Tembus 33 Laga, Jay Idzes Catat Musim Perdana Mengesankan Bersama Sassuolo di Serie A

Tembus 33 Laga, Jay Idzes Catat Musim Perdana Mengesankan Bersama Sassuolo di Serie A
Foto: Ilustrasi Tembus 33 Laga, Jay Idzes Catat Musim Perdana Mengesankan Bersama Sassuolo di Serie A.
Ukuran teks

Jay Idzes, bek sekaligus kapten Timnas Indonesia, mencatatkan pencapaian luar biasa dalam musim perdananya merumput di kompetisi kasta tertinggi Italia. Bermain untuk Sassuolo pada musim Serie A 2025/2026, pemain yang akrab disapa Bang Jay ini menunjukkan kualitas kepemimpinan yang solid di lini belakang.

Perjalanan karier Idzes di Italia berlanjut ke babak baru setelah ia memutuskan hengkang dari Venezia yang telah dibelanya selama dua musim terakhir. Keputusannya bergabung dengan Sassuolo, yang berstatus tim promosi, terbukti menjadi langkah tepat bagi perkembangan karier profesionalnya.

Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, tidak ragu memberikan kepercayaan penuh kepada Idzes sejak awal kedatangannya di klub. Idzes pun langsung mengunci satu posisi di skuad utama dan menjadi pilar penting dalam skema pertahanan yang diterapkan oleh sang pelatih.

Detail Transfer dan Durasi Kontrak

Rincian kesepakatan transfer Jay Idzes menuju Sassuolo pada musim panas 2025:

  • Mahar transfer untuk Jay Idzes mencapai angka 8 juta euro atau setara dengan Rp156,9 miliar.
  • Proses kepindahannya dilakukan dalam paket ganda bersama bek asal Guinea-Bissau, Fali Cande.
  • Total paket transfer gabungan kedua pemain tersebut berada di kisaran 11 hingga 12 juta euro.
  • Manajemen Sassuolo memberikan kontrak jangka panjang kepada Idzes yang berlaku hingga tahun 2029 mendatang.

Investasi besar yang dikeluarkan oleh manajemen Sassuolo mencerminkan kepercayaan tinggi mereka terhadap potensi besar yang dimiliki oleh pemain kelahiran Belanda ini. Kontrak berdurasi panjang tersebut juga menunjukkan komitmen klub untuk menjadikan Idzes sebagai bagian dari proyek masa depan tim.

Konsistensi Penampilan di Lapangan

Hingga kompetisi memasuki pekan ke-34 di musim ini, Idzes tercatat telah turun ke lapangan sebanyak 33 kali untuk membela Sassuolo. Hal ini membuktikan bahwa ia merupakan pemain yang sangat diandalkan dan memiliki kondisi fisik yang prima sepanjang musim.

Menariknya, hanya ada satu pertandingan yang dilewatkan oleh bek bertubuh jangkung ini, yakni pada laga pembuka musim saat melawan Napoli. Dalam laga kandang tersebut, Sassuolo harus menelan kekalahan dua gol tanpa balas ketika Idzes belum diturunkan ke lapangan.

Namun setelah pekan pertama berlalu, Idzes selalu hadir di setiap pertandingan tanpa pernah absen sekalipun untuk menjaga area pertahanan tim. Konsistensi inilah yang membuatnya menjadi salah satu bek tengah yang paling diperhitungkan di kompetisi Serie A musim ini.

Analisis Statistik dan Kontribusi Pertahanan

Performa statistik Jay Idzes selama mengawal lini belakang Sassuolo sepanjang musim 2025/2026:

Kategori Statistik Jumlah / Pencapaian
Total Penampilan 33 Pertandingan
Aksi Bertahan 273 Kali
Intersep (Potongan Bola) 41 Kali
Sapuan Bola (Clearances) 181 Kali
Clean Sheet (Tanpa Kebobolan) 7 Pertandingan

Data statistik yang dihimpun dari Fotmob tersebut menunjukkan betapa sibuknya Idzes dalam menghalau serangan lawan di setiap laga yang ia mainkan. Meskipun gawang Sassuolo sempat kebobolan sebanyak 42 kali, peran Idzes dalam meminimalisir ancaman tetap dianggap sangat vital.

