Video yang menampilkan peristiwa kejar-kejaran dan saling tabrak antara dua taksi di kawasan Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi viral. Polisi mengungkapkan bahwa insiden ini dipicu oleh perselisihan saat salah satu pengemudi menyalip antrean.
Kapolsek Metro Penjaringan Agta Bhuwana Putra menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada Jumat (5/6) dini hari sekitar pukul 04.25 WIB. Awalnya, taksi dengan nomor polisi B-2158-SDX yang dikemudikan KF (38) berniat menjemput penumpang. Namun, secara tiba-tiba, taksi dengan nomor polisi B-1421-SLF yang dikemudikan AIH (22) menyelip antrean.
AIH menyerobot antrean tersebut. Kemudian Bapak KF turun dari mobil dan menegur serta memukul pipi saudara AIH. Setelah itu, Bapak KF melarikan diri dengan mobilnya, sehingga terjadilah aksi kejar-kejaran, ujar AKBP Agta kepada wartawan, Jumat (5/6/2026).
Setibanya di Jalan Pejapi, tepatnya di simpang empat gate 2, pengemudi AIH menabrak taksi yang dikendarai KF.
Di lokasi Jalan Pejapi, tepatnya di simpang empat gate 2 depan proyek Palm Beach, kendaraan pengemudi AIH sengaja menabrak belakang kendaraan bapak KF, mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas, imbuhnya.
Pemudi KF tidak terima diperlakukan demikian. Dia kemudian membalas aksi itu dengan menabrak kembali taksi yang dikemudikan AIH dari belakang hingga menyebabkan kerusakan.
Bapak KF tidak terima dengan kondisi mobilnya yang ditabrak. Dia lantas menyalip dan menabrak lagi taksi yang dikemudikan AIH sampai taksi tersebut penyok, terangnya.
Polisi menyebutkan bahwa permasalahan ini akhirnya diselesaikan secara damai. Kedua pengemudi tersebut sepakat untuk tidak membawa perkara ini ke ranah hukum.
Hasil dari mediasi menunjukkan bahwa kedua pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah ini dengan kekeluargaan. Mereka juga menandatangani surat pernyataan agar tidak ada tuntutan di kemudian hari, tegasnya.
```