10 Jurusan Terfavorit di SNBT 2026: Prodi Vokasi Terbaru Paling Banyak Dicari Peserta

10 Jurusan Terfavorit di SNBT 2026: Prodi Vokasi Terbaru Paling Banyak Dicari Peserta
Foto: 10 Jurusan Terfavorit di SNBT 2026: Prodi Vokasi Terbaru Paling Banyak Dicari Peserta. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) telah mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 pada Senin, 25 Mei 2026. Sebanyak 256.369 peserta dinyatakan lolos seleksi dan berhasil mendapatkan kursi di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, menjelaskan bahwa tahun ini total daya tampung yang tersedia mencapai 286.864 kursi. Dengan jumlah peserta yang diterima mencapai ratusan ribu tersebut, persentase keterisian daya tampung pada jalur SNBT kali ini menyentuh angka 89,37 persen.

Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Eduart dalam acara "Konferensi Pers: Hasil Seleksi Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT)" yang dilaksanakan secara daring dan luring. Data menarik muncul dari hasil pengumuman ini, di mana tren pilihan calon mahasiswa mulai bergeser ke arah pendidikan praktis.

Prof. Eduart mengungkapkan bahwa daftar program studi (prodi) yang paling banyak diminati oleh pendaftar justru didominasi oleh bidang vokasi. Fenomena ini tidak hanya terjadi di Politeknik, tetapi juga pada jenjang diploma yang dikelola oleh universitas atau PTN akademik.

Jurusan yang menempati posisi teratas sebagai prodi paling favorit pada SNBT 2026 adalah D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Universitas Sebelas Maret (UNS). Tercatat sebanyak 5.582 orang bersaing memperebutkan kursi di jurusan tersebut, yang menunjukkan tingginya kesadaran calon mahasiswa akan peluang kerja di sektor K3.

Posisi kedua diikuti oleh prodi D3 Keperawatan di Universitas Airlangga (Unair) dengan jumlah peminat sebanyak 5.216 orang. Sementara itu, prodi D3 Administrasi Bisnis di Universitas Brawijaya (UB) menempati urutan ketiga dengan total 5.059 pendaftar yang memadati jalur seleksi ini.

Berikut adalah rangkuman daftar program studi di PTN Akademik dengan jumlah peminat paling tinggi pada pelaksanaan SNBT 2026:

Peringkat Nama Program Studi dan Kampus Pendaftar Diterima
1 D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja - Universitas Sebelas Maret 5.582 43
2 D3 Keperawatan - Universitas Airlangga 5.216 60
3 D3 Administrasi Bisnis - Universitas Brawijaya 5.059 116
4 D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja - Universitas Airlangga 4.792 60
5 S1 Teknik Pertambangan dan Perminyakan - ITB 4.789 115
6 D4 Keperawatan Anestesiologi - Universitas Sebelas Maret 4.766 23
7 S1 Hukum - Universitas Diponegoro 4.685 287
8 D3 Perpajakan - Universitas Airlangga 4.570 60
9 D4 Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital - UNJ 4.346 45
10 S1 Ilmu Hukum - Universitas Indonesia 4.187 174

Tabel di atas memperlihatkan persaingan yang sangat ketat, terutama pada jurusan kesehatan dan hukum. Banyaknya prodi vokasi yang masuk dalam daftar favorit PTN akademik menjadi bukti nyata bahwa minat terhadap pendidikan terapan semakin menguat.

Selain di universitas umum, persaingan di Politeknik atau PTN Vokasi juga tidak kalah sengit dengan ribuan pendaftar pada tiap prodi unggulan. Tren ini menunjukkan bahwa lulusan sekolah menengah kini lebih mempertimbangkan kesiapan kerja saat memilih jenjang pendidikan tinggi.

D4 Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya menjadi primadona di kategori vokasi murni. Prodi tersebut memimpin dengan jumlah pendaftar mencapai 3.615 orang, mengungguli berbagai jurusan teknik dan bisnis lainnya di seluruh Politeknik Indonesia.

Daftar lengkap 10 jurusan pada PTN Vokasi (Politeknik) dengan jumlah pendaftar terbanyak di SNBT 2026:

  • D4 Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja - Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya: Diminati oleh 3.615 peserta dengan kuota diterima sebanyak 127 orang.
  • D3 Administrasi Bisnis - Politeknik Negeri Jakarta: Menarik minat 3.557 pendaftar dan menerima sebanyak 62 mahasiswa baru.
  • D3 Administrasi Bisnis - Politeknik Negeri Bandung: Sebanyak 3.055 orang mendaftar untuk memperebutkan 32 kursi yang tersedia.
  • D4 Teknik Informatika - Politeknik Negeri Jakarta: Tercatat ada 2.796 pendaftar dengan jumlah peserta lolos sebanyak 45 orang.
  • D3 Administrasi Bisnis - Politeknik Negeri Medan: Memiliki 2.620 peminat dengan daya tampung yang diterima sebanyak 112 peserta.
  • D3 Teknik Informatika - Politeknik Negeri Bandung: Jurusan ini dipilih oleh 2.618 orang dan hanya menerima 32 mahasiswa saja.
  • D4 Teknik Informatika - Politeknik Negeri Bandung: Memperoleh 2.577 pendaftar dengan kuota penerimaan sebesar 64 kursi.
  • D4 Manajemen Bisnis - Politeknik Negeri Medan: Diikuti oleh 2.521 peminat dengan total peserta diterima mencapai 69 orang.
  • D3 Administrasi Bisnis - Politeknik Negeri Malang: Menarik perhatian 2.389 pendaftar dan menerima sebanyak 79 mahasiswa.
  • D3 Teknik Mesin - Politeknik Negeri Bandung: Berada di posisi kesepuluh dengan 2.383 pendaftar dan meloloskan 48 orang.

Data ini menegaskan bahwa Politeknik Negeri Bandung (Polban) dan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) tetap menjadi destinasi favorit bagi calon mahasiswa. Jurusan berbasis teknologi informasi dan administrasi bisnis masih mendominasi pilihan utama di berbagai politeknik negeri.

Prof. Eduart Wolok mengingatkan para peserta yang telah dinyatakan lolos untuk segera memperhatikan jadwal daftar ulang di kampus masing-masing. Beliau menekankan bahwa kegagalan untuk melakukan registrasi sesuai jadwal dapat menggugurkan status kelulusan peserta yang bersangkutan.

Seiring dengan berakhirnya proses SNBT, perhatian kini beralih pada kesiapan masing-masing perguruan tinggi untuk menyambut mahasiswa baru. Tingginya minat pada pendidikan vokasi diharapkan mampu menjawab kebutuhan industri akan tenaga kerja yang memiliki keahlian spesifik di masa depan.

Bagi peserta yang belum berhasil dalam jalur ini, masih terdapat kesempatan melalui jalur Mandiri yang dibuka oleh masing-masing PTN. Pengumuman hasil SNBT ini menjadi langkah awal bagi para calon mahasiswa untuk menempuh perjalanan akademik di jenjang pendidikan tinggi yang mereka cita-citakan.

Artikel terkait

Rekomendasi