Petarung MMA asal Indonesia, Yudi Cahyadi, tengah melakukan persiapan intensif menjelang laga Road to UFC melawan Xie Bin di Macau pada Kamis (28/5). Dalam proses persiapannya, Yudi mengaku membedah gaya bertarung Jeka Saragih untuk memetik pelajaran berharga.
Langkah ini diambil karena Jeka Saragih merupakan pionir petarung Indonesia yang berhasil menembus panggung UFC melalui jalur Road to UFC. Yudi kini sedang menapaki jalan yang sama dan ingin belajar dari keberhasilan maupun kegagalan rekannya tersebut.
Melalui sesi konferensi pers virtual pada Rabu (20/5), Yudi menjelaskan bahwa ia mencermati setiap aspek performa Jeka. Ia sangat mengagumi catatan kemenangan KO yang diraih Jeka sebagai referensi positif untuk penampilannya nanti.
Evaluasi Teknik dan Pertarungan Bawah
Yudi memberikan perhatian khusus pada kelemahan Jeka dalam pertarungan bawah atau ground fighting. Hal ini merujuk pada kekalahan Jeka melalui teknik submission saat berhadapan dengan Westin Wilson beberapa waktu lalu.
Menurut pandangan Yudi, aspek pertahanan dan serangan di lantai menjadi poin krusial yang harus ditingkatkan oleh seluruh petarung Indonesia. Strategi bertarung di bawah harus lebih bervariasi agar peluang meraih kemenangan di octagon semakin terbuka lebar.
Fokus perbaikan yang menjadi catatan Yudi Cahyadi meliputi:
- Mempertajam kemampuan teknik kuncian dan pertahanan saat posisi jatuh ke lantai.
- Memperdalam teknik boxing dan menjaga posisi tangan tetap tinggi untuk perlindungan wajah.
- Meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan mendadak atau lucky blow dari lawan.
- Menerapkan gaya bertarung yang lebih aman namun tetap agresif dalam menyerang.
Meski menjadikan Jeka sebagai referensi, Yudi mengungkapkan bahwa dirinya belum sempat menjalin komunikasi langsung dengan sang petarung asal Simalungun tersebut. Fokusnya saat ini sepenuhnya tercurah pada analisis teknis secara mandiri.
Peluang Kontrak Langsung dari UFC
Ada hal menarik dalam perjalanan Yudi kali ini dibandingkan dengan perjuangan yang dilalui Jeka Saragih sebelumnya. Yudi mengklaim bahwa dirinya memiliki peluang untuk mengamankan kontrak UFC dengan jalur yang lebih singkat.
Berbeda dengan Jeka yang harus melewati tiga rangkaian pertandingan, Yudi mendapat informasi bahwa satu kemenangan saja sudah cukup baginya. Namun, kemenangan tersebut tidak bisa diraih dengan cara yang biasa-biasa saja.
Syarat utama untuk mendapatkan kontrak UFC melalui jalur cepat adalah sebagai berikut:
| Kriteria | Detail Persyaratan |
|---|---|
| Jumlah Kemenangan | Cukup memenangkan 1 laga dalam Road to UFC. |
| Kualitas Performa | Wajib menang secara spektakuler (KO atau teknik mengesankan). |
| Tujuan Akhir | Menarik perhatian Dana White selaku bos besar UFC. |
Target utama Yudi adalah menyajikan aksi yang membuat Dana White terkesan agar tiket menuju kompetisi MMA paling bergengsi di dunia itu segera berada di tangannya. Ia optimistis teknik yang dipersiapkannya mampu memberikan hasil yang memuaskan.
Dengan persiapan matang dan evaluasi mendalam terhadap pola permainan lawan maupun rekan senegara, Yudi Cahyadi berharap bisa mengharumkan nama Indonesia. Pertarungan di Macau nanti akan menjadi penentu masa depan karier internasionalnya.