Kabar terbaru datang dari dunia kuliner mewah di Pulau Dewata. Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay secara resmi menunjuk Benjamin Halat sebagai Executive Chef baru mereka.
Penunjukan ini mulai berlaku efektif sejak 1 Mei 2026. Kehadiran Chef Benjamin diharapkan mampu membawa perspektif segar dan inovasi kreatif bagi jajaran restoran di resor bergengsi tersebut.
Chef Benjamin mengawali perjalanan profesionalnya sejak usia yang sangat muda, yakni 17 tahun. Saat itu, ia memulai karier sebagai anak magang di Hotel Königshof Munich, sebuah restoran bergengsi peraih bintang Michelin.
Pengalaman tersebut menjadi pondasi kuat baginya sebelum melanglang buana ke berbagai negara. Ia tercatat pernah mengasah kemampuannya di Jerman, Swiss, Malaysia, Singapura, hingga Thailand.
Selama periode tersebut, Benjamin berkesempatan berkolaborasi dengan deretan koki ternama dunia di berbagai restoran kelas atas. Pengalaman lintas benua inilah yang membentuk karakter kulinernya menjadi begitu matang dan kaya akan teknik.
Kini, ia memilih untuk menetap di Indonesia dan mendedikasikan keahliannya di Bali. Chef Benjamin mengaku sangat antusias memimpin tim kuliner berbakat di Four Seasons Jimbaran Bay.
Dalam keterangannya pada Kamis, 21 Mei 2026, Benjamin mengungkapkan ketertarikannya pada kekayaan tradisi kuliner lokal. Ia tidak sabar untuk mulai mengeksplorasi bahan-bahan asli dari tanah Bali.
Filosofi memasak yang ia usung menitikberatkan pada ketelitian keterampilan tangan dan inovasi yang berkelanjutan. Selain itu, ia juga dikenal sangat peduli terhadap pengembangan budaya kerja tim yang positif dan saling mendukung.
Transformasi Kuliner di Sundara
Tugas pertama yang menanti Benjamin adalah memimpin transformasi menu di Sundara. Restoran ini merupakan ikon kuliner tepi laut yang menjadi andalan dari Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay.
Ia berencana menghadirkan konsep gastronomi berkelanjutan yang lebih mendalam bagi para tamu. Pendekatan ini menggabungkan teknik memasak kelas dunia dengan kearifan lokal yang autentik.
Benjamin menjamin bahwa pengalaman makan di tepi pantai akan menjadi momen yang sulit dilupakan. Perpaduan antara suasana laut, standar kuliner tinggi, dan sentuhan budaya Bali akan menjadi daya tarik utamanya.
Four Seasons Jimbaran Bay sendiri memang dikenal sebagai resor yang sangat menonjolkan sisi eksklusivitas. Arsitektur bangunannya yang menyerupai pura Bali berpadu indah dengan taman air yang asri di sepanjang pesisir.
Resor ini menawarkan berbagai pilihan tempat makan yang masing-masing memiliki karakter unik. Berikut adalah beberapa destinasi kuliner yang tersedia bagi para tamu di sana:
Daftar restoran dan konsep kuliner di Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay:
- Sundara: Restoran ikonik di tepi pantai yang fokus pada hidangan laut segar dengan pemandangan matahari terbenam yang artistik.
- Jala: Destinasi kuliner yang mengangkat cita rasa asli Bali melalui resep-resep tradisional yang diwariskan secara turun-temurun.
- TELU: Bar berkonsep komunitas yang menyajikan aneka koktail dan kudapan ringan dengan prinsip keberlanjutan yang kuat.
- Alu: Tempat bersantap yang menawarkan suasana lebih santai dengan menu ringan di sekitar area kolam renang.
Dengan kepemimpinan baru di bawah Chef Benjamin, Four Seasons Bali berupaya memperkuat posisinya di peta kuliner global. Inovasi menu yang akan datang diprediksi bakal memberikan warna baru bagi industri pariwisata di Bali.
Kombinasi antara pengalaman internasional Benjamin dan kekayaan alam lokal Bali menjadi kunci utama dalam evolusi ini. Para penikmat kuliner kini menantikan kejutan rasa yang akan tersaji di setiap meja makan resor tersebut.