Bek senior sekaligus legenda hidup Persib Bandung, Achmad Jufriyanto, mencuri perhatian publik melalui aksi uniknya di media sosial. Menjelang pertandingan krusial melawan Persijap Jepara pada 23 Mei mendatang, ia kedapatan sedang melakukan simulasi mengangkat piala.
Pemain yang akrab disapa Jupe ini tampak sangat serius mempersiapkan diri untuk laga pamungkas musim 2025/2026. Melalui sebuah unggahan video, ia terlihat sedang menjalani latihan fisik yang tidak biasa untuk menyambut potensi gelar juara.
Aksi Unik Jupe di Media Sosial
Dalam potongan video yang diunggahnya, Achmad Jufriyanto awalnya terlihat sedang melakukan latihan beban yang cukup berat. Namun, pada detik selanjutnya, video tersebut beralih menunjukkan momen ikonik saat dirinya mengangkat trofi Liga 1 musim lalu.
Unggahan tersebut bukan sekadar candaan, melainkan sebuah pesan optimisme bagi seluruh pendukung setia Pangeran Biru. Jupe ingin menularkan semangat juara kepada rekan setimnya sekaligus memberikan harapan besar kepada para suporter.
Melalui keterangan tertulisnya, bek berusia 39 tahun ini mengajak warga Jawa Barat dan Bobotoh untuk memberikan dukungan moral. Ia berharap doa dari para suporter dapat membantu Persib mengamankan gelar juara Super League musim ini.
Jupe menekankan bahwa meraih gelar juara liga selama tiga musim berturut-turut merupakan sebuah misi yang sangat sulit dilakukan. Namun, ia percaya bahwa dengan dukungan penuh dari semua pihak, hal yang dianggap mustahil tersebut bisa menjadi kenyataan.
Pesan yang disampaikan Achmad Jufriyanto melalui akun Instagram pribadinya:
- Mengajak seluruh elemen masyarakat Jawa Barat untuk menjaga optimisme bersama jelang laga penentu.
- Meminta Bobotoh untuk mendoakan agar Persib meraih hasil maksimal pada pertandingan minggu depan.
- Mengusung semangat kolektif untuk mewujudkan prestasi bersejarah bagi klub kebanggaan Bandung tersebut.
- Menegaskan komitmen pemain dengan pernyataan penutup bahwa mereka akan membuat hal tersebut menjadi mungkin.
Pernyataan tersebut diakhiri dengan kalimat motivasi yang menegaskan bahwa Persib siap berjuang habis-habisan. Ia menuliskan harapan terbaik agar hasil yang didapat pada pekan depan sesuai dengan ekspektasi seluruh pecinta sepak bola di Bandung.
Alasan Menarik di Balik Latihan Angkat Piala
Netizen dan para pengikutnya di media sosial pun memberikan reaksi yang beragam terkait aksi latihan angkat beban tersebut. Banyak yang penasaran mengapa sang pemain merasa perlu melatih ototnya secara khusus hanya untuk mengangkat sebuah trofi juara.
Jupe pun memberikan jawaban yang menggelitik sekaligus penuh makna di kolom komentar unggahannya tersebut. Ia menjelaskan alasan logis namun jenaka mengapa rutinitas itu tetap ia lakukan meskipun dirinya sudah sering meraih gelar juara.
Menurutnya, setiap tahun trofi liga terasa semakin berat saat diangkat sehingga diperlukan fisik yang prima. Hal ini seolah menjadi simbol bahwa tekanan dan perjuangan untuk mempertahankan gelar juara memang selalu meningkat di setiap musimnya.
Data perjalanan karier dan koleksi gelar liga Achmad Jufriyanto bersama Persib:
| Musim Kompetisi | Pencapaian Penting | Detail Pertandingan |
|---|---|---|
| Musim 2013/2014 | Gelar Liga Pertama | Mengalahkan Persipura Jayapura di partai final yang sangat dramatis. |
| Musim 2023/2024 | Gelar Liga Kedua | Meraih gelar setelah penantian panjang 10 tahun sejak trofi sebelumnya. |
| Musim 2024/2025 | Gelar Liga Ketiga | Mempertahankan dominasi Persib Bandung di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. |
Tabel di atas merangkum perjalanan sukses Jupe yang sudah memberikan kontribusi besar bagi lemari trofi Maung Bandung. Sejarah mencatat bahwa kontribusi pertamanya pada musim 2013/2014 sangat krusial bagi sejarah panjang klub.
Gelar tersebut sangat berarti karena berhasil menyudahi puasa gelar juara liga yang diderita Persib selama 19 tahun lamanya. Saat itu, Jupe menjadi salah satu sosok kunci dalam laga final melawan Persipura Jayapura yang berlangsung sangat sengit.
Mengejar Rekor Tiga Musim Beruntun
Setelah satu dekade berlalu, Achmad Jufriyanto kembali merasakan manisnya gelar juara pada musim 2023/2024. Kesuksesan tersebut kemudian berhasil ia lanjutkan dengan meraih gelar ketiga pada musim kompetisi berikutnya.
Kini, Persib Bandung berada di ambang sejarah baru jika berhasil menaklukkan Persijap Jepara di pekan terakhir. Pertandingan ini akan menjadi penentu apakah Pangeran Biru mampu mencetak hattrick gelar juara liga dalam tiga tahun terakhir.
Selain fokus pada perburuan gelar, manajemen Persib juga sedang menghadapi tantangan administratif dari pihak regulator kompetisi. Kabar kurang sedap datang dari Komdis PSSI yang menjatuhkan rentetan sanksi kepada klub akibat beberapa insiden di lapangan.
Total denda yang harus dibayarkan manajemen Persib dikabarkan mencapai angka Rp 455 juta setelah adanya enam poin sanksi. Meski demikian, fokus para pemain di lapangan diharapkan tidak terganggu oleh urusan di luar teknis tersebut.
Persaingan di papan atas Super League 2025/2026 sendiri diprediksi akan berlangsung sangat panas hingga peluit panjang pekan terakhir dibunyikan. Persib harus benar-benar waspada dalam menghadapi Persijap jika ingin memastikan diri sebagai penguasa kompetisi musim ini.