Pep Guardiola Resmi Tinggalkan Man City pada 2026, Akhiri Era 20 Trofi yang Mengejutkan Dunia

Pep Guardiola Resmi Tinggalkan Man City pada 2026, Akhiri Era 20 Trofi yang Mengejutkan Dunia
Foto: Pep Guardiola Resmi Tinggalkan Man City pada 2026, Akhiri Era 20 Trofi yang Mengejutkan Dunia. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Era keemasan Pep Guardiola bersama Manchester City akhirnya mencapai titik akhir. Setelah satu dekade yang penuh dengan kesuksesan luar biasa, manajer asal Spanyol tersebut resmi memutuskan untuk meninggalkan Stadion Etihad pada akhir musim ini.

Kabar mengejutkan ini dikonfirmasi langsung oleh pihak manajemen klub pada Jumat (22/5/2026) sore WIB. Meski sebenarnya masih menyisakan satu tahun kontrak, Guardiola memilih untuk menyudahi masa jabatannya lebih awal.

Sepuluh Tahun Penuh Prestasi di Etihad

Sejak pertama kali menapakkan kaki di Manchester, Guardiola telah mengubah wajah klub menjadi kekuatan yang menakutkan. Pengaruhnya tidak hanya terasa pada gaya permainan, tetapi juga pada koleksi trofi yang kini memenuhi lemari juara klub.

Selama 10 tahun kepemimpinannya, ia berhasil menyumbangkan total 20 gelar juara bergengsi bagi The Sky Blues. Pencapaian tertingginya terjadi pada musim 2022/2023 saat ia berhasil membawa City meraih predikat treble winners.

Berikut adalah rincian perolehan gelar juara yang dipersembahkan Pep Guardiola untuk Manchester City:

  • 6 gelar juara Liga Inggris (Premier League)
  • 1 trofi Liga Champions
  • 3 trofi Piala FA (FA Cup)
  • 5 trofi Piala Liga Inggris (Carabao Cup)
  • Gelar juara lainnya termasuk Community Shield, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub

Raihan trofi tersebut membuktikan dominasi Manchester City di kancah domestik maupun internasional selama ditangani oleh mantan pelatih Barcelona tersebut. Kepergiannya tentu menandai berakhirnya sebuah era yang mungkin sulit diulangi kembali.

Pesan Perpisahan dan Warisan Guardiola

Dalam pernyataan resminya, Guardiola mengenang kembali momen awal kedatangannya ke klub. Ia teringat saat wawancara perdananya dipandu oleh Noel Gallagher, vokalis legendaris Oasis, yang menjadi pertanda awal petualangan serunya di Manchester.

Guardiola menyampaikan pesan emosional kepada para pemainnya dengan menegaskan bahwa segala pencapaian yang diraih adalah berkat kerja keras kolektif. Ia merasa bangga bisa meninggalkan warisan yang sangat berharga bagi masa depan klub.

Daftar pencapaian Pep Guardiola di musim terakhirnya bersama Manchester City:

Kategori Pencapaian
Liga Inggris Runner-up (Peringkat Kedua)
Piala FA Juara
Piala Liga Inggris Juara
Total Musim Melatih 10 Tahun

Data di atas menunjukkan bahwa meskipun gagal mempertahankan gelar liga di musim terakhirnya, Guardiola tetap berhasil mempersembahkan dua trofi sebagai kado perpisahan. Ia menutup kariernya di City dengan tetap berada di level kompetisi tertinggi.

Guardiola juga tak lupa mengucapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya selama ini. Ia meminta para pendukung untuk tetap bersukacita merayakan momen-momen indah yang telah mereka lalui bersama.

Kalimat penutupnya yang menyebutkan kembalinya Oasis seolah menyiratkan bahwa dirinya pergi dengan perasaan bahagia dan puas. Manchester City kini harus bersiap mencari sosok pengganti yang mampu meneruskan standar tinggi yang telah ditinggalkan sang manajer.

Artikel terkait

Rekomendasi