Pelatih Chelsea Protes Keras, Sebut Pelanggaran Khusanov ke Hato Harusnya Penalti

Pelatih Chelsea Protes Keras, Sebut Pelanggaran Khusanov ke Hato Harusnya Penalti
Foto: Ilustrasi Pelatih Chelsea Protes Keras, Sebut Pelanggaran Khusanov ke Hato Harusnya Penalti.
Ukuran teks

Kekalahan tipis Chelsea dari Manchester City di final Piala FA menyisakan luka mendalam sekaligus rasa tidak puas bagi kubu London Barat. Pelatih interim Chelsea, Calum McFarlane, melontarkan kritik tajam terhadap keputusan wasit yang tidak memberikan penalti kepada timnya.

Laga yang berlangsung sengit pada Sabtu (16/5) tersebut berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Manchester City. Chelsea sebenarnya mampu tampil disiplin dan menahan gempuran serangan City hingga memasuki pertengahan babak kedua.

Momen Kontroversial yang Merugikan Chelsea

Pertahanan kokoh Chelsea akhirnya jebol pada menit ke-72 melalui aksi Antoine Semenyo yang berhasil memecah kebuntuan. Gol tunggal tersebut menjadi penentu kemenangan sekaligus memastikan trofi Piala FA jatuh ke tangan skuad asuhan Pep Guardiola.

Namun, jalannya pertandingan tidak lepas dari sorotan tajam akibat beberapa keputusan ofisial pertandingan yang dinilai merugikan The Blues. Fokus utama tertuju pada insiden jatuhnya bek Chelsea, Jorrel Hato, di dalam kotak penalti lawan.

Berikut adalah detail insiden penting yang menjadi bahan protes keras dari kubu Chelsea:

  • Pelanggaran Terhadap Jorrel Hato: Bek City, Abdukodir Khusanov, terlihat menabrak Hato dari arah belakang saat pemain Chelsea itu sedang melakukan penetrasi ke area kotak terlarang.
  • Penolakan Klaim Penalti: Meski insiden tersebut melibatkan kontak fisik yang cukup keras, wasit tetap tidak menunjuk titik putih untuk memberikan keuntungan bagi Chelsea.
  • Kurangnya Penjelasan Ofisial: Calum McFarlane mengaku tidak mendapatkan klarifikasi apa pun dari perangkat pertandingan mengenai alasan pengabaian pelanggaran tersebut.

Beberapa poin di atas menjadi alasan kuat mengapa kubu Chelsea merasa sangat dirugikan dalam partai final yang menentukan ini. Keputusan wasit dianggap sangat berpengaruh pada hasil akhir pertandingan yang seharusnya bisa berakhir berbeda.

Kekecewaan Calum McFarlane Atas Keputusan Wasit

Berbicara kepada TNT Sports, McFarlane menegaskan keyakinannya bahwa insiden yang melibatkan Hato adalah murni sebuah pelanggaran. Menurutnya, posisi Hato saat itu sudah unggul sebelum akhirnya ditabrak dari belakang oleh Khusanov.

McFarlane bahkan membandingkan kejadian tersebut dengan insiden serupa yang pernah dialami timnya saat bertandang ke markas Liverpool. Ia merujuk pada pelanggaran yang dialami Joao Pedro oleh Jeremie Frimpong yang juga berakhir tanpa penalti.

Ringkasan perbandingan insiden serupa yang dialami Chelsea musim ini:

Pertandingan Pemain Terlibat Jenis Insiden
Final Piala FA (vs Man City) Jorrel Hato & Abdukodir Khusanov Tabrakan dari belakang di kotak penalti
Laga Tandang vs Liverpool Joao Pedro & Jeremie Frimpong Pelanggaran fisik di area terlarang

Tabel ini menunjukkan pola ketidakberuntungan Chelsea dalam mendapatkan keputusan penalti dari wasit pada musim ini. McFarlane merasa timnya terus-menerus dirugikan dalam situasi-situasi krusial yang menentukan kemenangan.

Pelatih asal Skotlandia tersebut tampak sangat frustrasi dan menganggap tidak ada gunanya meminta penjelasan lebih lanjut kepada ofisial. Ia merasa keberuntungan sedang tidak berpihak pada Chelsea setelah perjuangan keras mereka harus berakhir tanpa gelar.

Artikel terkait

Rekomendasi