Persib Bandung tengah bersiap menghadapi laga krusial melawan Persijap Jepara pada Sabtu (23/5) sore. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api ini akan menjadi penentu nasib gelar juara mereka.
Maung Bandung wajib meraih poin dalam laga ini demi mempertahankan trofi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Namun, kekalahan bisa menjadi petaka karena posisi mereka terancam dikudeta oleh pesaing terdekat.
Berikut adalah klasemen sementara yang menggambarkan ketatnya persaingan gelar juara:
| Posisi | Klub | Selisih Poin | Kondisi Juara |
|---|---|---|---|
| 1 | Persib Bandung | +2 | Cukup hasil imbang atau menang |
| 2 | Borneo FC | -2 | Wajib menang & Persib harus kalah |
Data di atas menunjukkan bahwa Persib hanya memiliki keunggulan dua poin atas Borneo FC. Jika Beckham Putra dkk tumbang dan Borneo FC menang, maka pesta juara dipastikan berpindah ke Samarinda.
Tren Negatif yang Menghantui Lini Pertahanan
Menjelang partai final ini, Persib memiliki tren yang cukup mengkhawatirkan bagi para pendukungnya. Skuad asuhan Bojan Hodak belakangan ini sering kali kebobolan lebih dulu sebelum akhirnya bangkit mengejar ketertinggalan.
Kondisi lini belakang Persib memang tampak mengalami penurunan konsentrasi sejak pertengahan April lalu. Gawang yang dijaga Teja Paku Alam kini lebih mudah ditembus oleh pemain lawan dibandingkan awal musim.
Beberapa pertandingan terakhir menunjukkan pola permainan Persib yang sering tertinggal:
- Melawan Dewa United: Sempat tertinggal dua gol sebelum akhirnya berhasil memaksakan hasil imbang 2-2.
- Melawan Bhayangkara FC: Tertinggal dua gol di babak pertama, namun bangkit secara luar biasa dengan mencetak empat gol.
- Melawan Persija Jakarta: Kebobolan lebih awal namun sukses membalikkan keadaan menjadi kemenangan 2-1.
- Melawan PSM Makassar: Sempat tertahan imbang sebelum akhirnya gol telat Julio Cesar memastikan kemenangan tipis.
Catatan di atas menjadi sinyal waspada bagi Maung Bandung agar tidak kembali lengah di menit awal. Kebiasaan tertinggal lebih dulu ini tentu sangat berisiko dalam sebuah laga penentuan gelar juara.
Selain laga-laga terbaru, Persib sebenarnya sudah menunjukkan mentalitas "comeback" sejak putaran pertama. Mereka tercatat pernah bangkit dari ketertinggalan saat menghadapi PSIM Yogyakarta, Arema FC, hingga Borneo FC.
Meski menunjukkan mental pejuang, Bobotoh tentu berharap Pangeran Biru bisa tampil dominan sejak peluit awal dibunyikan. Konsistensi selama 90 menit menjadi kunci utama jika mereka ingin mengangkat trofi juara di hadapan publik sendiri.