Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Presiden Prabowo Subianto dalam mendirikan perusahaan negara baru. Perusahaan bernama PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) ini akan berfokus sebagai BUMN khusus di bidang ekspor.
Andre menilai kehadiran PT DSI merupakan langkah strategis guna menghentikan kebocoran pendapatan negara dari sektor sumber daya alam. Kebijakan ini dianggap krusial untuk memperbaiki tata kelola komoditas agar lebih transparan dan akuntabel.
Menurut Andre, pembentukan perusahaan ini menjadi jawaban atas kekhawatiran pemerintah terkait praktik curang dalam perdagangan internasional. Hal ini dilakukan demi memastikan kekayaan alam Indonesia memberikan keuntungan maksimal bagi kas negara.
Mengatasi Praktik Manipulasi Ekspor
Anggota Fraksi Gerindra ini menyoroti permasalahan serius seperti manipulasi nilai faktur ekspor atau under invoicing. Selain itu, praktik transfer pricing ke luar negeri selama ini diduga kuat menjadi celah utama hilangnya kekayaan negara.
Presiden Prabowo sebelumnya telah memperkirakan potensi kerugian negara dari sektor ini bisa menyentuh angka 150 miliar dolar AS. Perbedaan data ekspor dan impor pada komoditas strategis seperti kelapa sawit menjadi salah satu bukti nyata adanya ketidaksinkronan data.
Berikut adalah beberapa poin utama yang mendasari pentingnya pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia:
- Mencegah praktik manipulasi nilai transaksi oleh perusahaan eksportir.
- Menghindari potensi kerugian negara akibat perbedaan data komoditas strategis.
- Mengintegrasikan pengawasan perdagangan sumber daya alam dalam satu sistem.
- Menjalankan amanat Pasal 33 UUD 1945 untuk kemakmuran rakyat melalui kekayaan alam.
Dengan adanya pengawasan terpadu, pemerintah berharap tidak ada lagi perusahaan yang melakukan kecurangan dalam transaksi ekspor. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan iklim perdagangan yang lebih jujur dan menguntungkan daerah penghasil.
Memperkuat Devisa dan Nilai Tukar Rupiah
Persoalan lain yang disoroti Andre adalah banyaknya devisa hasil ekspor yang justru disimpan di luar negeri. Selama ini, dana dalam jumlah besar sering kali hanya "parkir" di institusi keuangan asing dan tidak masuk ke Indonesia.
Melalui PT DSI, seluruh transaksi ekspor diharapkan masuk kembali ke dalam sistem keuangan nasional. Hal ini secara otomatis akan memperkuat cadangan devisa negara dan menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri.
| Aspek Penguatan | Manfaat Utama bagi Negara |
|---|---|
| Cadangan Devisa | Meningkatkan jumlah dolar yang masuk ke sistem perbankan nasional. |
| Nilai Tukar | Memperkuat posisi rupiah terhadap dolar AS dan mata uang asing lainnya. |
| Stabilitas Ekonomi | Menciptakan ketahanan ekonomi nasional terhadap fluktuasi pasar global. |
Data di atas menunjukkan bagaimana integrasi transaksi ekspor ke dalam negeri dapat memberikan efek domino positif bagi perekonomian. Jika cadangan devisa kuat, pemerintah optimis nilai tukar rupiah akan semakin stabil dan kompetitif.
Komitmen Pengawasan Parlemen
Andre menegaskan bahwa Komisi VI DPR RI akan terus memantau pelaksanaan kebijakan ini secara ketat. Pengawasan dilakukan untuk memastikan PT DSI berjalan sesuai tujuan awalnya dalam melindungi kepentingan nasional.
Pihak parlemen berkomitmen agar pengelolaan ekspor sumber daya alam tidak lagi merugikan negara di masa mendatang. Fokus utama tetap pada transparansi dan keberpihakan penuh terhadap kepentingan masyarakat luas.