Kementerian Agama (Kemenag) tengah melakukan akselerasi intensif dalam menyiapkan keberangkatan jemaah haji Indonesia untuk musim haji tahun 2025. Salah satu prioritas utama yang dikebut saat ini adalah penyelesaian dokumen visa haji sebagai syarat mutlak legalitas jemaah di Arab Saudi.
Hingga Rabu, 16 April 2025, tercatat sebanyak 32.000 visa jemaah haji telah resmi diterbitkan oleh pihak berwenang. Capaian ini merupakan hasil sinergi teknis antara Direktorat Layanan Haji Dalam Negeri Kemenag dengan platform e-Hajj milik Pemerintah Arab Saudi.
Progres Kelengkapan Dokumen dan Sistem e-Hajj
Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Kemenag, Muhammad Zain, mengungkapkan bahwa kesiapan dokumen pendukung dari tingkat Kantor Wilayah (Kanwil) hampir mencapai angka sempurna. Saat ini, validitas dokumen yang masuk sudah menyentuh angka 99 persen dan siap untuk diproses lebih lanjut.
Sistem e-Hajj menjadi tulang punggung dalam verifikasi ini karena berfungsi mengintegrasikan data biometrik dan identitas jemaah langsung ke basis data Arab Saudi. Zain memastikan pihaknya akan terus memperbarui data secara berkala seiring bertambahnya visa yang disetujui.
Berikut adalah rincian mengenai status pemrosesan visa haji per pertengahan April 2025:
- Visa Terbit: Sebanyak 32.000 dokumen visa telah disetujui dan siap digunakan.
- Dokumen Terunggah: Lebih dari 80.000 berkas jemaah sudah masuk ke dalam antrean sistem e-Hajj.
- Persentase Pengajuan: Sekitar 45 persen dari total keseluruhan kuota jemaah telah berhasil diajukan.
- Total Kuota: Indonesia mendapatkan alokasi total sekitar 241.000 jemaah untuk keberangkatan tahun ini.
Data di atas menunjukkan bahwa hampir separuh dari total kuota jemaah haji Indonesia kini sedang dalam tahap verifikasi akhir di sistem kementerian Arab Saudi.
Strategi Kerja 24 Jam Nonstop
Guna memastikan seluruh visa rampung tepat waktu, Kemenag menerapkan pola kerja yang sangat ketat bagi para petugas di lapangan. Zain menjelaskan bahwa tim yang menangani urusan visa bekerja tanpa henti untuk menghindari adanya penumpukan berkas.
Sebanyak 82 petugas khusus dikerahkan dengan pembagian jadwal kerja selama 24 jam penuh. Pola pergantian sif dilakukan setiap 12 jam, yakni sif pagi yang dimulai pukul 08.00 hingga 20.00, lalu dilanjutkan oleh sif malam.
Jadwal Keberangkatan Menuju Tanah Suci
Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1446 Hijriah, jadwal keberangkatan jemaah haji Indonesia sudah dipetakan dengan jelas. Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) telah menetapkan tanggal-tanggal krusial untuk para calon jemaah.
Berikut adalah poin utama dalam jadwal keberangkatan jemaah haji 2025:
- Masuk Asrama: Jemaah haji mulai memasuki asrama haji pada tanggal 1 Mei 2025.
- Penerbangan Perdana: Keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama menuju Tanah Suci dijadwalkan mulai 2 Mei 2025.
Penetapan jadwal ini menjadi acuan bagi seluruh Kanwil Kemenag di daerah untuk segera merampungkan pembekalan dan persiapan teknis jemaah sebelum tanggal keberangkatan tiba.