Pembalap muda talenta Indonesia, Veda Ega Pratama, baru saja menyelesaikan hari pertama di Moto3 Italia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mugello. Meskipun sempat menemui kendala di awal sesi, Veda berhasil memperbaiki performanya secara signifikan.
Pada sesi latihan bebas pertama (FP1) yang digelar Jumat (29/5), pembalap Honda Team Asia ini hanya mampu menempati posisi ke-20. Hal tersebut disebabkan oleh kondisi lintasan yang basah dan licin, sehingga menyulitkan manuver motor di sirkuit.
Kondisi cuaca kemudian berubah membaik pada sore hari saat sesi practice dimulai. Lintasan yang mulai mengering memberikan kesempatan bagi Veda untuk memacu kecepatannya hingga berhasil menembus urutan sembilan besar.
Adaptasi di Lintasan Basah Mugello
Veda mengakui bahwa membalap di Sirkuit Mugello dalam keadaan basah merupakan pengalaman pertama baginya. Tantangan ini membuatnya harus ekstra hati-hati dalam memahami karakteristik lintasan yang sangat licin.
Melalui keterangan resmi Honda Team Asia, Veda menjelaskan bahwa ia mencoba meningkatkan kemampuannya secara bertahap. Ia fokus untuk memahami batasan motor dan trek agar tidak melakukan kesalahan fatal di hari pertama.
Hasil dari sesi latihan hari pertama ini dapat diringkas dalam poin-poin berikut ini:
Pencapaian Veda Ega Pratama di Hari Pertama Moto3 Italia:
- Menempati peringkat ke-20 pada sesi latihan bebas pertama (FP1) karena kendala cuaca.
- Berhasil melesat ke posisi ke-9 pada sesi practice sore hari saat lintasan sudah kering.
- Memastikan tiket untuk langsung masuk ke sesi kualifikasi kedua (Q2).
- Mencatatkan waktu terbaik pada momen-momen terakhir sesi latihan (time attack).
Peningkatan performa yang ditunjukkan Veda memberikan harapan besar bagi para pendukungnya di tanah air. Dengan masuk ke Q2, peluang untuk mendapatkan posisi start yang ideal di barisan depan semakin terbuka lebar.
Persiapan Menuju Kualifikasi dan Balapan Utama
Veda menyatakan rasa syukurnya karena strategi serangan waktu terakhirnya membuahkan hasil positif. Menurutnya, mengamankan akses langsung ke Q2 sangat krusial demi mempermudah jalannya balapan utama pada hari Minggu nanti.
Meskipun demikian, pembalap berusia 17 tahun ini merasa masih ada beberapa aspek teknis yang perlu dibenahi. Ia bersama tim teknis akan fokus melakukan penyesuaian pada setelan motor untuk menjaga konsistensi kecepatan saat balapan berlangsung.
Berikut adalah perbandingan ringkas performa Veda Ega antara dua sesi yang dijalani:
| Sesi Latihan | Kondisi Lintasan | Posisi Akhir |
|---|---|---|
| Free Practice 1 (FP1) | Basah dan Licin | Peringkat 20 |
| Practice (Sore) | Kering | Peringkat 9 |
Tabel di atas menunjukkan betapa signifikan pengaruh kondisi cuaca terhadap performa Veda di lintasan. Keberhasilan ini menjadi modal penting baginya untuk memutus tren negatif yang dialami pada tiga seri balapan Eropa sebelumnya.
Pada seri-seri sebelumnya, Veda sering kali kesulitan meraih hasil maksimal akibat memulai balapan dari posisi belakang. Dengan mengamankan grid depan di Mugello, ia berharap bisa bersaing di kelompok terdepan sejak awal balapan dimulai.