Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, menyatakan kekagumannya terhadap permainan Irak setelah pertandingan persahabatan yang berakhir imbang 1-1 di Stadion Riazor, La Coruna. Menjelang Piala Dunia 2026, laga ini menjadi ujian terakhir bagi Spanyol. De la Fuente mengakui bahwa Irak memberikan tantangan yang lebih berat dari perkiraan, terutama di paruh pertama pertandingan.
Dalam laga tersebut, Spanyol gagal meraih kemenangan di depan pendukung mereka sendiri. Meskipun menguasai jalannya pertandingan, juara Eropa itu harus membagi poin dengan tim asal Asia. Menurut De la Fuente, para pemain Irak menunjukkan permainan berkualitas yang memaksa anak asuhnya bekerja ekstra keras sepanjang pertandingan.
"Mereka memberi kejutan yang sangat positif," ungkap De la Fuente. "Pada babak pertama, kami kesulitan mengontrol permainan mereka. Meskipun setiap pertandingan memang sulit, mereka menunjukkan ritme, intensitas, serta kombinasi permainan yang baik. Dengan energi besar, mereka menekan kami dan membuat situasi semakin rumit," tambahnya.
Meski hasilnya kurang memuaskan, pelatih berusia 64 tahun itu menegaskan tujuan utama pertandingan adalah menilai kondisi fisik tim dan memberi pemain cadangan kesempatan bermain. Pertandingan tersebut lebih fokus pada persiapan jelang Piala Dunia dibandingkan mengejar kemenangan.
Spanyol sempat menunjukkan performa menjanjikan di awal laga meski tidak diperkuat sejumlah pemain inti. Para pemain seperti Lamine Yamal, Nico Williams, dan Rodri mendapatkan waktu istirahat. Spanyol membuka keunggulan melalui gol Ferran Torres pada menit ke-16 setelah memanfaatkan serangan balik.
Tetapi, Irak berhasil menyamakan kedudukan dengan gol Merchas Doski. Sebuah tendangan dari sudut sempit mampu mengecoh kiper Spanyol, Joan Garcia, hanya beberapa saat setelah Spanyol terlihat mendominasi permainan.
Babak kedua berjalan lebih lambat karena banyak pergantian pemain. Spanyol masih mendominasi tetapi mengalami kesulitan menembus pertahanan Irak yang rapat dan terorganisir. Skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan.
Hasil ini menjadi evaluasi penting bagi Spanyol sebelum melawan Peru di laga pemanasan berikutnya. Walaupun tidak mengantongi kemenangan, De la Fuente dan timnya menganggap pertandingan ini berfokus pada persiapan akhir menjelang turnamen besar. Sementara itu, tim Irak pulang dengan rasa percaya diri setelah menahan seri salah satu kandidat juara dunia.