Baldur’s Gate 3 hingga kini masih menyandang status sebagai karya paling fenomenal dari Larian Studios. Keberhasilannya meraih gelar Game of the Year 2023 membuat banyak penggemar menantikan kehadirannya di konsol terbaru, Nintendo Switch 2.
Meskipun antusiasme publik sangat besar, pihak pengembang memberikan sinyal bahwa realisasi rencana tersebut tidak sesederhana yang dibayangkan. Ada berbagai faktor di balik layar yang menentukan apakah petualangan di dunia Faerûn ini akan mendarat di platform baru tersebut.
Kendala Lisensi dan Hak Kekayaan Intelektual
CEO Larian Studios, Swen Vincke, baru-baru ini memberikan klarifikasi melalui sesi tanya jawab atau Ask Me Anything di platform Reddit. Dalam kesempatan tersebut, ia merespons pertanyaan penggemar mengenai potensi rilisnya Baldur's Gate 3 (BG3) di Nintendo Switch 2.
Swen menyatakan bahwa meskipun timnya memiliki keinginan untuk memboyong game tersebut ke konsol baru Nintendo, keputusan akhir tidak sepenuhnya berada di tangan mereka. Hal ini dikarenakan struktur kepemilikan proyek yang melibatkan pihak eksternal.
Beberapa faktor utama yang mempengaruhi keputusan rilis Baldur's Gate 3 di platform baru antara lain:
- Status Baldur’s Gate 3 sebagai hasil kolaborasi antara Larian Studios dengan Wizards of the Coast (WotC) selaku pemegang lisensi asli.
- Kebutuhan akan persetujuan resmi atau "lampu hijau" dari WotC untuk setiap langkah ekspansi ke platform berbeda.
- Adanya dinamika hubungan kerja sama yang disebut-sebut cukup kompleks oleh para pengamat industri game.
- Fokus Larian Studios yang saat ini mulai bergeser ke pengembangan proyek terbaru mereka.
Informasi dari pembocor industri ternama, Nate the Hate, memperkuat dugaan bahwa hubungan antara Larian dan WotC saat ini sedang dalam fase yang rumit. Situasi ini kemungkinan besar menjadi penghambat utama dalam proses pengambilan keputusan strategis.
Potensi Teknis dan Peluang Porting
Dari sisi performa perangkat keras, Nintendo Switch 2 sebenarnya diprediksi sangat mampu menjalankan game seberat Baldur’s Gate 3. Mengingat Steam Deck sudah berhasil menjalankannya dengan baik, spesifikasi konsol baru Nintendo seharusnya tidak menjadi kendala teknis.
Masalah utama yang muncul justru berkaitan dengan sumber daya manusia di internal Larian Studios sendiri. Studio ini diketahui telah mengalihkan fokus mereka ke proyek besar berikutnya, termasuk seri terbaru Divinity yang sempat diperkenalkan pada ajang TGA 2025.
Ringkasan perbandingan antara kesiapan teknis dan status pengembangan saat ini:
| Aspek Pertimbangan | Keterangan Status |
|---|---|
| Kemampuan Hardware | Sangat mumpuni, setara atau melebihi performa Steam Deck. |
| Kesiapan Tim Internal | Terbatas, karena Larian sedang fokus pada proyek Divinity baru. |
| Opsi Pengerjaan | Kemungkinan besar akan diserahkan kepada studio pihak ketiga. |
| Status Lisensi | Sepenuhnya bergantung pada kesepakatan dengan Wizards of the Coast. |
Tabel di atas merangkum bahwa kendala rilis di Switch 2 bukan lagi soal kekuatan konsol yang kurang bertenaga. Jika nantinya BG3 benar-benar hadir di Switch 2, kemungkinan besar proses porting akan dikerjakan oleh studio pihak ketiga, bukan oleh tim inti Larian.
Para penggemar kini hanya bisa menunggu hasil negosiasi antar pemegang kepentingan tersebut. Kepastian mengenai kehadiran BG3 di konsol hibrida generasi terbaru ini sepenuhnya bergantung pada kesepakatan bisnis di masa depan.