Penyebab Leo/Daniel Tersingkir di Indonesia Open 2026, Main Terburu-buru Jadi Sorotan

Penyebab Leo/Daniel Tersingkir di Indonesia Open 2026, Main Terburu-buru Jadi Sorotan
Foto: Penyebab Leo/Daniel Tersingkir di Indonesia Open 2026, Main Terburu-buru Jadi Sorotan. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Langkah ganda putra andalan tuan rumah, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, terpaksa terhenti lebih awal di ajang Polytron Indonesia Open 2026. Tampil di hadapan pendukung sendiri di Istora Gelora Bung Karno pada Selasa (2/6/2026), mereka gagal melaju ke babak selanjutnya.

Pasangan yang dijuluki The Babbies ini harus mengakui keunggulan wakil Chinese Taipei, Lee Jhe-Huei dan Yang Po-Hsuan. Pertandingan berlangsung sengit hingga memaksa terjadinya babak penentuan atau rubber game.

Leo dan Daniel menyerah dengan skor akhir 16-21, 21-13, dan 19-21 setelah berjuang keras di lapangan. Usai laga, mereka mengungkapkan bahwa kurangnya kesabaran menjadi faktor utama kekalahan tersebut.

Daniel Marthin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh suporter karena belum bisa memberikan hasil maksimal di rumah sendiri. Ia mengakui bahwa permainan mereka cenderung terburu-buru, terutama saat memasuki gim ketiga yang sangat krusial.

Pihaknya berjanji akan segera melakukan evaluasi mendalam untuk memperbaiki berbagai kesalahan teknis yang terjadi. Mereka berharap bisa tampil lebih solid dan meraih hasil lebih baik pada turnamen-turnamen mendatang.

Analisis Jalannya Pertandingan Melawan Wakil Chinese Taipei

Pada set penentu, Leo dan Daniel sebenarnya sempat berada di atas angin setelah memimpin perolehan skor cukup jauh dengan kedudukan 12-4. Namun, Lee/Yang perlahan mulai bangkit dan terus memberikan tekanan hingga skor menjadi imbang 16-16.

Memasuki poin-poin kritis, pasangan Chinese Taipei tersebut tampil lebih agresif dalam melancarkan serangan. Perubahan tempo permainan yang dilakukan lawan membuat pertahanan Leo dan Daniel goyah di saat-saat terakhir.

Leo menjelaskan bahwa mereka sebenarnya berupaya tetap menekan, namun lawan sudah mengantisipasi arah bola dengan sangat baik. Strategi lawan dalam mengubah pola permainan terbukti efektif membalikkan keadaan di lapangan.

Selain faktor strategi lawan, Daniel juga menyoroti banyaknya kesalahan sendiri yang mereka lakukan sepanjang pertandingan. Ia merasa beberapa kali bola yang seharusnya bisa dikembalikan justru mati sendiri dan menguntungkan pihak lawan.

Kondisi lapangan yang cukup berangin juga disebut menjadi tantangan tambahan bagi pasangan Indonesia ini dalam mengontrol bola. Namun, mereka tetap menegaskan bahwa fokus utama evaluasi tetap pada aspek teknis dan mental bertanding.

Perjalanan Pasca Cedera dan Target Turnamen Mendatang

Kejuaraan Indonesia Open 2026 ini merupakan ajang ketiga bagi Leo dan Daniel sejak kembali berpasangan secara resmi. Daniel sebelumnya harus menepi selama satu tahun akibat cedera lutut kiri yang didapatnya pada Piala Sudirman 2025.

Setelah menjalani operasi dan masa pemulihan yang panjang, mereka sempat mencatatkan hasil gemilang dengan meraih gelar juara di Thailand Open. Sayangnya, performa tersebut menurun saat berlaga di Malaysia Masters dan kini di Indonesia Open.

Berikut adalah ringkasan performa Leo/Daniel dalam tiga turnamen terakhir setelah kembali dipasangkan :

Turnamen Capaian Hasil Keterangan
Thailand Open 2026 Juara Gelar perdana pasca Daniel pulih cedera.
Malaysia Masters 2026 Babak Pertama Kalah setelah perlawanan sengit.
Indonesia Open 2026 Babak Pertama Kalah rubber game di hadapan publik sendiri.

Tabel di atas merangkum fluktuasi performa pasangan ganda putra Indonesia ini dalam kalender kompetisi terbaru mereka. Meski sempat memberikan kejutan di Thailand, konsistensi masih menjadi tantangan besar bagi Leo dan Daniel.

Leo Rolly Carnando menyadari bahwa ekspektasi publik terhadap mereka sangat tinggi setelah langsung menjuarai turnamen pertama pasca comeback. Baginya, gelar juara di Thailand merupakan sebuah bonus mengingat kondisi fisik Daniel yang belum pulih seratus persen saat itu.

Kini, mereka bertekad untuk tidak larut dalam kekecewaan dan segera fokus kembali ke meja latihan. Program latihan intensif akan dilakukan guna mempersiapkan fisik dan strategi sebelum terbang ke luar negeri.

Dua turnamen penting sudah menanti mereka dalam waktu dekat, yaitu Australia Open dan Macau Open. Leo dan Daniel berharap bisa mengembalikan performa terbaik mereka demi menambah poin di peringkat dunia.

Artikel terkait

Rekomendasi