Persaingan Belum Berakhir, Perang Fans Man City Vs Bintang Arsenal Makin Memanas di 2026

Persaingan Belum Berakhir, Perang Fans Man City Vs Bintang Arsenal Makin Memanas di 2026
Foto: Persaingan Belum Berakhir, Perang Fans Man City Vs Bintang Arsenal Makin Memanas di 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Persaingan Premier League musim 2025/2026 mungkin telah resmi berakhir dengan Arsenal sebagai kampiun. Namun, tensi panas antara pendukung Manchester City dan para penggawa The Gunners justru semakin membara di media sosial.

Arsenal berhasil mengakhiri puasa gelar liga setelah tampil konsisten di bawah arahan Mikel Arteta hingga pekan terakhir. Keberhasilan ini sekaligus memutus dominasi Manchester City yang harus rela finis di posisi kedua musim ini.

Ketegangan antara kedua kubu ini bermula dari aksi viral seorang suporter Manchester City bernama Tel Rehman. Ia sempat menjadi perbincangan publik setelah terlihat meminum air dari botol yang berlogo Arsenal.

Ketika City dipastikan gagal menjuarai liga, dua bintang Arsenal, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes, langsung memberikan reaksi. Keduanya mengunggah foto Rehman di akun media sosial mereka masing-masing sebagai bentuk sindiran.

Aksi Eze dan Gabriel tersebut membuat Rehman menjadi sasaran empuk perundungan oleh para penggemar Arsenal. Meski begitu, Rehman tampaknya hanya perlu menunggu waktu singkat untuk membalas perlakuan kedua pemain tersebut.

Kesempatan balas dendam Rehman datang saat Arsenal melakoni laga final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG). Pertandingan yang digelar di Puskas Arena pada Minggu (31/5) dini hari WIB itu berakhir pahit bagi wakil London Utara.

Arsenal dipastikan gagal mengawinkan gelar domestik dengan trofi Eropa setelah kalah melalui drama adu penalti. Ironisnya, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes menjadi penyebab kekalahan setelah eksekusi penalti mereka gagal menemui sasaran.

Kegagalan tersebut membuat skor akhir adu penalti menjadi 4-3 untuk kemenangan PSG. Tak butuh waktu lama, Tel Rehman segera mengunggah video balasan untuk menyindir kedua pemain tersebut atas kegagalan mereka di final.

Pernyataan Tel Rehman dalam video balasannya:

  • Menyindir bahwa tidak semua tim mampu meraih kesuksesan di level kompetisi Eropa.
  • Mengucapkan selamat kepada Crystal Palace dan Aston Villa yang berhasil menjuarai kompetisi Eropa musim ini.
  • Menekankan bahwa Eze dan Gabriel harus siap menerima kritik setelah sebelumnya mereka berdua yang memulai aksi saling ejek.
  • Mengingatkan bahwa kegagalan penalti yang dialami mereka bukan merupakan tanggung jawab pihak lain.

Rehman menegaskan bahwa dirinya telah cukup sabar menerima berbagai ejekan selama satu pekan terakhir. Kini, giliran Eze dan Gabriel yang harus menanggung konsekuensi dari kegagalan mereka di lapangan hijau.

Hingga saat ini, publik masih menanti apakah Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes akan merespons balik serangan dari suporter City tersebut. Perseteruan ini menunjukkan bahwa rivalitas di luar lapangan terkadang jauh lebih lama dibandingkan durasi kompetisi itu sendiri.

Ringkasan peristiwa perseteruan:

Momen Kejadian Penting
Juara Premier League Arsenal resmi menjadi juara mengalahkan Manchester City.
Aksi Viral Awal Eze dan Gabriel menyindir Tel Rehman di media sosial.
Final Liga Champions Arsenal kalah dari PSG lewat adu penalti (3-4).
Momen Kegagalan Eze dan Gabriel gagal mengeksekusi penalti di final.
Serangan Balik Tel Rehman mengunggah video sindiran atas kegagalan Arsenal di Eropa.

Data di atas memperlihatkan bagaimana situasi berbalik dengan cepat hanya dalam kurun waktu satu pekan. Kegagalan di Liga Champions kini menjadi senjata bagi suporter lawan untuk menjatuhkan mental para pemain Arsenal.

Artikel terkait

Rekomendasi