Adrien Rabiot mengungkapkan rasa bangganya setelah berhasil mengantarkan AC Milan kembali ke jalur kemenangan dalam lanjutan Liga Italia pekan ke-37. Pemain asal Prancis ini menjadi sosok penting saat Rossoneri menundukkan tuan rumah Genoa di Stadion Luigi Ferraris pada Minggu (17/5).
Pertandingan yang berakhir dengan skor tipis 2-1 tersebut menjadi momen kebangkitan bagi skuad asuhan Stefano Pioli. Sebelumnya, AC Milan sempat terseok-seok setelah menelan dua kekalahan beruntun yang mengecewakan saat menghadapi Sassuolo dan Atalanta.
Rabiot mengakui bahwa timnya telah melakukan evaluasi mendalam terhadap performa buruk di dua laga sebelumnya. Menurut sang gelandang, kekalahan tersebut diakibatkan oleh beberapa kesalahan fatal yang tidak seharusnya terulang kembali.
Berikut adalah poin utama yang disampaikan Adrien Rabiot mengenai kemenangan tersebut:
- Kemenangan diraih berkat permainan tim yang kembali kompak dan menunjukkan semangat persatuan di lapangan.
- Kesadaran para pemain untuk meminimalisir kesalahan teknis yang sering terjadi pada laga-laga sebelumnya.
- Kemampuan tim untuk tetap tenang meski berada di bawah tekanan tim tuan rumah sejak menit awal.
- Efektivitas lini serang dalam memanfaatkan peluang sekecil apa pun menjadi gol pada babak kedua.
Rabiot menjelaskan bahwa bermain di kandang Genoa bukanlah perkara mudah karena dukungan penuh dari suporter lawan. Ia menyebut tim lawan tampil sangat bersemangat untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di depan publik sendiri.
Kunci keberhasilan Milan kali ini adalah kesabaran dalam membangun serangan dan menjaga koordinasi antar lini. Rabiot menilai tim tampil jauh lebih dewasa dibandingkan saat mereka ditekuk oleh Sassuolo dan Atalanta tempo hari.
Gelandang berusia 31 tahun itu juga memberikan apresiasi khusus kepada rekan-rekan setimnya, termasuk mereka yang jarang mendapatkan menit bermain. Salah satu nama yang mendapat pujian adalah Zachary Athekame yang berhasil mencetak gol krusial dalam pertandingan ini.
Kontribusi dari seluruh elemen tim dianggap Rabiot sebagai sinyal positif menjelang penutupan kompetisi musim ini. Ia menekankan bahwa peran setiap pemain, baik inti maupun cadangan, sangat dibutuhkan untuk mencapai target klub.
Detail informasi seputar jadwal dan persaingan klasemen Liga Italia:
| Aspek Pertandingan | Keterangan Informasi |
|---|---|
| Pertandingan Terakhir | Melawan Cagliari (25 Mei 2026) |
| Target Utama | Mengamankan Tiket Liga Champions |
| Skor Akhir vs Genoa | Genoa 1 - 2 AC Milan |
| Pesaing Empat Besar | AS Roma, Como, dan Juventus |
Data di atas menunjukkan betapa ketatnya persaingan di papan atas klasemen Liga Italia untuk memperebutkan posisi empat besar. AC Milan wajib memenangkan laga pemungkas melawan Cagliari guna memastikan diri lolos ke kompetisi tertinggi antarklub Eropa.
Saat ini, persaingan menuju zona Liga Champions masih sangat dinamis melibatkan beberapa tim besar lainnya. AS Roma, Como, dan Juventus terus membayangi dan siap memanfaatkan celah jika Milan terpeleset di pekan terakhir.
Rabiot merasa masa istirahat yang sempat didapatkan tim sebelum laga ini memberikan dampak yang sangat signifikan bagi kebugaran pemain. Hal ini terlihat dari intensitas permainan mereka yang tetap terjaga hingga peluit panjang dibunyikan.
Kini fokus sepenuhnya dialihkan untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan penentuan pada hari Minggu mendatang. Rabiot berharap performa impresif saat mengalahkan Genoa dapat dipertahankan demi memberikan hasil manis bagi para pendukung Milan.
Kemenangan atas Genoa ini tidak hanya memberikan tambahan tiga poin, tetapi juga mengembalikan kepercayaan diri pemain. Mentalitas juara sangat dibutuhkan mengingat tantangan di laga penutup musim dipastikan akan jauh lebih berat.
Sebagai salah satu pemain senior di tim, Rabiot terus memotivasi pemain muda agar tetap rendah hati dan bekerja keras. Ia percaya bahwa dengan komposisi skuad yang ada, AC Milan layak mengakhiri musim ini dengan pencapaian yang membanggakan.
Antusiasme juga terpancar dari ambisi pribadi Rabiot yang ingin terus mengukir prestasi, baik di level klub maupun internasional. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi sang pemain sebelum nantinya mengalihkan fokus ke ajang Piala Dunia 2026 bersama timnas Prancis.
Kabar mengenai konsistensi Rabiot di lapangan terus menjadi sorotan utama bagi media-media olahraga internasional. Kemampuannya dalam menjaga keseimbangan lini tengah AC Milan menjadikannya salah satu aset paling berharga bagi Rossoneri saat ini.