Pasar kendaraan listrik di Indonesia kini semakin berkembang pesat dengan hadirnya berbagai pilihan model di segmen menengah yang kini menyasar kategori MPV hingga SUV keluarga. Kehadiran model-model terbaru ini tidak hanya mengedepankan aspek efisiensi energi saja, melainkan juga telah dilengkapi dengan teknologi fitur keselamatan canggih serta daya jelajah baterai yang sangat memadai untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh antarkota.
Wuling dan BYD saat ini memposisikan diri sebagai dua produsen utama yang mendominasi persaingan di kelas kendaraan ramah lingkungan dengan harga yang kompetitif. Wuling memperkuat cengkeramannya di pasar otomotif melalui model BinguoEV serta varian terbaru seperti Darion dan Eksion yang dibanderol pada kisaran harga Rp 300 jutaan.
BYD mulai merambah segmen mobil keluarga melalui peluncuran M6 tipe Standard, yang tercatat sebagai MPV listrik massal pertama di tanah air dengan harga mulai dari Rp 383 juta. Selain itu, konsumen juga memiliki opsi kendaraan jenis hatchback yang dinamis melalui BYD Dolphin Dynamic dan MG S5 EV yang menawarkan beragam fitur modern bagi penggunanya.
MG turut meramaikan persaingan harga dengan menawarkan seri S5 EV mulai dari angka Rp 333,9 juta untuk menantang dominasi pabrikan asal Tiongkok lainnya di pasar nasional. Sementara itu, perusahaan otomotif asal Vietnam, VinFast, tetap teguh pada strategi pemasaran yang unik melalui penyediaan model VF 6 bagi para konsumen setianya.
Melalui skema sewa baterai yang inovatif, VinFast VF 6 tipe ECO dapat dimiliki oleh konsumen dengan harga yang cukup terjangkau yakni sebesar Rp 308 juta. Produsen asal Tiongkok lainnya seperti Chery dan Jaecoo juga tidak ketinggalan menawarkan pilihan kenyamanan kabin serta desain eksterior yang terlihat sangat mewah dan premium.
Chery menghadirkan model E5 Pure, sedangkan Jaecoo memperkenalkan J5 Premium bagi masyarakat yang mencari mobil listrik berkualitas tinggi namun tetap memiliki pagu harga di bawah Rp 400 juta. Seluruh daftar kendaraan listrik terbaru ini tersedia di wilayah Jakarta dengan status harga on the road (OTR) untuk memberikan kemudahan bagi calon pembeli.
Daftar Harga Mobil Listrik Kelas Menengah (OTR Jakarta)
| Model Kendaraan Listrik | Harga Jual (Rupiah) |
|---|---|
| Wuling Air ev Pro Long Range | Rp 307.000.000 |
| Wuling BinguoEV Lite | Rp 318.000.000 |
| Wuling BinguoEV Pro | Rp 363.000.000 |
| Wuling Eksion CE | Rp 389.000.000 |
| Wuling Darion CE | Rp 399.000.000 |
| BYD Dolphin Dynamic | Rp 369.000.000 |
| BYD M6 Standard | Rp 383.000.000 |
| MG MGS5 EV Ignite | Rp 333.900.000 |
| MG MGS5 EV Magnify | Rp 355.900.000 |
| VinFast VF 6 ECO (Sewa Baterai) | Rp 308.000.000 |
| VinFast VF 6 ECO (Termasuk Baterai) | Rp 334.000.000 |
| VinFast VF e34 | Rp 320.000.000 |
| VinFast VF 6 Plus (Sewa Baterai) | Rp 368.000.000 |
| VinFast VF 6 Plus (Termasuk Baterai) | Rp 397.000.000 |
| Jaecoo J5 Premium | Rp 309.900.000 |
| Chery E5 Pure | Rp 379.900.000 |
Berbagai pilihan harga di atas menunjukkan bahwa adopsi kendaraan listrik di Indonesia semakin terjangkau bagi kelompok masyarakat kelas menengah yang ingin beralih dari kendaraan konvensional. Pemerintah juga terus mengupayakan berbagai insentif tambahan agar ekosistem kendaraan listrik di Jakarta dan daerah lainnya dapat terus berkembang sesuai dengan target transisi energi nasional.