Karakter Susanti dalam serial animasi asal Malaysia, Upin & Ipin, memang memiliki daya tarik tersendiri bagi penonton di tanah air. Sebagai satu-satunya murid asal Indonesia di Tadika Mesra, kehadirannya telah mencuri perhatian sejak pertama kali muncul pada tahun 2007.
Banyak penggemar setia yang bertanya-tanya mengenai alasan di balik kepindahan bocah perempuan ini dari Jakarta ke Malaysia. Ternyata, latar belakang kepindahan tersebut berkaitan erat dengan profesi sang ayah sebagai seorang ekspatriat.
Alasan Utama Susanti Menetap di Kampung Durian Runtuh
Penyebab utama Susanti pindah ke Malaysia adalah karena faktor pekerjaan ayahnya yang berprofesi sebagai seorang insinyur asal Jakarta. Ayahnya mendapatkan kontrak kerja di Malaysia, sehingga ia memboyong seluruh keluarganya untuk menetap di sana.
Karakter ini diperkenalkan pertama kali pada musim ketiga dalam episode berjudul "Berpuasa Bersama Kawan Baru". Sejak saat itu, Susanti resmi menjadi murid pindahan dan menjalin persahabatan erat dengan Upin, Ipin, dan kawan-kawan.
Latar belakang pekerjaan ayahnya bahkan sempat menjadi inti cerita yang emosional pada musim ke-16 dalam episode "Temanku Susanti". Pada momen tersebut, Susanti hampir kembali ke Indonesia karena kontrak kerja sang ayah telah habis.
Ia sempat berpamitan dan memberikan surat pengunduran diri yang memicu kesedihan mendalam bagi Cikgu Melati serta teman-temannya. Namun, cerita berakhir bahagia karena sang ayah mendapatkan perpanjangan kontrak, sehingga mereka batal meninggalkan Malaysia.
Fakta Menarik di Balik Karakter Susanti
Berikut adalah beberapa poin penting mengenai pengembangan karakter Susanti dari sudut pandang rumah produksi:
- Bentuk Apresiasi: Karakter ini diciptakan oleh Les' Copaque sebagai bentuk penghormatan bagi penggemar Upin & Ipin yang sangat besar di Indonesia.
- Status Ekspatriat: Haji Burhanuddin Md. Radz selaku pendiri studio sengaja merancang Susanti berasal dari keluarga profesional (ekspatriat) untuk memberikan citra positif.
- Pengisi Suara: Tim produksi awalnya sempat kesulitan mencari pengisi suara hingga hampir menggunakan jasa petugas kebersihan kantor bernama Kak Su.
- Identitas Karakter: Susanti dikenal dengan ciri khas rambut pendek, jepit bunga, mahir dalam penggunaan teknologi, dan tetap konsisten berbicara menggunakan bahasa Indonesia.
Proses pemilihan pengisi suara akhirnya diselesaikan dengan menunjuk staf internal yang mendapatkan bimbingan pelafalan langsung dari Kak Su. Kini, pengisi suara karakter Susanti sepenuhnya diperankan oleh orang asli Indonesia untuk menjaga keaslian dialeknya.
Kehadiran Susanti bukan sekadar pemanis cerita, melainkan jembatan budaya yang mempererat hubungan antara penonton di kedua negara. Melalui gaya bahasa Indonesia yang mudah dimengerti, ia berhasil menyatu dengan kehidupan sehari-hari masyarakat di Kampung Durian Runtuh.
Berdasarkan catatan sejarah produksinya, berikut adalah ringkasan singkat mengenai identitas dan peran Susanti dalam serial tersebut.
| Kategori | Detail Informasi |
|---|---|
| Asal Daerah | Jakarta, Indonesia |
| Pekerjaan Ayah | Insinyur (Ekspatriat) |
| Debut Episode | Berpuasa Bersama Kawan Baru (Musim 3) |
| Sekolah | Tadika Mesra |
Data di atas menunjukkan bahwa eksistensi Susanti telah direncanakan secara matang untuk mewakili profil anak Indonesia yang modern dan cerdas. Hingga saat ini, Susanti tetap menjadi salah satu karakter yang paling dicintai dalam perjalanan panjang serial Upin & Ipin.