Kedatangan Massimiliano Allegri sebagai nakhoda baru Napoli diprediksi bakal membawa angin segar sekaligus perubahan taktik yang signifikan bagi tim. Sejumlah media ternama di Italia melaporkan bahwa pelatih berusia 58 tahun tersebut berencana meninggalkan skema permainan yang lama.
Allegri kabarnya akan menanggalkan sistem 3-4-2-1 yang sempat menjadi andalan Napoli hingga akhir musim lalu. Sebagai gantinya, mantan pelatih Juventus tersebut ingin mengembalikan formasi klasik 4-3-3 untuk memperkuat daya saing tim di kompetisi mendatang.
Keputusan ini juga membawa dampak positif bagi beberapa pemain, termasuk Scott McTominay. Gelandang asal Skotlandia tersebut diproyeksikan akan kembali menempati peran favorit yang pernah membuatnya tampil sangat impresif pada musim debutnya bersama Partenopei.
Allegri sendiri disebut bakal segera menandatangani kontrak berdurasi dua tahun di Naples. Penunjukan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan kursi kepelatihan setelah Napoli berpisah dengan Antonio Conte.
Menurut laporan dari Corriere dello Sport, La Gazzetta dello Sport, dan Sky Sport Italia, Allegri ingin membangun fondasi tim dengan mengandalkan empat pemain bertahan. Strategi ini dianggap lebih sesuai dengan filosofi kepelatihan jangka panjangnya.
Meskipun ia sempat menerapkan skema tiga bek saat menukangi AC Milan pada musim 2025/2026, rekam jejak kariernya membuktikan bahwa Allegri lebih dominan menggunakan formasi empat bek sejajar. Hal ini diharapkan bisa memberikan stabilitas lebih pada lini belakang Napoli.
Sementara itu, kabar dari kancah domestik lain juga muncul dari mantan kiper sekaligus eks pelatih kiper Persib Bandung, Gatot Prasetyo. Ia menyampaikan rasa bangganya terhadap pencapaian Persib Bandung di ajang BRI Super League musim 2025/2026.
Gatot menilai komposisi skuad Persib musim ini sangat mewah dan memiliki kualitas yang merata di setiap lini. Pencapaian ini menjadi catatan manis bagi perjalanan klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut di level tertinggi sepak bola Indonesia.
Strategi di Sektor Tengah dan Depan
Fokus beralih kembali ke Napoli, di mana sektor ujung tombak kemungkinan besar akan dipercayakan kepada Rasmus Hojlund. Penyerang muda ini diperkirakan bakal menjadi pilihan utama Allegri untuk mengisi posisi penyerang tengah dalam skema 4-3-3.
Namun, Napoli tidak perlu khawatir soal kedalaman skuad di lini depan karena memiliki banyak opsi. Lorenzo Lucca telah kembali ke tim setelah masa peminjamannya di Nottingham Forest berakhir dan siap bersaing memperebutkan tempat.
Selain Lucca, nama besar seperti Romelu Lukaku juga disiapkan sebagai alternatif strategis bagi tim. Kehadiran para penyerang ini memberikan fleksibilitas bagi Allegri untuk menyesuaikan gaya menyerang berdasarkan karakteristik lawan yang dihadapi.
Beralih ke lini tengah, komposisi pemain inti tampaknya sudah mulai terlihat jelas. Nama-nama besar diprediksi akan mengisi slot utama untuk menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan.
Berikut adalah daftar pemain yang diproyeksikan menjadi pilar lini tengah Napoli di bawah asuhan Allegri:
- Stanislav Lobotka: Bertugas sebagai metronom yang mengatur ritme permainan dari posisi lebih dalam.
- Kevin De Bruyne: Menjadi motor serangan utama dengan kreativitas dan visi bermain yang luar biasa.
- Scott McTominay: Kembali memerankan gelandang box-to-box yang aktif bergerak di seluruh area lapangan.
Kombinasi ketiga pemain ini diharapkan mampu memberikan dominasi di lini tengah bagi Napoli. Pengalaman dan kualitas individu masing-masing pemain menjadi modal berharga bagi Allegri dalam mengarungi musim yang panjang.
Khusus untuk McTominay, peran box-to-box memungkinkannya untuk mengeksploitasi kemampuan fisik dan insting mencetak golnya. Pemain Timnas Skotlandia ini akan diberikan kebebasan untuk membantu pertahanan sekaligus muncul dari lini kedua menuju area penalti lawan.
