Inter Milan bersiap menutup laga kandang terakhir mereka di Serie A musim ini dengan suasana penuh suka cita. Sang juara Liga Italia tersebut akan menjamu Hellas Verona di Stadion Giuseppe Meazza pada Minggu (17/5/2026) pukul 20.00 WIB.
Skuad asuhan Cristian Chivu ini menatap pertandingan dengan kepercayaan diri yang sangat tinggi. Hal ini tidak lepas dari keberhasilan mereka mengamankan gelar ganda atau double winners di kompetisi domestik.
I Nerazzurri baru saja mengangkat trofi Coppa Italia setelah menundukkan Lazio di partai final pada tengah pekan lalu. Prestasi tersebut melengkapi kesuksesan mereka yang sudah lebih dulu mengunci gelar Scudetto berkat performa dominan sepanjang musim.
Catatan bersejarah ini membuat Inter Milan berhasil mengulang memori manis di bawah asuhan Jose Mourinho pada tahun 2010 silam. Menariknya, Cristian Chivu yang kini menjabat sebagai pelatih merupakan bagian dari skuad legendaris saat Inter meraih treble winners saat itu.
Performa tim biru-hitam ini memang sulit dibendung oleh lawan-lawannya dalam beberapa bulan terakhir. Mereka tercatat selalu mampu melesakkan minimal dua gol dalam delapan pertandingan terakhir di semua ajang yang mereka ikuti.
Hingga pekan ke-36 Serie A, Inter Milan telah mengoleksi 27 kemenangan yang sangat impresif. Mereka kini berambisi untuk terus menambah poin demi menyamai rekor kemenangan terbaik klub dalam satu musim kompetisi liga.
Dominasi Inter Milan atas Hellas Verona
Statistik menunjukkan bahwa Inter Milan memiliki rekor pertemuan yang sangat superior saat menjamu tim tamu. Tim tuan rumah tercatat selalu berhasil menyapu bersih kemenangan dalam delapan pertemuan terakhir melawan Verona di San Siro.
Secara keseluruhan, Hellas Verona bahkan tidak pernah merasakan kemenangan dalam 29 pertemuan terakhir mereka melawan Inter di kompetisi kasta tertinggi Italia. Kondisi ini menempatkan Verona dalam posisi yang sangat tidak diuntungkan menjelang laga akhir pekan nanti.
Nasib Hellas Verona saat ini berada di titik terendah dan sangat kontras dengan pencapaian gemilang Inter Milan. Klub berjuluk Gialloblu tersebut sudah dipastikan terdegradasi ke Serie B sejak akhir bulan lalu akibat performa yang merosot tajam.
Kehadiran pelatih interim, Paolo Sammarco, ternyata belum mampu membawa perubahan berarti bagi kebangkitan tim. Verona hanya sanggup memetik dua poin dari delapan pertandingan terakhir mereka dan cuma mampu mencetak dua gol saja.
Lini serang menjadi masalah kronis yang menghantui Verona sepanjang kampanye liga musim ini berjalan. Mereka tercatat gagal mencetak gol dalam 19 pertandingan Serie A dan terancam menyamai rekor buruk klub jika kembali buntu di laga ini.
Rotasi Pemain dan Perburuan Gelar Top Skor
Mengingat padatnya jadwal setelah final Coppa Italia, Cristian Chivu kemungkinan besar akan melakukan rotasi pemain di beberapa posisi. Namun, Lautaro Martinez diprediksi tetap akan turun sejak menit awal demi menjaga gengsi individu.
Sang kapten saat ini sedang berupaya keras untuk mengamankan sepatu emas atau gelar Capocannoniere Serie A. Lautaro yang baru saja mencetak gol di final Coppa Italia kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak dengan keunggulan empat gol.
Di kubu lawan, Hellas Verona dipastikan tampil tanpa kekuatan penuh karena kehilangan Gift Orban akibat masalah disiplin. Sebagai gantinya, Kieron Bowie akan kembali menjadi tumpuan di lini depan setelah menyumbangkan tiga gol terakhir tim di liga.
Berikut adalah perkiraan susunan pemain yang akan diturunkan kedua tim dalam pertandingan nanti:
| Posisi | Inter Milan | Hellas Verona |
|---|---|---|
| Kiper | Sommer | Montipo |
| Belakang | Akanji, Acerbi, Augusto | Edmundsson, Nelsson, Valentini |
| Tengah | Henrique, Barella, Sucic, Mkhitaryan, Dimarco | Belghali, Akpa Akpro, Gagliardini, Bernede, Frese |
| Depan | Thuram, Lautaro Martinez | Suslov, Bowie |
Data di atas menunjukkan komposisi skuad Inter yang tetap solid meski ada potensi rotasi. Sementara itu, Verona berusaha tampil kolektif di lini tengah untuk meredam aliran serangan tuan rumah yang dipimpin oleh Barella dan Sucic.
Laga ini diprediksi akan menjadi panggung perayaan bagi para penggemar Inter Milan yang akan memadati Giuseppe Meazza. Meski Verona sudah tidak memiliki beban karena degradasi, perbedaan kualitas tim diprediksi akan membuat Inter tetap mendominasi jalannya pertandingan.
Bagi Inter Milan, kemenangan bukan sekadar soal poin, melainkan tentang memberikan perpisahan manis bagi pendukungnya di kandang sendiri. Mereka ingin menutup musim dengan catatan sempurna sebelum fokus pada perayaan gelar juara yang sesungguhnya.