Gelandang andalan Dewa United, Egy Maulana Vikri, menunjukkan kedewasaannya dalam menanggapi keputusan tim pelatih Timnas Indonesia. Namanya kembali tidak tercantum dalam daftar pemain untuk agenda FIFA Matchday bulan ini.
Skuad Garuda dijadwalkan akan berhadapan dengan Oman dan Mozambik di bawah kendali pelatih John Herdman. Absennya Egy kali ini memperpanjang catatan dirinya yang belum mendapatkan menit bermain sejak Herdman menjabat.
Sebelumnya, pemain berusia 25 tahun tersebut juga tidak dipanggil saat ajang FIFA Series yang berlangsung pada Maret lalu. Meski begitu, Egy menanggapi situasi ini dengan pandangan yang sangat positif dan suportif.
Pernyataan Egy Maulana Vikri mengenai persaingan di tim nasional:
- Persaingan yang semakin ketat justru dianggap bagus untuk perkembangan sepak bola Indonesia.
- Kualitas tim akan meningkat jika setiap pemain harus berjuang keras memperebutkan tempat.
- Keputusan tim pelatih harus dihormati demi tujuan besar membangun skuad yang lebih kuat.
- Sikap profesional harus tetap dijaga oleh setiap pemain tanpa memandang asal klub mereka.
Egy menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak merasa keberatan dengan kondisi persaingan yang ada saat ini. Ia justru merasa bangga jika pelatih merasa kesulitan dalam memilih pemain karena banyaknya pilihan berkualitas.
Sikap Legawa dan Harapan untuk Indonesia
Pemain kelahiran Medan ini memilih untuk tetap memberikan dukungan penuh kepada rekan-rekannya yang terpilih. Ia berpendapat bahwa persaingan sehat akan memaksa setiap individu untuk terus mengasah kemampuan mereka.
Ketatnya seleksi di skuad Garuda dinilai Egy sebagai sinyal positif bagi masa depan sepak bola tanah air. Baginya, kepentingan tim nasional jauh lebih besar daripada ambisi pribadi untuk selalu tampil di setiap laga.
Ia berharap agar Indonesia bisa terus berkembang dan mencatatkan prestasi gemilang di kancah Asia hingga level dunia. Keinginan terbesarnya adalah melihat Tim Garuda meraih gelar juara dan lolos ke Piala Dunia.
Berikut adalah rangkuman jadwal dan informasi siaran langsung pertandingan Timnas Indonesia:
| Pertandingan | Tanggal | Siaran Langsung |
|---|---|---|
| Indonesia vs Oman | 5 Juni 2026 | SCTV, Indosiar, Vidio |
| Indonesia vs Mozambik | Juni 2026 | SCTV, Indosiar, Vidio |
| Piala AFF U-19 2026 | Juli 2026 | Indosiar, SCTV |
Tabel di atas menyajikan informasi mengenai agenda terdekat Timnas Indonesia serta kanal yang menyiarkannya. Pastikan Anda tidak melewatkan aksi para pemain terbaik tanah air di layar kaca maupun layanan streaming.
Menyerap Ilmu dari John Herdman
Egy sebenarnya sempat berinteraksi langsung dengan John Herdman saat pemusatan latihan (TC) di Jakarta pekan lalu. Program tersebut berlangsung selama lima hari sebagai persiapan menuju ASEAN Hyundai Cup 2026.
Selama masa latihan tersebut, mantan pemain Lechia Gdansk ini mengaku terkesan dengan metode kepelatihan Herdman. Ia menilai pelatih asal Inggris tersebut memiliki etos kerja yang luar biasa dan sangat teliti.
Meski belum diturunkan dalam laga resmi, Egy berusaha menyerap sebanyak mungkin ilmu dari sang pelatih. Ia berkomitmen untuk menerapkan pelajaran yang didapat ke dalam rutinitas latihan hariannya di klub.
Harapannya, kolaborasi antara staf pelatih dan pemain di bawah kepemimpinan Herdman dapat membawa kesuksesan. Ia percaya bahwa visi sang pelatih akan memberikan dampak jangka panjang bagi perkembangan taktik tim.
Komitmen Seratus Persen untuk Merah Putih
Alih-alih merasa kecewa, Egy lebih memilih untuk mengalihkan fokusnya guna meningkatkan performa bersama Dewa United. Ia bertekad untuk bekerja lebih keras lagi demi kembali mendapatkan panggilan dari tim nasional.
Pengalaman luas Egy di level internasional menjadi modal berharga bagi kariernya ke depan. Sejak melakoni debut pada 2018, ia telah menyumbangkan delapan gol dan tiga assist bagi Indonesia.
Ia juga telah melewati berbagai masa transisi kepelatihan, mulai dari era Luis Milla hingga Shin Tae-yong. Fleksibilitas ini membuatnya menjadi salah satu pemain senior yang tetap relevan di mata penggemar.
Daftar lengkap skuad Timnas Indonesia pilihan John Herdman:
- Kiper: Emil Audero, Maarten Paes, Nadeo Argawinata.
- Bek: Kevin Diks, Yakob Sayuri, Rizky Ridho, Sandy Walsh, Elkan Baggott, Muhammad Ferarri, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Dony Tri Pamungkas, Mathew Baker.
- Gelandang: Joey Pelupessy, Rayhan Hannan, Calvin Verdonk, Ivar Jenner.
- Penyerang: Beckham Putra, Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny, Mauro Zijlstra, Marselino Ferdinan, Saddil Ramdani.
Daftar pemain di atas menunjukkan kedalaman skuad Indonesia yang kini diisi oleh kombinasi pemain lokal dan pemain keturunan. Setiap lini memiliki persaingan yang merata untuk memastikan standar performa tetap tinggi.
Di bawah arahan Herdman, Indonesia sebelumnya berhasil meraih kemenangan telak atas Saint Kitts dan Nevis. Meskipun sempat menelan kekalahan dari Bulgaria, progres permainan tim dinilai terus mengalami peningkatan yang menjanjikan.