Seorang pendukung setia Manchester City bernama Tal Rehmann akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka setelah aksi bercandanya menjadi viral. Rehmann sebelumnya sempat menjadi pusat perhatian karena tertangkap kamera melakukan aksi lelucon yang menyindir kegagalan Arsenal.
Insiden tersebut terjadi di Stadion Etihad saat Manchester City berhasil menundukkan Arsenal dengan skor 2-1 dalam perburuan gelar juara. Kemenangan tersebut sempat membuat City kembali diunggulkan untuk mempertahankan takhta Liga Inggris.
Lelucon Botol yang Menjadi Viral
Dalam momen yang terekam kamera tersebut, Rehmann terlihat bergaya seolah sedang meminum air dari sebuah botol plastik yang ditempeli logo Arsenal. Aksi ini merupakan bentuk sindiran terhadap istilah "bottling" atau kegagalan mempertahankan keunggulan di saat-saat krusial.
Arsenal sendiri memang memiliki catatan kurang memuaskan dengan menjadi runner-up selama tiga musim beruntun sebelum akhirnya sukses mematahkan kutukan tersebut. Sindiran Rehmann ini pun cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memicu beragam reaksi dari netizen.
Poin penting mengenai aksi viral Tal Rehmann di Stadion Etihad:
- Rehmann menggunakan botol berlogo Arsenal sebagai simbol ejekan terhadap rivalitas kedua tim di papan atas.
- Aksi tersebut dilakukan saat Manchester City menang tipis 2-1 atas Arsenal di kandang sendiri.
- Ejekan ini merujuk pada kegagalan berulang Arsenal dalam memenangkan gelar juara meski sempat memimpin klasemen.
- Rekaman video dan foto aksi tersebut langsung viral dalam waktu singkat setelah pertandingan usai.
Kini, setelah Arsenal resmi memastikan gelar juara Premier League yang sudah dinanti selama 22 tahun, Rehmann memberikan tanggapannya. Ia mengaku terkejut melihat videonya ternyata diperhatikan oleh para pemain The Gunners di ruang ganti.
Klarifikasi dan Ucapan Selamat dari Rehmann
Melalui wawancara eksklusif dengan Sky Sports, Tal Rehmann dengan sikap dewasa memberikan ucapan selamat kepada klub asal London Utara tersebut. Ia menyatakan bahwa keberhasilan Arsenal menjuarai liga musim ini patut mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya.
"Hal pertama yang paling utama adalah selamat kepada Arsenal karena kalian berhasil menjuarai liga dan telah melakukan pekerjaan yang luar biasa," ujar Rehmann. Ia mengakui bahwa memberikan selamat kepada rival adalah hal yang sulit bagi seorang pendukung City, namun ia tidak menyimpan dendam.
Terkait aksi viralnya, Rehmann menegaskan bahwa apa yang dilakukannya murni merupakan sebuah lelucon spontan. Ia merasa beberapa orang mungkin menanggapi hal tersebut secara berlebihan dan terlalu serius.
"Mengenai lelucon botol itu, sebagian dari kalian memahaminya sebagai candaan belaka karena memang itulah tujuannya," jelasnya. Bagi mereka yang tersinggung, Rehmann menyarankan agar lebih rileks dalam memahami arti sebuah gurauan dalam dunia sepak bola.
Dampak Tak Terduga dari Aksi Spontan
Rehmann menceritakan bahwa ide tersebut muncul begitu saja saat ia sedang bersama putranya di tribun stadion. Ia bahkan menegaskan bahwa saat kejadian itu berlangsung, tutup botol air mineral yang ia bawa sebenarnya masih terpasang rapat.
"Saya ingat ada orang yang berkata 'minum air mata Arsenal', tapi itu bukan kata-kata saya," kenangnya. Dalam waktu kurang dari empat menit setelah aksi itu dilakukan, fotonya sudah tersebar luas dan ia mendadak menjadi sosok yang viral.
Popularitas mendadak ini ternyata memberikan dampak unik dalam kehidupan sehari-hari Rehmann. Ia mengaku sekarang merasa was-was jika ingin meminum air dari botol plastik di tempat umum karena khawatir akan dipotret oleh orang asing.
Rangkuman pernyataan Tal Rehmann terkait permohonan maaf dan klarifikasinya:
| Aspek | Keterangan dan Penjelasan |
|---|---|
| Tujuan Lelucon | Hanya sekadar bercanda dengan anaknya dan tidak ada niat merendahkan. |
| Reaksi Viral | Menjadi viral hanya dalam waktu 3,5 menit setelah foto diambil di stadion. |
| Sikap Terhadap Arsenal | Mengaku legowo dan memberikan ucapan selamat atas gelar juara yang diraih. |
| Permohonan Maaf | Meminta maaf kepada fans tim lain yang kecewa karena Arsenal akhirnya juara. |
Rehmann merasa bahwa aksinya secara tidak sengaja justru menjadi motivasi tambahan bagi para pemain Arsenal. Ia menyadari bahwa gambarnya mungkin terus menghantui pikiran para pemain hingga mereka berhasil membuktikan diri di lapangan.
"Mereka membalas dendam kepada saya karena saya memang membekas di ingatan mereka tanpa biaya promosi sedikit pun," tutup Rehmann dengan nada bercanda. Ia merasa bersalah jika aksinya secara tidak langsung membantu Arsenal mengalahkan tim lain dalam perebutan gelar.