Skenario Nasib Persis: Jika Madura United Tekuk PSIM, Peluang Laskar Sambernyawa Musnah

Skenario Nasib Persis: Jika Madura United Tekuk PSIM, Peluang Laskar Sambernyawa Musnah
Foto: Ilustrasi Skenario Nasib Persis: Jika Madura United Tekuk PSIM, Peluang Laskar Sambernyawa Musnah.
Ukuran teks

Persaingan sengit di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, BRI Super League 2025/2026, kini memasuki fase yang sangat krusial bagi sejumlah tim. Nasib Persis Solo di kompetisi ini berada di ujung tanduk dan bisa saja berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan.

Kondisi tersebut sangat bergantung pada hasil pertandingan antara Madura United melawan PSIM Yogyakarta pada pekan ke-33 nanti. Duel panas ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (17/5/2026) mendatang.

Jika Madura United berhasil mengamankan poin penuh, koleksi angka tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab tersebut akan melonjak menjadi 35 poin. Tambahan poin ini memiliki dampak ganda yang sangat signifikan bagi konstelasi klasemen papan bawah.

Kemenangan tersebut otomatis akan memastikan tim besutan Achsanul Qosasih ini tetap bertahan di kasta tertinggi musim depan. Namun di sisi lain, hasil itu akan mendorong Laskar Sambernyawa jatuh ke jurang degradasi bersama Semen Padang dan PSBS Biak.

Skenario Sulit yang Dihadapi Persis Solo

Persis Solo saat ini memang berada dalam posisi yang sangat terjepit dan tidak menguntungkan. Meskipun tim asuhan Milomir Seslija mampu menyapu bersih kemenangan di sisa laga melawan Dewa United dan Persita Tangerang, hal itu belum tentu cukup.

Target maksimal 34 poin yang bisa diraih Persis Solo tidak akan mampu mengejar posisi aman yang saat ini ditempati PSM Makassar. Juku Eja diketahui sudah mengantongi jumlah poin yang sama dengan target maksimal Persis tersebut.

Bahkan, jika dalam skenario terburuk PSM Makassar menelan kekalahan dari Persib Bandung dan Madura United, posisi Persis tetap tidak aman. Hal ini disebabkan oleh aturan head-to-head yang tidak memihak kepada klub asal Solo tersebut.

Sepanjang musim ini, Persis Solo tercatat selalu kesulitan saat berhadapan dengan klub legendaris asal Makassar itu. Mereka dipaksa menyerah dengan skor tipis 3-4 saat bermain di Solo dan hanya sanggup meraih hasil imbang 1-1 ketika bertandang ke Parepare.

Peluang yang Terlewatkan Saat Menghadapi Bhayangkara FC

Madura United sebenarnya memiliki kesempatan emas untuk memastikan nasib Persis Solo lebih awal pada pekan ke-32 lalu. Sayangnya, Laskar Sapeh Kerrab gagal memanfaatkan momentum tersebut untuk mengunci kemenangan saat bersua Bhayangkara FC.

Pada laga yang digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Senin (11/5/2026), Madura United tidak mampu mempertahankan keunggulan mereka. Lulinha dan kawan-kawan harus menerima kenyataan pahit terkena comeback dari tim lawan.

Pertandingan tersebut awalnya berjalan manis bagi Madura United lewat gol cepat Jordy Wehrmann pada menit keempat. Namun, dominasi mereka mulai runtuh di babak kedua setelah Bhayangkara FC meningkatkan intensitas serangan mereka.

Ryo Matsumura menjadi aktor pembuka kebangkitan The Guardians of Saburai lewat gol penyeimbangnya pada menit ke-62. Setelah itu, lini pertahanan Madura United kian rapuh dan kebobolan dua gol tambahan dari Henry Dumbia dan Moussa Sidibe.

Daftar pencetak gol yang menggagalkan kemenangan Madura United :

  • Jordy Wehrmann (Madura United - Menit ke-4)
  • Ryo Matsumura (Bhayangkara FC - Menit ke-62)
  • Henry Dumbia (Bhayangkara FC - Menit ke-65)
  • Moussa Sidibe (Bhayangkara FC - Menit ke-86)

Kekalahan 1-3 tersebut membuat Madura United harus menunda ambisi mereka untuk mengunci posisi aman di klasemen. Kini, beban berat untuk meraih poin penuh berpindah ke pertandingan krusial melawan PSIM Yogyakarta di pekan selanjutnya.

Tantangan Besar Menaklukkan PSIM di Bantul

Menumbangkan PSIM Yogyakarta di hadapan pendukungnya sendiri tentu bukan perkara yang mudah bagi Madura United. Laskar Mataram saat ini sedang memiliki motivasi tinggi setelah berhasil mengakhiri tren negatif mereka di beberapa laga sebelumnya.

Kepercayaan diri anak asuh Jean-Paul van Gastel sedang melambung usai menundukkan Malut United dengan skor 0-2. Kemenangan tersebut memutus rantai hasil buruk PSIM yang tidak pernah menang dalam empat pertandingan beruntun.

Pelatih Madura United, Rakhmat Basuki, harus mempersiapkan strategi matang untuk menghadapi kebangkitan tuan rumah. Selain urusan teknis, faktor emosional hubungan antara PSIM dan Persis juga menjadi variabel yang patut diwaspadai.

Ada ikatan primordial yang kuat antara PSIM Yogyakarta dan Persis Solo yang mungkin saja memengaruhi jalannya pertandingan. Jika PSIM memilih untuk bersikap netral, maka pertarungan di lapangan dipastikan akan berjalan sangat sengit bagi kedua tim.

Ze Valente dan rekan-rekannya diharapkan tampil profesional untuk menjaga integritas kompetisi. Dengan begitu, Madura United dan Persis Solo harus berjuang keras menentukan nasib mereka sendiri di sisa musim BRI Super League ini.

Jadwal pertandingan krusial penentu nasib tim :

Pertandingan Lokasi Waktu Pertandingan
PSIM Yogyakarta vs Madura United Stadion Sultan Agung, Bantul Minggu, 17 Mei 2026
Persis Solo vs Dewa United Stadion Manahan, Solo Sesuai Jadwal Pekan 33
Persita Tangerang vs Persis Solo Stadion Indomilk Arena Sesuai Jadwal Pekan 34

Data pertandingan di atas menunjukkan betapa padat dan menentukan pekan-pekan terakhir bagi tim yang sedang berjuang menghindari degradasi. Setiap poin yang diraih akan sangat berharga untuk menentukan eksistensi mereka di kasta tertinggi musim depan.

Artikel terkait

Rekomendasi