PSM Makassar Jadi Ancaman Nyata Persib Bandung, Ulangi Memori Patahkan Rekor Lawan

PSM Makassar Jadi Ancaman Nyata Persib Bandung, Ulangi Memori Patahkan Rekor Lawan
Foto: Ilustrasi PSM Makassar Jadi Ancaman Nyata Persib Bandung, Ulangi Memori Patahkan Rekor Lawan.
Ukuran teks

Persib Bandung saat ini berada di ambang pencapaian sejarah baru dalam kompetisi BRI Super League musim 2025/2026. Setelah berhasil mengamankan gelar juara secara beruntun pada dua musim sebelumnya, klub berjuluk Maung Bandung tersebut kini mengincar gelar ketiga atau hattrick juara.

Target ambisius ini sebenarnya sudah dicanangkan sejak kompetisi musim ini baru saja dimulai. Petinggi Persib Bandung, Umuh Muchtar, secara terbuka menyatakan bahwa timnya harus mampu mencetak rekor dengan meraih tiga trofi liga secara berturut-turut.

Namun, perjuangan Persib untuk mewujudkan mimpi besar tersebut ternyata menghadapi tantangan yang sangat berat di lapangan. Hampir semua kontestan liga tampil dengan motivasi ganda dan semangat juang ekstra setiap kali berhadapan dengan skuad asuhan Bojan Hodak.

Walaupun sering menjadi sasaran utama lawan, Persib tetap menunjukkan konsistensinya dengan menduduki puncak klasemen hingga pekan ke-32. Saat ini, mereka telah mengumpulkan 75 poin, angka yang sama dengan perolehan poin milik Borneo FC Samarinda di posisi kedua.

Persib Bandung masih berhak menempati posisi teratas klasemen karena keunggulan dalam catatan pertemuan atau head-to-head dengan Borneo FC. Persaingan sengit ini membuat setiap poin di sisa laga menjadi sangat krusial bagi kedua tim dalam menentukan gelar juara.

Ujian Berat di Markas Juku Eja

Ketegangan dalam perebutan takhta juara diprediksi akan mencapai puncaknya pada pekan ke-33 yang dijadwalkan berlangsung hari Minggu (17/5/2026). Persib harus menjalani partai tandang yang sulit ke markas PSM Makassar di Stadion Gelora B. J. Habibie.

Di waktu yang hampir bersamaan, Borneo FC juga akan melakoni laga tandang melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini. Meski kedua laga ini tergolong berat, tekanan mental tampaknya lebih membebani kubu Maung Bandung dalam lawatan kali ini.

Selain harus bermain di bawah tekanan suporter tuan rumah, Persib juga terpaksa tidak didampingi oleh pelatih Bojan Hodak di tepi lapangan. Pelatih berkebangsaan Kroasia tersebut terkena sanksi larangan mendampingi tim akibat akumulasi kartu kuning yang diterimanya.

Absennya sang juru taktik utama di pinggir lapangan dikhawatirkan dapat memengaruhi stabilitas strategi dan mentalitas pemain. Situasi ini menjadi tantangan besar mengingat laga melawan PSM memiliki nilai yang sangat krusial bagi langkah juara mereka.

Motivasi PSM Makassar Menghindari Degradasi

Pertandingan ini menjadi semakin pelik karena PSM Makassar tidak akan memberikan perlawanan yang mudah bagi sang pemuncak klasemen. Tim berjuluk Juku Eja tersebut sedang berjuang keras untuk menjauh dari ancaman turun kasta ke liga bawah.

Hingga saat ini, Yuran Fernandes dan rekan-rekannya masih tertahan di peringkat ke-14 dengan total raihan 34 poin. Posisi tersebut memang berada di luar zona merah, namun secara matematis belum aman untuk memastikan tiket bertahan di kasta tertinggi.

PSM Makassar setidaknya harus mencuri minimal satu poin lagi guna memastikan posisi mereka aman dari kejaran tim di bawahnya. Mereka tentu tidak ingin menyusul nasib Semen Padang dan PSBS Biak yang posisinya sudah sangat terancam untuk terdegradasi.

Kondisi mendesak ini membuat para penggawa PSM dipastikan akan bermain mati-matian saat menjamu Persib Bandung di Parepare. Motivasi untuk bertahan di liga menjadi senjata utama mereka dalam menghadapi ambisi besar sang tamu yang ingin menjadi juara.

Catatan Sejarah PSM Sebagai Penjegal Hattrick Juara

Persib Bandung perlu menaruh kewaspadaan tinggi mengingat PSM Makassar memiliki sejarah kelam bagi tim yang mengejar rekor juara. Catatan sejarah mencatat bahwa Juku Eja pernah menjadi mimpi buruk bagi ambisi besar klub lain di masa lalu.

Poin penting mengenai kegagalan Bali United di tangan PSM Makassar:

  • Bali United datang sebagai juara bertahan dua musim berturut-turut pada musim 2018/2019 dan 2021/2022.
  • Pada musim 2022/2023, Bali United memiliki misi kuat untuk mencetak sejarah hattrick juara pertama di Indonesia.
  • PSM Makassar justru tampil sebagai kejutan besar dan berhasil merebut gelar juara pada musim tersebut.
  • Kemenangan PSM secara otomatis mengubur harapan Bali United untuk meraih gelar liga ketiga mereka secara beruntun.

Informasi sejarah di atas menunjukkan bahwa PSM Makassar memiliki mentalitas yang kuat saat berhadapan dengan tim besar berstatus juara. Pengalaman tersebut menjadi peringatan nyata bagi Persib Bandung agar tidak menganggap remeh lawan mereka di sisa kompetisi.

Persaingan Ketat di Papan Atas

Kini, skenario yang hampir serupa kembali berulang di kancah sepak bola Indonesia dengan Persib sebagai aktor utamanya. Persib datang dengan misi mencetak sejarah tiga gelar, sementara PSM berada di posisi strategis untuk menjadi pengganggu mimpi tersebut.

Berikut adalah ringkasan situasi dua tim teratas saat ini:

Posisi Klub Poin Keterangan Head-to-Head
1 Persib Bandung 75 Unggul atas Borneo FC
2 Borneo FC 75 Kalah atas Persib Bandung

Tabel tersebut menunjukkan betapa tipisnya jarak persaingan yang terjadi antara Persib Bandung dan pesaing terdekatnya dalam perebutan gelar. Setiap kesalahan kecil dalam pertandingan melawan PSM Makassar bisa berdampak fatal bagi nasib Maung Bandung di akhir musim.

Pertanyaan besarnya adalah apakah PSM Makassar mampu kembali menjadi penjegal tim yang tengah berupaya mencetak sejarah hattrick juara? Atau justru Persib Bandung yang sanggup melewati ujian berat di Parepare untuk menyempurnakan ambisi besar mereka?

Seluruh mata pecinta sepak bola nasional kini tertuju pada laga krusial tersebut untuk melihat siapa yang akan keluar sebagai pemenang. Duel ini bukan sekadar perebutan poin, melainkan pertaruhan harga diri bagi kedua tim yang memiliki misi berbeda di liga.

Artikel terkait

Rekomendasi