Antonio Conte secara resmi mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan kursi kepelatihan Napoli. Langkah ini diambil tepat setelah ia berhasil membawa Partenopei mengakhiri musim Liga Italia 2025/2026 di posisi kedua.
Kemenangan tipis 1-0 atas Udinese di Stadion Maradona menjadi laga penutup yang manis bagi Conte bersama Napoli. Selama masa jabatannya, pelatih kawakan ini berhasil mengumpulkan total 76 poin di klasemen akhir Serie A.
Napoli finis dengan selisih 11 angka dari sang juara, Inter Milan, namun tetap unggul tiga poin dari AS Roma di posisi ketiga. Pencapaian ini menegaskan dominasi Conte yang telah memberikan stabilitas signifikan bagi klub selama beberapa musim terakhir.
Statistik dan Prestasi Conte di Napoli
Sejak mulai menukangi Napoli pada musim 2024/2025, Antonio Conte telah mencatatkan rekam jejak yang cukup impresif di kancah domestik. Kehadirannya memberikan dampak instan bagi performa klub di lapangan hijau.
Berikut adalah rangkuman performa Antonio Conte selama memimpin Napoli dalam 91 pertandingan:
- Jumlah Kemenangan: Berhasil mengamankan 54 kemenangan dalam berbagai kompetisi.
- Hasil Imbang: Mencatat hasil seri sebanyak 19 kali pertandingan.
- Jumlah Kekalahan: Hanya menelan 18 kali kekalahan selama masa kepemimpinannya.
- Gelar Juara: Mempersembahkan trofi Scudetto dan Piala Super Italia untuk lemari piala klub.
Data tersebut menunjukkan efektivitas strategi Conte dalam membangun tim yang kompetitif di papan atas Liga Italia. Meski kontraknya baru berakhir pada 2027, ia memilih untuk mengakhiri kerja sama satu tahun lebih awal.
Alasan di Balik Keputusan Hengkang
Conte mengungkapkan bahwa niat untuk pergi sudah disampaikan kepada presiden klub sejak satu bulan lalu. Ia merasa perjalanannya di Naples telah mencapai titik akhir dan membutuhkan tantangan baru.
Pelatih asal Italia ini menegaskan bahwa ia bukan sosok yang bisa bertahan dalam situasi yang stagnan atau biasa-biasa saja. Ia menyiratkan adanya dinamika internal yang cukup berat untuk dihadapi sepanjang musim terakhirnya.
Hubungan antara pemain lama dan pemain baru yang datang pada bursa transfer Januari disebut menjadi salah satu faktor kesulitan. Conte merasa gagal dalam menyatukan seluruh elemen tim ke dalam satu visi yang harmonis.
Ia juga menyebut adanya atmosfer negatif atau "racun" di lingkungan sekitar yang membuatnya tidak nyaman. Kendati demikian, ia tetap memberikan apresiasi tinggi kepada presiden klub dan para suporter atas dukungan mereka.
Masa Depan dan Rumor Timnas Italia
Setelah pengumuman hengkang ini, banyak spekulasi yang menghubungkan Conte dengan kursi pelatih Timnas Italia. Posisi tersebut saat ini sedang kosong setelah Gennaro Gattuso memutuskan mundur secara mendadak.
Kegagalan Italia menembus putaran final Piala Dunia 2026 membuat publik menginginkan sosok berpengalaman seperti Conte kembali memimpin Gli Azzurri. Namun, eks pelatih Juventus itu dengan cepat membantah rumor yang beredar tersebut.
Berikut adalah detail situasi terkini mengenai karier Antonio Conte selanjutnya:
| Kategori | Keterangan |
|---|---|
| Status Saat Ini | Tanpa Klub (Free Agent) |
| Rumor Timnas Italia | Dibantah, hanya sebatas spekulasi media |
| Rencana Terdekat | Mempertimbangkan untuk mengambil waktu istirahat (hiatus) |
| Target Karier | Belum menentukan pelabuhan baru untuk musim depan |
Conte menegaskan bahwa pembicaraan mengenai Timnas Italia hanyalah rumor belaka tanpa dasar yang kuat. Hingga saat ini, ia belum mengetahui secara pasti ke mana langkah selanjutnya akan tertuju.
Ada kemungkinan besar sang pelatih akan mengambil masa istirahat sejenak dari hiruk-pikuk dunia sepak bola. Ia ingin menenangkan diri sebelum kembali terjun ke pinggir lapangan untuk melatih klub atau tim nasional lainnya.