AL Pakistan Boyong Kapal Selam Hangor dan 3 Kapal Perang ke Indonesia, Ada Apa?

AL Pakistan Boyong Kapal Selam Hangor dan 3 Kapal Perang ke Indonesia, Ada Apa?
Foto: AL Pakistan Boyong Kapal Selam Hangor dan 3 Kapal Perang ke Indonesia, Ada Apa?. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks
Berita Kapal <a href="/tag/perang">Perang</a> <a href="/tag/pakistan">Pakistan</a> ke Indonesia

TNI Angkatan Laut menyambut kedatangan tiga kapal perang dari Angkatan Laut Pakistan di Jakarta. Salah satu kapal yang dibawa adalah Kapal Selam Hangor.

Angkatan Laut Pakistan mengirimkan tiga kapal perang ke Indonesia pada Selasa (19/5), termasuk Kapal Selam Hangor yang merupakan hasil kerja sama dengan Tiongkok. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memperkuat hubungan diplomasi maritim antara kedua negara.

Menurut keterangan Komandan Komando Daerah TNI AL III, Laksamana Muda Uki Prasetia, ketiga kapal perang tersebut tiba di Dermaga IKT ex-Presiden, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Selain Kapal Selam Hangor, ada juga PNS Taimur dan PNS Aslat dalam rombongan itu.

Di atas kapal PNS Taimur, turut serta Commodore Omar Farooq yang memimpin skuadron ke-18 kapal perusak Angkatan Laut Pakistan. Hadirnya kapal-kapal ini di Indonesia tidak sekadar persinggahan teknis. "Ini adalah simbol kuatnya hubungan bilateral," ucap Uki.

Bagi Indonesia, kunjungan ini merupakan sebuah kehormatan. Selama di Jakarta, awak kapal akan mengikuti beberapa agenda, seperti kunjungan kehormatan ke pejabat tinggi TNI AL, pertandingan olahraga, acara resepsi, dan tur kota serta kunjungan terbuka di atas kapal.

"Kami berharap sinergi antara TNI Angkatan Laut dan Pakistan Navy semakin erat, yang pada akhirnya akan menjadi ajang pertukaran budaya yang positif bagi kedua bangsa," tambah Uki.

Kerja sama antara Indonesia dan Pakistan dinilai penting oleh Uki, terutama dalam menghadapi tantangan keamanan maritim yang semakin kompleks. Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) III di Jakarta berharap hubungan ini terus ditingkatkan.

Uki menutup dengan mengatakan, "Diharapkan kunjungan armada ini dapat memperkuat hubungan diplomasi pertahanan serta meningkatkan sinergi dan kerja sama maritim antara kedua negara di masa mendatang."

Artikel terkait

Rekomendasi