Dengan postur setinggi 1,90 meter, Idzes membentuk duet yang sangat kokoh bersama tandemnya di jantung pertahanan, Tarik Muharemovic. Kerja sama kedua pemain ini menjadi fondasi utama bagi kekuatan tim berjuluk I Neroverdi dalam menghadapi tim-tim raksasa Italia.

Berkat kontribusi Idzes, Sassuolo berhasil mengumpulkan 13 kemenangan dan tujuh hasil imbang, sementara 13 laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Pencapaian ini membawa mereka duduk di posisi ke-10 klasemen sementara dengan perolehan 46 poin yang cukup mengesankan bagi tim promosi.

Penghargaan Individu dan Predikat Pemain Terbaik

Puncak dari performa apiknya terjadi pada akhir pekan lalu saat Sassuolo bertamu ke markas Fiorentina dalam laga pekan ke-34. Idzes dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut berkat aksi bertahannya yang sangat disiplin dan sulit ditembus.

Bermain selama 90 menit penuh, ia bertindak layaknya tembok berjalan yang meredam agresivitas serangan La Viola di Stadion Artemio Franchi. Ketenangan Idzes dalam mengorganisir lini belakang menjadi faktor kunci Sassuolo mampu mencuri satu poin dari kandang lawan.

Selama laga tersebut, Idzes mencatatkan 61 sentuhan bola dengan tingkat akurasi operan mencapai 96 persen, yang menunjukkan kemampuan distribusinya yang baik. Ia juga memenangkan seluruh duel udara yang ia hadapi serta melakukan tujuh kali sapuan penting di dalam kotak penalti.

Penghargaan Panini Player of the Match pun secara resmi diserahkan kepada pemain berusia 25 tahun ini atas performa menonjolnya tersebut. Penghargaan ini disponsori oleh perusahaan kartu koleksi ternama, Panini, yang memberikan apresiasi kepada pemain dengan pengaruh paling krusial di Serie A.

Lonjakan Nilai Pasar dan Rumor Transfer

Kesuksesan di lapangan hijau secara otomatis berdampak signifikan pada nilai pasar atau market value Jay Idzes di bursa transfer. Sejak pertama kali berkarier profesional, nilai jualnya terus merangkak naik seiring dengan peningkatan kualitas permainan yang ia tunjukkan.

Ketika masih memperkuat Go Ahead Eagles pada tahun 2020, nilai pasarnya hanya ditaksir sekitar Rp6,52 miliar sebelum akhirnya naik saat pindah ke Venezia. Kini, setelah tampil gemilang di kasta tertinggi Italia, harga pasar Idzes diprediksi telah menembus angka fantastis sebesar Rp173,82 miliar.

Angka tersebut mengukuhkan posisi Jay Idzes sebagai pemain dengan nilai pasar termahal di skuad Timnas Indonesia saat ini. Bahkan, status tersebut juga menempatkannya sebagai pemain dengan nilai ekonomi tertinggi di wilayah Asia Tenggara menurut data Transfermarkt.

Kenaikan nilai pasar ini juga diiringi dengan rumor ketertarikan dari sejumlah klub besar Serie A yang mulai memantau jasanya. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa raksasa Italia, AC Milan, sempat mempertimbangkan namanya pada jendela transfer musim dingin Januari lalu.

Andalan Utama di Skuad Garuda

Selain gemilang di level klub, Idzes tetap menjadi sosok tak tergantikan di lini pertahanan Timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih saat ini. Ia baru saja memimpin rekan-rekannya dalam ajang FIFA Series yang berlangsung pada bulan Maret 2026 yang lalu.

Dalam ajang tersebut, Indonesia berhasil meraih kemenangan telak 4-0 atas St. Kitts and Nevis sebelum akhirnya menyerah tipis dari Bulgaria. Idzes menunjukkan bahwa pengalaman bermain di liga top Eropa memberikan pengaruh positif bagi mentalitas bertanding para pemain Garuda lainnya.

Sejak melakoni laga debutnya pada 21 Maret 2024, pemain bernomor punggung 4 ini telah mengoleksi total 18 caps bersama Timnas. Selain tangguh dalam bertahan, Idzes juga telah memberikan kontribusi ofensif dengan menyumbangkan satu gol untuk Merah Putih sejauh ini.

Artikel terkait

Rekomendasi