Para peserta UTBK Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 kini sudah bisa mengunduh sertifikat hasil ujian mereka mulai Selasa, 26 Mei 2026, tepat pukul 15.00 WIB.
Menariknya, terdapat perubahan signifikan pada tampilan skor tahun ini, khususnya pada bagian hasil tes Literasi dalam Bahasa Indonesia (LBI).
Transformasi Skor Literasi Bahasa Indonesia 2026
Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) memutuskan untuk membagi nilai LBI menjadi dua kategori berbeda, yakni kategori Saintek dan Soshum.
Langkah ini diambil sebagai hasil evaluasi mendalam terhadap pelaksanaan seleksi tahun-tahun sebelumnya agar proses penerimaan mahasiswa baru berjalan lebih adil.
Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok selaku Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026 mengungkapkan bahwa kebijakan ini merupakan jawaban atas aspirasi masyarakat.
Sebelumnya, muncul kekhawatiran bahwa siswa dengan latar belakang Saintek memiliki keuntungan lebih saat bersaing di program studi rumpun Soshum.
"Melalui pemisahan nilai ini, kami memastikan bahwa anggapan satu kelompok lebih diuntungkan tidak akan terjadi lagi di masa depan," ujar Eduart dalam konferensi pers, Senin (25/5/2026).
Ia juga menegaskan bahwa seluruh sistem telah diantisipasi dengan matang agar proses seleksi tetap terjaga integritas dan keadilannya bagi semua peserta.
Mengenal Lebih Dekat Subtes LBI
Tes Literasi dalam Bahasa Indonesia (LBI) bukan sekadar ujian kemampuan bahasa biasa, melainkan pengukuran mendalam terhadap daya nalar peserta melalui teks.
Peserta ditantang untuk mampu menemukan, memahami, menilai, hingga merefleksikan berbagai informasi yang terkandung di dalam teks berbahasa Indonesia.
Rincian konteks materi yang diujikan dalam tes LBI meliputi poin-poin berikut:
- Konteks Saintek: Mencakup teks dengan topik khusus di bidang ilmu pengetahuan alam seperti Fisika, Kimia, dan Biologi.
- Konteks Soshum: Berfokus pada topik-topik sosial kemasyarakatan yang meliputi Ekonomi, Sejarah, hingga Sosiogeografi.
- Konteks Personal: Berisi materi teks yang bersifat personal, salah satunya berkaitan dengan apresiasi terhadap karya sastra.
Materi yang disusun dalam tes ini telah disesuaikan dengan kurikulum serta bahan ajar yang berlaku di tingkat SMA atau sederajat.
Secara teknis, para pejuang PTN harus menyelesaikan sebanyak 30 butir soal dalam durasi pengerjaan yang tersedia selama 42,5 menit.
Ringkasan Format Tes Literasi Bahasa Indonesia
Berikut adalah detail durasi dan jumlah soal dalam subtes LBI pada UTBK SNBT 2026:
| Kategori Informasi | Detail Keterangan |
|---|---|
| Jumlah Soal | 30 Butir Soal |
| Durasi Pengerjaan | 42,5 Menit |
| Kategori Skor Sertifikat | Terpisah (Saintek & Soshum) |
| Cakupan Materi | Saintek, Soshum, dan Personal (Sastra) |
Tabel di atas merangkum bagaimana struktur tes LBI dirancang untuk menguji kedalaman pemahaman peserta terhadap berbagai disiplin ilmu melalui teks bahasa.
Dengan adanya pemisahan nilai ini, diharapkan setiap peserta mendapatkan penilaian yang lebih objektif sesuai dengan kompetensi di bidang masing-masing.
Bagi peserta yang belum berhasil di jalur SNBT, masih terdapat berbagai jalur mandiri dan alternatif lainnya untuk bisa menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri.