Aktris Kirana Larasati meluapkan rasa kecewanya setelah menghadiri konser grup legendaris asal Taiwan, F4, yang bertajuk "FForever". Konser yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Jumat (29/5/2026) malam tersebut ternyata tidak memberikan pengalaman yang sepadan dengan harga tiketnya.
Kirana merasa fasilitas yang didapatkannya sangat jauh dari harapan meski ia telah merogoh kocek cukup dalam. Melalui unggahan di akun TikTok pribadinya, ia mengaku lebih banyak merasa kecewa daripada puas saat menyaksikan pertunjukan tersebut.
Tiket VVIP Mahal Namun Hanya Melihat Punggung
Masalah utama yang dikeluhkan Kirana adalah posisi tempat duduk yang tidak strategis. Ia menyayangkan kursi VVIP miliknya hanya menyuguhkan pemandangan punggung para personel F4 sepanjang acara.
Padahal, Kirana rela membayar tiket dengan harga yang sangat fantastis demi mendapatkan interaksi lebih dekat dengan sang idola. Harga tiket di barisannya dibanderol sekitar Rp14 juta hingga Rp14,5 juta per orang.
Informasi mengenai rincian biaya dan pengalaman Kirana selama konser berlangsung:
| Kategori Informasi | Keterangan Penonton |
|---|---|
| Harga Tiket VVIP | Rp14.000.000 - Rp14.500.000 |
| Konsep Panggung | 360 Derajat (Melingkar) |
| Kendala Utama | Hanya melihat punggung artis dan pandangan terhalang |
| Durasi Tersisa | Pulang 20 menit sebelum konser berakhir |
Tabel di atas merangkum pengalaman buruk yang dialami Kirana Larasati selama berada di area VVIP Indonesia Arena. Meski membayar belasan juta rupiah, ia merasa nasibnya kurang beruntung akibat tata panggung yang tidak merata.
Konsep Panggung 360 Derajat yang Kurang Maksimal
Konser "FForever" ini memang menggunakan desain panggung 360 derajat yang seharusnya memberikan akses pandang luas. Namun, kenyataannya posisi artis lebih sering menghadap ke arah yang berlawanan dari kursi Kirana.
Bintang film "Turis Romantis" ini menyebutkan bahwa sekitar 80 persen jalannya konser hanya bisa ia nikmati lewat layar digital besar. Hal ini tentu sangat ia sayangkan mengingat tujuannya hadir adalah untuk melihat langsung para artis dari dekat.
Masalah Keamanan dan Ketidaktertiban Penonton
Kondisi di area VVIP juga dilaporkan sempat kacau karena ketiadaan pagar pembatas atau jembatan penghubung yang memadai. Banyak penonton lain yang nekat berdiri di atas kursi hingga berlarian menuju tepi panggung demi mendapatkan foto.
Kirana juga mengkritik sikap petugas keamanan di lokasi yang terkesan membiarkan situasi tidak tertib tersebut. Menurutnya, diamnya petugas membuat pandangan penonton di belakang semakin tertutup dan membuat suasana menjadi tidak nyaman.
Beberapa poin keberatan yang disampaikan oleh Kirana Larasati terkait penyelenggaraan konser:
- Posisi koreografi artis yang jarang menghadap ke arah tribun VVIP tertentu.
- Minimnya tindakan tegas dari petugas keamanan terhadap penonton yang menghalangi pandangan.
- Kekacauan di area depan panggung akibat penonton yang berdiri di atas kursi.
- Rasa puas yang minim meskipun sudah membayar harga tiket tertinggi.
Rentetan masalah tersebut akhirnya membuat Kirana memilih untuk meninggalkan area konser lebih awal. Ia memutuskan pulang sekitar 20 menit sebelum rangkaian acara benar-benar berakhir karena sudah merasa sangat kesal.
Sebagai penutup, aktris berusia 36 tahun ini memberikan peringatan bagi calon penonton VVIP untuk sesi berikutnya. Ia meminta mereka bersiap jika koreografi artis tidak segera diubah, karena risiko hanya melihat punggung sepanjang konser sangat besar.