Persib Bandung resmi mendapatkan sanksi berat dari otoritas sepak bola dunia, FIFA. Klub kebanggaan Jawa Barat ini masuk dalam daftar larangan registrasi pemain atau Registration Ban List.
Keputusan resmi ini mulai berlaku sejak Jumat, 29 Mei 2026. Akibat sanksi tersebut, Persib tidak diperbolehkan mendaftarkan pemain baru dalam bursa transfer mendatang.
Status Sanksi dan Dampak bagi Persib
Hingga saat ini, status pencekalan yang diterima Persib bersifat tanpa batas waktu. FIFA baru akan mencabut hukuman tersebut setelah kewajiban klub diselesaikan sepenuhnya.
Meskipun FIFA tidak merinci penyebab pastinya, hukuman semacam ini biasanya berkaitan dengan sengketa finansial. Masalah tunggakan gaji pemain atau staf sering menjadi pemicu utama sanksi serupa.
Berikut adalah poin utama terkait sanksi yang dijatuhkan FIFA kepada Persib Bandung:
- Jenis Sanksi: Larangan melakukan registrasi atau pendaftaran pemain baru di bursa transfer.
- Waktu Efektif: Terhitung mulai tanggal 29 Mei 2026.
- Durasi Hukuman: Tidak ditentukan (hingga sanksi dicabut oleh FIFA).
- Pemicu Umum: Perselisihan kontrak atau tunggakan gaji yang dilaporkan ke FIFA.
Langkah ini tentu menjadi pukulan telak bagi manajemen dalam menyusun kerangka tim. Tanpa kemampuan mendaftarkan pemain, kekuatan skuat Maung Bandung terancam stagnan pada musim depan.
Dugaan Penyebab dan Riwayat Sengketa
Sejauh ini, tidak ada laporan mengenai tunggakan gaji pemain Persib sepanjang musim 2025/2026. Hal ini memunculkan spekulasi bahwa hukuman terkait dengan kasus lama yang belum tuntas.
Berdasarkan catatan yang ada, Persib sempat berselisih dengan mantan pelatih mereka, Luis Milla Aspas. Pelatih asal Spanyol tersebut melaporkan klub karena masalah pemenuhan hak kontrak setelah diberhentikan.
Ringkasan sengketa antara Persib Bandung dan Luis Milla yang sempat dibawa ke jalur hukum:
| Aspek Sengketa | Keterangan Detail |
|---|---|
| Pihak Pelapor | Luis Milla Aspas (Mantan Pelatih) |
| Awal Mula Kasus | Pemutusan kontrak pada Februari 2023 |
| Status Banding | Ditolak oleh CAS pada Februari 2025 |
| Kewajiban Finansial | Pembayaran kompensasi sebesar Rp374 juta |
Persib sebelumnya telah berupaya melakukan banding melalui Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Namun, permohonan tersebut ditolak sehingga klub diwajibkan segera melunasi tunggakan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, manajemen Persib Bandung belum memberikan keterangan resmi terkait sanksi FIFA tersebut. Upaya konfirmasi terus dilakukan untuk mendapatkan kejelasan mengenai langkah klub selanjutnya.