Kabar burung mengenai kelanjutan seri God of War akhirnya mendapatkan titik terang. Sony bersama Santa Monica Studio secara resmi mengumumkan judul terbaru mereka yang berfokus pada sosok istri Kratos.
Melalui ajang State of Play yang digelar pada Juni 2026, pengembang memperkenalkan God of War Laufey. Pengumuman ini sekaligus mengonfirmasi rumor lama bahwa Faye akan mengambil peran sebagai protagonis utama.
Faye Kembali Sebagai Protagonis di Dunia Everywhen
Dalam presentasi State of Play tersebut, sebuah cuplikan video memperlihatkan detail alur cerita dan mekanisme permainan. Pemain akan mengendalikan Faye, karakter yang sebelumnya diketahui telah wafat dalam lini masa God of War versi 2018.
Cerita dimulai sesaat setelah kematian Faye, di mana ia tiba-tiba terbangun di sebuah wilayah misterius bernama Everywhen. Tempat ini digambarkan sebagai dunia persinggahan terakhir atau akhirat khusus bagi para kaum dewa.
Aktor dan pengisi suara yang terlibat dalam proyek terbaru ini antara lain:
- Deborah Ann Woll: Kembali memerankan karakter Faye setelah sebelumnya tampil di God of War Ragnarok.
- Jack Quaid: Mengisi suara karakter baru bernama Phranque yang merupakan makhluk berbentuk slime kubus.
- Perlina Lau: Berperan sebagai Rue, entitas pedang dengan tiga pita yang menjadi senjata utama Faye.
Informasi mengenai pengisi suara ini memperkuat kualitas narasi yang ingin dibangun oleh Santa Monica Studio. Kehadiran aktor ternama diharapkan mampu menghidupkan emosi dalam perjalanan spiritual Faye di Everywhen.
Pertemuan dengan Dewa-Dewi Lintas Mitologi
Perjalanan Faye di Everywhen membawanya bertemu dengan berbagai faksi dewa dari kebudayaan di luar Yunani dan Nordik. Dalam cuplikan awal, terlihat penampakan dewi Sekhmet serta sosok dewa Begtse yang menantang keberadaan Faye.
Di dunia asing ini pula, Faye menemukan senjata unik berupa pedang bernama Rue yang dilengkapi dengan tiga pita panjang. Selain itu, ia juga akan ditemani oleh Phranque, sebuah makhluk berbentuk slime yang siap membantu dalam petualangannya.
Kembalinya Mekanisme Pertarungan Klasik
Satu hal yang paling mencolok dari cuplikan permainan ini adalah gaya bertarungnya yang sangat dinamis. God of War Laufey membawa kembali fitur Air Combo yang sangat populer di era trilogi orisinal Kratos.
Faye mampu melancarkan serangan akrobatik di udara dengan memanfaatkan pita pada senjatanya untuk menarik musuh. Gaya bertarung yang cepat ini mengingatkan penggemar pada aksi brutal Kratos saat masih berada di era mitologi Yunani.
Berikut adalah rangkuman fitur gameplay yang akan hadir dalam God of War Laufey:
| Fitur Utama | Penjelasan Singkat |
|---|---|
| Air Combo | Sistem pertarungan udara yang memungkinkan kombo tanpa henti di langit. |
| Soul Magic | Sihir khusus yang mampu memisahkan jiwa musuh dari tubuh fisiknya. |
| Support Character | Phranque dapat memberikan serangan bantuan otomatis selama pertempuran. |
| Ribbon Mechanic | Penggunaan pita senjata untuk mobilitas dan menarik lawan dari jarak jauh. |
Kombinasi antara kekuatan fisik dan sihir ini memberikan nuansa baru dalam seri God of War. Pemain tidak hanya mengandalkan kekuatan murni, tetapi juga strategi dalam memanipulasi jiwa lawan untuk memenangkan pertarungan.
Estimasi Jadwal Rilis
Meski sudah mendapatkan trailer perdana, status pengembangan God of War Laufey saat ini masih berada dalam tahap pengerjaan intensif. Pihak Sony belum memberikan tanggal peluncuran yang pasti bagi para penggemar.
Namun, banyak pengamat industri memperkirakan gim ini baru akan tersedia di pasaran paling cepat pada tahun 2027 mendatang. Penggemar diharapkan bersabar menanti kabar terbaru dari Santa Monica Studio mengenai perkembangan proyek ambisius ini.