Alasan Keamanan, Italia Resmi Larang Konser Kanye West dan Travis Scott 2026

Alasan Keamanan, Italia Resmi Larang Konser Kanye West dan Travis Scott 2026
Foto: Alasan Keamanan, Italia Resmi Larang Konser Kanye West dan Travis Scott 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Pemerintah Italia secara resmi melarang penyelenggaraan konser dua rapper ternama asal Amerika Serikat, Kanye West dan Travis Scott. Agenda musik yang semula dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang di Reggio Emilia tersebut terpaksa dibatalkan.

Keputusan tegas ini diambil oleh Prefek setempat, Salvatore Angieri, dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan ketertiban umum. Otoritas mengkhawatirkan adanya potensi unjuk rasa besar-besaran jika acara tersebut tetap digelar.

Alasan Pembatalan dan Pertimbangan Keamanan

Travis Scott direncanakan tampil dalam ajang "Pulse of Gaia Festival" pada 17 Juli di RCF Arena. Sementara itu, Kanye West dijadwalkan mengisi panggung di lokasi yang sama pada hari berikutnya.

RCF Arena sendiri memiliki kapasitas luar biasa yang mampu menampung hingga 103 ribu penonton. Jarak waktu yang sangat dekat antara kedua konser besar ini menjadi salah satu kekhawatiran utama pihak berwenang.

Angieri menjelaskan bahwa keputusan ini merupakan tindak lanjut atas desakan dari berbagai pihak, termasuk kelompok konsumen CODACONS. Komunitas Yahudi di wilayah Modena dan Reggio Emilia juga menyatakan keberatan serupa, khususnya terkait kehadiran Kanye West.

Berikut adalah poin utama yang mendasari larangan konser kedua musisi tersebut di Italia:

Poin pertimbangan otoritas keamanan Italia:
  • Risiko Ketertiban Umum: Kekhawatiran akan terjadinya demonstrasi atau protes massa di lokasi acara.
  • Kepadatan Penonton: Estimasi jumlah pengunjung yang terlalu besar dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.
  • Rekam Jejak Kontroversial: Pernyataan anti-Semit yang berulang kali dilontarkan oleh Kanye West di masa lalu.
  • Evaluasi Keamanan Konser: Pengawasan ketat terhadap Travis Scott pasca insiden fatal di festival musik sebelumnya.

Faktor-faktor tersebut dinilai saling berkaitan sehingga menciptakan risiko keamanan yang dianggap tidak dapat ditoleransi oleh pemerintah setempat. Kombinasi antara jumlah massa yang masif dan isu sensitif menjadi dasar kuat pembatalan ini.

Rekam Jejak Kanye West dan Travis Scott

Kanye West, yang kini akrab disapa Ye, memang sering menghadapi penolakan di kawasan Eropa. Hal ini merupakan dampak dari serangkaian pernyataan kontroversialnya yang memuji Adolf Hitler dan penggunaan simbol-simbol Nazi.

Sebelum Italia, Inggris telah lebih dulu melarang masuknya Ye pada April lalu karena kehadirannya dinilai tidak membawa manfaat bagi publik. Beberapa jadwal konser di Prancis, Polandia, dan Swiss juga dilaporkan mengalami pembatalan serupa.

Di sisi lain, Travis Scott masih berada dalam pengawasan ketat terkait protokol keamanan konser. Publik masih mengingat tragedi Astroworld 2021 di Houston yang menewaskan 10 orang akibat desak-desakan penonton.

Meskipun menghadapi banyak hambatan di berbagai negara, jadwal tur dunia kedua musisi ini tetap memiliki beberapa agenda tersisa. Berikut adalah ringkasan situasi terkini mengenai konser mereka:

Daftar negara dan status konser terbaru:
Lokasi Konser Status Terbaru Keterangan Tambahan
Reggio Emilia, Italia Dibatalkan Alasan keamanan dan ketertiban umum.
Marseille, Prancis Ditunda Upaya pemblokiran dari pemerintah setempat.
Inggris Ditolak Masuk Kehadiran Ye dinilai tidak bermanfaat bagi publik.
Istanbul & Belanda Masih Terjadwal Belum ada laporan pembatalan hingga saat ini.

Data di atas menunjukkan bahwa penolakan terhadap Kanye West di daratan Eropa cukup masif dan terstruktur. Namun, beberapa negara lain ternyata masih memberikan izin bagi sang rapper untuk melakukan pertunjukan.

Kanye West sendiri sebelumnya sempat menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas pernyataan-pernyataannya yang memicu kemarahan publik. Ia berdalih bahwa ucapan kontroversial tersebut dipengaruhi oleh gangguan bipolar yang tidak diobati saat itu.

Hingga saat berita ini diturunkan, pihak Ye maupun Travis Scott belum memberikan tanggapan resmi terkait larangan di Italia. Penyelenggara acara lokal juga masih bungkam mengenai detail teknis pengembalian tiket bagi para penggemar.

Artikel terkait

Rekomendasi