Apakah DBD Menular Lewat Sentuhan? Simak Fakta Terbaru 2026 yang Banyak Dicari Ini

Apakah DBD Menular Lewat Sentuhan? Simak Fakta Terbaru 2026 yang Banyak Dicari Ini
Foto: Apakah DBD Menular Lewat Sentuhan? Simak Fakta Terbaru 2026 yang Banyak Dicari Ini. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks
```html

Demam Berdarah Dengue (DBD) bukanlah penyakit yang menular melalui sentuhan atau percikan air liur antarmanusia. Penyakit ini disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti, yang merupakan satu-satunya perantara penyebaran virus dengue. Masyarakat perlu waspada terhadap fase kritis ketika demam menurun karena risiko kebocoran pembuluh darah.

Dengan memasuki masa pancaroba dan cuaca ekstrem yang disertai kelembapan tinggi, peningkatan kasus DBD menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Puncak kasus DBD diprediksi terjadi antara Maret hingga Mei 2023. Penyakit ini harus diwaspadai karena dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan baik. Di tengah peningkatan kasus ini, masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya paham mengenai cara penularan DBD.

Apakah DBD Menular Langsung?

Banyak orang mungkin khawatir tertular DBD saat mengunjungi kerabat di rumah sakit. Namun, menurut Kemenkes dan Lifebuoy, DBD tidak bisa menular langsung antar manusia. Penyakit ini tidak dapat ditularkan melalui sentuhan, keringat, atau cipratan ludah. Pengantar virus dengue hanyalah nyamuk, khususnya nyamuk Aedes aegypti betina.

Nyamuk ini baru bisa menyebarkan virus setelah menggigit orang yang sudah terinfeksi. Di dalam tubuh nyamuk, virus berkembang selama 8 sampai 12 hari sebelum nyamuk dapat menyebarkannya ke orang lain melalui gigitan.

Gejala DBD yang Perlu Diwaspadai

Gejala DBD biasanya muncul antara 4 hingga 10 hari setelah digigit nyamuk yang terinfeksi. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai meliputi:

  • Demam tinggi mendadak mencapai 40 derajat Celcius.
  • Sakit kepala parah dan nyeri di belakang mata.
  • Nyeri otot dan sendi yang hebat.
  • Kemunculan ruam atau bintik merah pada kulit.
  • Pendarahan ringan seperti mimisan atau gusi berdarah.

Perhatikan Fase Kritis DBD

Penderita DBD melewati tiga fase yang sering kali menipu. Penting untuk memahami tahapan ini:

  • Fase Demam (Hari 1-3): Suhu tubuh sangat tinggi.
  • Fase Kritis (Hari 4-5): Suhu tubuh menurun hingga 30 derajat Celcius. Banyak yang mengira pasien sudah sembuh, padahal risiko kebocoran pembuluh darah dan gangguan tekanan darah terjadi.
  • Fase Penyembuhan (Hari 6-7): Demam mungkin muncul lagi, tetapi kadar trombosit mulai meningkat ke arah normal.

Kelompok yang Lebih Rentan

Meski DBD dapat menyerang siapa saja, ada kelompok yang lebih rentan terhadap komplikasi yang lebih serius, yakni:

  • Anak-anak di bawah usia 15 tahun, lansia, dan bayi.
  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
  • Individu yang sebelumnya pernah terinfeksi virus dengue, sebab infeksi kedua sering lebih parah.
```

Artikel terkait

Rekomendasi