Persija Jakarta secara resmi dinyatakan gagal meraih trofi juara pada kompetisi BRI Super League musim 2025/2026. Klub kebanggaan ibu kota tersebut harus puas mengakhiri musim di peringkat ketiga klasemen akhir.
Pencapaian tim berjuluk Macan Kemayoran ini berada di bawah Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda yang masing-masing menempati posisi pertama dan kedua. Kegagalan mencapai target ini memicu reaksi keras dari manajemen klub.
Pertanggungjawaban Manajer Persija Jakarta
Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko, memberikan tanggapan yang cukup mengejutkan terkait kegagalan timnya musim ini. Ia menyatakan siap menanggalkan jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab moral atas performa tim.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Ardhi saat ditemui di sela-sela acara peluncuran bus listrik baru Persija. Acara tersebut berlangsung di JIEXPO Convention Center, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Rabu (20/5/2026) sore WIB.
Poin utama pernyataan Ardhi Tjahjoko terkait masa depannya :
- Merasa memiliki tanggung jawab penuh atas hasil yang diraih tim di kompetisi.
- Mengakui bahwa target utama musim ini adalah membawa Persija menjadi juara.
- Menyatakan kesiapan untuk mundur dari jabatan manajer jika diminta oleh pimpinan klub.
- Menyerahkan segala keputusan terkait statusnya kepada pihak manajemen tingkat atas.
Ardhi menegaskan bahwa sebagai manajer, ia adalah orang yang paling bertanggung jawab ketika target besar tidak tercapai. Baginya, posisi ketiga merupakan sebuah kegagalan jika dibandingkan dengan ambisi awal tim di awal musim.
Menatap Laga Penutup Musim
Meskipun peluang juara sudah tertutup, Persija Jakarta masih memiliki satu agenda pertandingan tersisa di BRI Super League 2025/2026. Laga pemungkas tersebut dijadwalkan akan digelar akhir pekan ini.
Macan Kemayoran akan bertindak sebagai tuan rumah saat menjamu Semen Padang. Pertandingan ini rencananya akan diselenggarakan di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu (23/5/2026).
Ardhi Tjahjoko memastikan bahwa seluruh skuad Persija akan tetap tampil habis-habisan dalam laga tersebut. Motivasi tim tidak akan menurun demi memberikan kado penutup musim yang manis bagi para pendukung setia mereka.
Berikut adalah detail jadwal pertandingan terakhir Persija Jakarta :
| Detail Informasi | Keterangan Pertandingan |
|---|---|
| Lawan Tanding | Semen Padang (Kabau Sirah) |
| Lokasi Pertandingan | Jakarta International Stadium (JIS) |
| Waktu Kick-off | Sabtu, 23 Mei 2026 |
| Target Tim | Meraih Kemenangan dan 3 Poin Penuh |
Tabel di atas merinci laga penutup musim yang menjadi kesempatan terakhir bagi Persija untuk memperbaiki catatan poin di klasemen akhir. Laga ini juga menjadi momen krusial bagi beberapa pihak di dalam tim sebelum memasuki masa bursa transfer.
Profesionalisme di Atas Lapangan
Menjelang laga kontra Semen Padang, Ardhi mengingatkan para pemainnya untuk tidak meremehkan lawan. Meski Semen Padang sudah dipastikan terdegradasi ke divisi bawah, ia menilai lawan tetap memiliki potensi menyulitkan.
Ia menekankan bahwa status tim papan bawah atau papan atas tidak menjadi jaminan dalam sebuah pertandingan sepak bola. Persija harus tetap waspada dan menjaga fokus hingga peluit akhir berbunyi di pertandingan nanti.
Ardhi tetap mematok target kemenangan mutlak dalam pertandingan tersebut tanpa memedulikan nasib lawan yang sudah turun kasta. Baginya, mengakhiri musim dengan tiga poin tambahan adalah kewajiban profesional bagi seluruh elemen tim.
Di sisi lain, beberapa penggawa Persija seperti Witan Sulaeman tetap menunjukkan semangat tinggi di penghujung musim. Witan dikabarkan kembali mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih John Herdman.
Pemanggilan tersebut menjadi kabar positif di tengah suasana duka kegagalan Persija meraih gelar juara. Witan menyatakan kesiapannya untuk pamer kualitas dan bekerja keras demi mengamankan tempat di skuad Garuda pada agenda internasional mendatang.