Transformasi Peran Pemain dan Lini Pertahanan
Pada musim 2025/2026 yang lalu, Scott McTominay sebenarnya sempat mengalami beberapa kali rotasi posisi. Ia pernah ditempatkan sebagai gelandang sayap kiri untuk menciptakan ruang bagi Kevin De Bruyne yang beroperasi di sentral permainan.
Selain itu, pada bulan-bulan terakhir musim lalu, ia lebih sering berduet dengan Lobotka sebagai gelandang tengah yang lebih statis. Kini, di bawah kendali Allegri, ia akan kembali ke peran aslinya yang lebih dinamis.
Napoli juga masih memiliki opsi berkualitas lain dalam diri Frank Zambo Anguissa. Gelandang asal Kamerun ini memiliki karakter permainan yang dinilai sangat cocok dengan tipe pemain idaman Allegri yang kuat dan bertenaga.
Hanya saja, performa Anguissa sempat menurun di akhir musim lalu akibat cedera panjang yang menimpanya. Jika ia mampu kembali ke level kebugaran terbaiknya, persaingan di lini tengah Napoli akan semakin sengit dan kompetitif.
Untuk sektor pertahanan, Allegri dikabarkan sudah memiliki duet andalan di jantung pertahanan. Amir Rrahmani dan bek Timnas Italia, Alessandro Buongiorno, dijagokan menjadi pasangan utama sebagai benteng kokoh di depan kiper.
Ringkasan proyeksi perubahan taktikal Napoli era Allegri:
| Aspek Taktik | Sistem Lama (Conte) | Sistem Baru (Allegri) |
|---|---|---|
| Formasi Utama | 3-4-2-1 | 4-3-3 |
| Jumlah Bek | 3 Bek Tengah | 4 Bek Sejajar |
| Peran McTominay | Gelandang Statis/Sayap | Gelandang Box-to-Box |
| Fokus Utama | Transisi Cepat | Keseimbangan Lini |
Tabel di atas menunjukkan perubahan mendasar yang akan dilakukan Allegri demi meningkatkan performa tim secara keseluruhan. Perubahan ini diharapkan bisa mengembalikan identitas Napoli sebagai tim yang sulit dikalahkan.
Potensi Perubahan Selama Bursa Transfer
Walaupun rencana taktik sudah mulai tersusun, susunan pemain inti ini belum sepenuhnya bersifat final. Segala kemungkinan masih bisa terjadi seiring dengan dibukanya jendela bursa transfer musim panas mendatang.
Kehadiran pemain baru yang direkrut klub tentu akan memengaruhi dinamika persaingan di dalam skuad. Meski demikian, berbagai sumber di Italia meyakini bahwa formasi 4-3-3 akan tetap menjadi fondasi utama bagi Allegri.
Laporan dari Corriere dello Sport menyebutkan bahwa Napoli mungkin tidak akan terlalu jor-joran dalam membeli pemain baru. Aktivitas belanja pemain akan sangat bergantung pada apakah ada pemain pilar yang memutuskan untuk hengkang.
Allegri sendiri kabarnya ingin memberikan kesempatan bagi para pemain yang baru kembali dari masa peminjaman. Ia berencana melakukan evaluasi mendalam sebelum memutuskan untuk melepas atau mempertahankan mereka.
Dua pemain yang akan mendapatkan perhatian khusus adalah Lorenzo Lucca dan Noa Lang. Keduanya sempat kesulitan mendapatkan menit bermain yang konsisten di bawah asuhan Antonio Conte pada periode sebelumnya.
Kini, dengan gaya kepemimpinan Allegri yang berbeda, kedua pemain tersebut memiliki peluang besar untuk membuktikan kualitas mereka. Jika mampu tampil maksimal selama pramusim, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi bagian penting dari rencana besar sang pelatih.
Berikut adalah perkiraan susunan pemain (Starting XI) Napoli versi La Gazzetta dello Sport:
- Kiper: Milinkovic Savic
- Lini Belakang: Mathias Olivera, Amir Rrahmani, Alessandro Buongiorno, Giovanni Di Lorenzo
- Lini Tengah: Scott McTominay, Stanislav Lobotka, Kevin De Bruyne
- Lini Depan: Alisson Santos, Rasmus Hojlund, David Neres
Daftar pemain di atas mencerminkan ambisi Napoli untuk tetap bersaing di papan atas Serie A dan kompetisi Eropa. Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda, Napoli era Allegri diprediksi akan menjadi tim yang sangat menarik untuk dinantikan aksinya.