PSG Juara Liga Champions Berujung Ricuh, 780 Orang Ditangkap di Prancis: Terbaru 2026

PSG Juara Liga Champions Berujung Ricuh, 780 Orang Ditangkap di Prancis: Terbaru 2026
Foto: PSG Juara Liga Champions Berujung Ricuh, 780 Orang Ditangkap di Prancis: Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Kemenangan gemilang Paris Saint-Germain (PSG) dalam mempertahankan gelar Liga Champions 2025/2026 harus ternoda oleh aksi anarkis di berbagai wilayah Prancis. Perayaan yang semula direncanakan sebagai pesta kemenangan justru berubah menjadi gelombang kerusuhan besar yang melanda ibu kota Paris dan sekitarnya.

Pihak kepolisian Prancis melaporkan bahwa sebanyak 780 orang ditangkap akibat keterlibatan mereka dalam aksi kriminal di tengah keramaian suporter. Insiden ini terjadi sesaat setelah Les Parisiens sukses menumbangkan Arsenal pada laga final yang digelar di Budapest, Hongaria.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, menyampaikan rincian mengenai penegakan hukum yang dilakukan pasca-pertandingan tersebut. Dari total ratusan orang yang diamankan, sebanyak 480 penangkapan terjadi secara khusus di wilayah Paris.

Hingga saat ini, sebanyak 457 orang di antaranya telah resmi ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Tindakan tegas ini diambil setelah massa melakukan berbagai aksi yang membahayakan ketertiban umum dan merusak fasilitas kota.

Kekecewaan Presiden Prancis Atas Kericuhan Supporter

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, secara terbuka menyatakan kecaman kerasnya terhadap insiden yang mencoreng wajah sepak bola nasional tersebut. Menurutnya, pemandangan kekerasan yang terjadi di jalanan Paris merupakan tindakan yang sama sekali tidak bisa diterima oleh logika apa pun.

Macron menegaskan bahwa perilaku anarkis tersebut sangat jauh dari nilai-nilai sportifitas yang seharusnya dijunjung dalam dunia olahraga. Ia memastikan pemerintah akan bertindak tegas tanpa kompromi terhadap siapa pun yang terbukti melakukan pengrusakan.

Kemenangan PSG atas Arsenal sendiri diraih melalui pertarungan sengit yang harus diselesaikan lewat drama adu penalti. Skuat asuhan Luis Enrique sempat tertinggal lebih dulu dari The Gunners sebelum akhirnya berhasil menyamakan kedudukan di waktu normal.

Kegagalan bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, dalam mengeksekusi tendangan penalti menjadi momen kunci yang memastikan trofi "Si Kuping Besar" kembali ke Paris. Keberhasilan ini membuat raksasa Prancis tersebut mencatatkan sejarah dengan meraih gelar Liga Champions secara beruntun.

Rincian data penangkapan dan dampak kerusuhan yang terjadi di Prancis :

  • Total orang yang ditangkap aparat keamanan mencapai 780 orang.
  • Sebanyak 457 orang dari total penangkapan resmi menjalani masa penahanan hukum.
  • Terdapat 57 personel kepolisian dan gendarmerie yang dilaporkan mengalami luka-luka.
  • Terjadi kenaikan jumlah angka penangkapan sebesar 32 persen dibandingkan perayaan tahun sebelumnya.
  • Setidaknya terdapat empat upaya pemblokiran jalan lingkar utama Boulevard Peripherique yang berhasil digagalkan polisi.

Data di atas menunjukkan betapa masifnya eskalasi kerusuhan yang terjadi jika dibandingkan dengan momen juara tahun lalu. Meski mayoritas petugas keamanan hanya mengalami luka ringan, pihak kementerian tetap memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi mereka dalam mengendalikan situasi yang sangat mencekam.

Kronologi Kerusuhan di Jalanan Paris

Ribuan pendukung PSG awalnya memadati jalan-jalan utama di Paris dengan membawa atribut klub, bendera, serta menyalakan suar. Namun, suasana perayaan yang meriah tersebut dengan cepat berubah menjadi aksi vandalisme di beberapa titik lokasi strategis.

Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez menyebutkan bahwa kepolisian harus bekerja ekstra keras karena massa mencoba menutup Boulevard Peripherique. Jalan lingkar tersebut merupakan akses vital di Paris yang jika tertutup akan melumpuhkan total aktivitas transportasi kota.

Beruntung, respons cepat dari pihak kepolisian berhasil membubarkan upaya pemblokiran tersebut sebelum dampak yang lebih luas terjadi. Pihak berwenang menggunakan langkah-langkah terukur untuk memukul mundur perusuh yang mulai melakukan pembakaran kendaraan dan fasilitas umum.

Perbandingan penangkapan antara babak semifinal dan final Liga Champions 2026 :

Kategori Data Babak Semifinal Babak Final
Jumlah Penangkapan 127 Orang 780 Orang
Petugas yang Terluka 23 Personel 57 Personel
Lokasi Utama Paris (Pasca Laga di Munchen) Paris dan Sekitarnya
Kenaikan Insiden - Meningkat 32% dari tahun lalu

Tabel ini menggambarkan lonjakan drastis angka kriminalitas yang terjadi seiring dengan semakin tingginya gengsi pertandingan. Kericuhan ternyata tidak hanya terjadi di Prancis, karena pihak kepolisian Hongaria juga melakukan penangkapan di Budapest akibat bentrokan antarsuporter sebelum laga dimulai.

Jalannya Pertandingan Final yang Dramatis

Di dalam lapangan, pertandingan final yang berlangsung di Puskas Arena sebenarnya menyuguhkan tontonan sepak bola kelas dunia. Arsenal memulai laga dengan sangat meyakinkan melalui gol cepat Kai Havertz saat pertandingan baru berjalan lima menit.

PSG baru bisa membalas pada menit ke-64 melalui tendangan penalti Ousmane Dembele setelah terjadi pelanggaran terhadap Khvicha Kvaratskhelia. Skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir dan tidak berubah selama babak tambahan waktu 2x15 menit.

Dalam drama adu penalti, keberuntungan tidak berpihak pada wakil Inggris setelah Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes gagal mencetak gol. Kemenangan ini memicu euforia luar biasa bagi publik Paris, meski sayangnya dirayakan dengan cara yang keliru oleh sebagian oknum pendukung.

Gelandang Arsenal, Declan Rice, menyampaikan rasa kecewanya namun menegaskan bahwa timnya akan segera bangkit dari kegagalan menyakitkan ini. Sementara itu, Arsenal tetap melaksanakan parade juara Liga Inggris di London dengan pengamanan ketat dari 500 personel kepolisian guna menghindari kejadian serupa seperti di Paris.

Artikel terkait

Rekomendasi