Siap Meluncur, Daihatsu Rocky Hybrid Bakal Dirakit di Malaysia Tahun 2026: Resmi!

Siap Meluncur, Daihatsu Rocky Hybrid Bakal Dirakit di Malaysia Tahun 2026: Resmi!
Foto: Siap Meluncur, Daihatsu Rocky Hybrid Bakal Dirakit di Malaysia Tahun 2026: Resmi!. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Perodua secara resmi mengumumkan rencana untuk memproduksi mobil Ativa Hybrid secara lokal di Malaysia dalam waktu dekat. Langkah strategis ini bertujuan untuk mempercepat pengembangan teknologi kendaraan ramah lingkungan di kawasan Asia Tenggara.

Kepastian mengenai produksi lokal ini membuka peluang baru bagi pasar otomotif di Indonesia, terutama untuk model kembarannya, Daihatsu Rocky Hybrid. Ada kemungkinan PT Astra Daihatsu Motor akan mengalihkan sumber impor unit tersebut dari Jepang ke Malaysia demi efisiensi.

Rencana Strategis Perodua dan Dukungan Dana Global

CEO Perodua, Datuk Seri Zainal Abidin Ahmad, menyatakan bahwa pihaknya saat ini sedang mematangkan berbagai aspek operasional dan bisnis. Hal ini mencakup penentuan jadwal produksi massal hingga penetapan harga jual untuk konsumen di Malaysia.

"Kami akan segera memberikan pengumuman resmi setelah semua persiapan selesai. Pastinya, model Ativa Hybrid ini akan diproduksi di dalam negeri," ujar Zainal pada Rabu (20/5/2026).

Proyek ambisius ini didukung oleh suntikan dana besar dari Global South Fund senilai 1,5 miliar yen atau setara dengan Rp166 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk memperkuat infrastruktur dan teknologi hybrid Jepang di fasilitas produksi Malaysia.

Peluang Efisiensi untuk Daihatsu Indonesia

Saat ini, unit Daihatsu Rocky Hybrid yang dipasarkan di Indonesia sejak Juli 2025 masih didatangkan langsung dari Jepang. Mobil tersebut dibanderol dengan kisaran harga Rp299,8 juta untuk pasar domestik.

Jika produksi di Malaysia sudah berjalan, Daihatsu Indonesia memiliki opsi logistik yang jauh lebih terjangkau dibandingkan pengiriman dari negara asalnya. Pola ini sebelumnya sudah diterapkan pada model Daihatsu Sirion yang juga didatangkan dari Malaysia.

Berikut adalah ringkasan spesifikasi teknologi yang diusung oleh kendaraan tersebut:

  • Sistem Hybrid: Menggunakan jenis range extender yang unik dan efisien.
  • Fungsi Mesin: Mesin 1.200 cc 3-silinder hanya bertugas sebagai generator pengisi daya baterai.
  • Penggerak Roda: Sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik tanpa intervensi langsung dari mesin bensin.
  • Performa Motor Listrik: Mampu menghasilkan tenaga maksimal 106 PS dan torsi mencapai 170 Nm.

Teknologi ini memungkinkan pengemudi merasakan sensasi berkendara layaknya mobil listrik murni (EV) yang responsif dan halus. Pengguna juga tidak perlu merasa khawatir mengenai ketersediaan infrastruktur pengisian daya (charging station) karena baterai terisi secara otomatis.

Kehadiran basis produksi di Malaysia diharapkan dapat meningkatkan daya saing mobil ramah lingkungan di pasar otomotif nasional. Hal ini sekaligus memperkuat posisi Daihatsu dalam persaingan kendaraan elektrifikasi yang semakin kompetitif.

Artikel terkait

Rekomendasi