit yang bebas gluten, serta produk cilok yang memiliki karakteristik serupa. Ia memiliki visi besar untuk menyempurnakan seluruh lini produknya agar sepenuhnya menjadi kuliner sehat bebas gluten di masa depan.

Lokasi produksi siomay dan dimsum milik Siti berada di Jalan Bendungan Melayu Selatan, Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara. Sebelum sukses dengan brand Cheria Culinary, Siti awalnya mencoba peruntungan dengan menjual kue kering dan brownies.

Siti sebenarnya bukanlah pemain baru dalam dunia wirausaha, karena ia sudah mulai berbisnis sejak tahun 2011 di bidang fesyen bayi. Namun, perubahan peta persaingan bisnis saat pandemi membuatnya harus berpikir keras untuk tetap bertahan.

Ia merasa persaingan di pasar daring sangat ketat, terutama saat harus berhadapan langsung dengan distributor besar dalam hal harga. Kondisi tersebut memicu Siti untuk beralih ke bidang kuliner dengan menciptakan produk yang bisa ia produksi sendiri dari rumah.

Awalnya, Siti mencoba membuat berbagai jenis kue seperti bolu dan brownies melalui berbagai pelatihan yang ia ikuti. Namun, ia menyadari bahwa penjualan kue kering tidak bisa terjadi setiap hari dan cenderung bergantung pada momen tertentu saja.

Hal inilah yang mendasarinya untuk mencari alternatif makanan yang dicari konsumen setiap hari sebagai kebutuhan konsumsi rutin. Pilihan tersebut akhirnya jatuh pada produk siomay, dimsum, hingga varian cilok yang semuanya diolah dengan konsep lebih sehat.

Strategi pemasaran yang dijalankan Siti kini telah membuahkan hasil yang manis bagi keberlangsungan usahanya. Produk Cheria Culinary semakin dikenal luas oleh masyarakat melalui berbagai partisipasi dalam acara perkantoran maupun bazar UMKM.

Jika menilik akun Instagram resminya, produk ini pernah terpilih untuk mengikuti acara bergengsi seperti Bakul Juara di Kantor Wali Kota Jakarta Utara. Siti memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan WhatsApp Bisnis untuk menjangkau pelanggan secara lebih personal.

Mengenai pendapatan, Siti mengungkapkan bahwa rata-rata omzet bulanan yang ia kantongi saat ini berada di kisaran Rp 10 juta hingga Rp 15 juta. Angka ini bisa melonjak signifikan hingga mencapai Rp 20 juta atau Rp 30 juta jika ia berpartisipasi dalam pameran atau acara besar.

Dukungan Rumah BUMN BRI dalam Eskalasi Bisnis

Perjalanan Cheria Culinary mencapai titik balik yang penting ketika Siti memutuskan untuk bergabung menjadi bagian dari Rumah BUMN BRI pada tahun 2023. Wadah ini menjadi tempat inkubasi bagi para pelaku UMKM agar bisa naik kelas melalui berbagai program pendampingan.

Siti mengenal program ini melalui jaringan komunitas sesama pelaku usaha yang sering berbagi informasi mengenai pengembangan bisnis. Melalui komunitas tersebut, ia mendapatkan akses untuk mengikuti kelas-kelas pelatihan yang diselenggarakan oleh Rumah BUMN.

Beberapa manfaat utama yang dirasakan Siti setelah bergabung menjadi binaan Rumah BUMN BRI antara lain :

  • Mendapatkan pelatihan komprehensif mengenai strategi pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar secara online.
  • Memperoleh bimbingan manajemen keuangan agar arus kas usaha menjadi lebih profesional dan teratur.
  • Mendapat dukungan branding berupa pembuatan konten promosi gratis yang siap diunggah ke media sosial perusahaan.
  • Kesempatan untuk memajang produk di galeri Rumah BUMN BRI sebagai sarana promosi fisik bagi calon pembeli.
  • Fasilitas ulasan produk secara cuma-cuma untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas makanan yang dijual.
  • Akses untuk berpartisipasi dalam berbagai acara pameran eksklusif yang diselenggarakan oleh pihak BRI.

Berbagai fasilitas tersebut memberikan dampak yang sangat nyata bagi perkembangan usaha Siti yang dibangun benar-benar dari titik nol. Ia merasa dukungan BRI membantu mengakselerasi bisnisnya lebih cepat dibandingkan jika ia bergerak sendirian tanpa arahan profesional.

Selain pelatihan, Siti juga mengaku sering mendapatkan pesanan dalam jumlah besar langsung dari pihak Rumah BUMN BRI untuk berbagai keperluan acara. Hal ini secara otomatis meningkatkan skala produksi dan memungkinkan Siti untuk mulai mempekerjakan karyawan dari lingkungan sekitar.

Ida Rahmayanti, salah satu staf di bidang pemasaran, menyatakan rasa syukur dan senangnya bisa menjadi bagian dari tim Cheria Culinary. Ia merasa lingkungan kerja ini memberinya banyak pelajaran berharga tentang cara berinteraksi dengan pelanggan dan mengelola waktu secara efisien.

Menurut Ida, bimbingan yang diberikan oleh Siti sangat membantunya berkembang meskipun ia sudah memiliki pengalaman dasar di bidang pemasaran sebelumnya. Pengalaman langsung saat menjaga stand di bazar dan kantin memberikan wawasan baru mengenai dinamika pasar kuliner.

Koordinator Rumah BUMN Jakarta, Jajang Rohmana, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung UMKM lokal agar lebih dikenal masyarakat luas. Program yang dihadirkan dirancang khusus untuk mengasah kemampuan kewirausahaan para anggotanya agar lebih kompetitif.

Jajang menjelaskan bahwa selain pelatihan keterampilan, pihaknya juga membuka pintu lebar bagi akses permodalan dan perluasan jaringan pasar bagi UMKM. Baginya, keberhasilan pelaku usaha untuk naik kelas merupakan pencapaian terbesar dan energi positif bagi seluruh pengelola Rumah BUMN.

Berikut adalah ringkasan data mengenai perkembangan Cheria Culinary sebagai mitra binaan BRI yang sukses mengoptimalkan pasar kuliner sehat.

Kategori Informasi Detail Keterangan
Nama Usaha Cheria Culinary
Tahun Berdiri 2022 (Sektor Kuliner)
Produk Utama Siomay Ayam, Dimsum, dan Cilok (Gluten Free)
Estimasi Omzet Rp 15 Juta - Rp 30 Juta per bulan
Tahun Bergabung Rumah BUMN 2023
Lokasi Produksi Koja, Jakarta Utara

Data di atas menunjukkan bagaimana integrasi antara kualitas produk yang unik dengan pendampingan bisnis yang tepat dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang stabil. Siti Aisyah menjadi salah satu contoh nyata pelaku UMKM yang berhasil beradaptasi dengan perubahan zaman.

Artikel terkait

Rekomendasi